Manusia Baru

Januari 28, 2019 pukul 1:11 pm | Ditulis dalam Pemikiran | Tinggalkan komentar

Efesus 4:28 (TB) Orang yang mencuri, janganlah ia mencuri lagi, tetapi baiklah ia bekerja keras dan melakukan pekerjaan yang baik dengan tangannya sendiri, supaya ia dapat membagikan sesuatu kepada orang yang berkekurangan.

https://alkitab.app/v/afd00892a59f

Di dalam Perjanjian Lama ada banyak peraturan agama yang dapat kita temui; baik dalam hukum yang kita kenal sebagai Sepuluh Perintah dan lain sebagainya termasuk hukum sunat.

Satu saja kita kutip; jangan mencuri.

Sepertinya hukum yang sama diulang kembali dalam jaman Perjanjian Baru, yaitu seperti apa yang tertulis dalam kutipan ayat di atas. Bisa disingkat sebagai jangan mencuri.

Namun ada sesuatu yang berbeda dalam peraturan baru itu, dikatakan.. jangan mencuri, tetapi tidak cukup hanya di situ kita harus bekerja keras dan baik sehingga tidak hanya berhenti mencuri dan bekerja, tetapi juga untuk dapat memberkati orang lain.

Semua hukum agama terangkum dalam hukum kasih; sedemikian pelaksanaan hukum jangan mencuri menjadi seolah tidak berfaedah jikalau kita hanya melakukan tidak mencuri. Jikalau tidak ada yang dapat dihasilkan maka mencuri akan menjadi solusi, korupsi dll;, tetapi supaya tidak mencuri maka marilah bekerja keras dan bekerja dengan baik; dan mari berkati orang lain dari hasil keringat kita sendiri tadi. Kasihi sesama;

Hukum inilah yang baru; hukum yang hanya dapat dilakukan dengan pertolongan Tuhan Sang Penolong; dan karna sedemikian maka kita menjadi manusia baru, manusia yang melakukan kehendak Tuhan dalam pertolonganNya.

Kita tidak melakukan sunat bersama Allah, itu hanya keperluan dan kepentingan kita sendiri; itu hukum lama; tetapi sekiranya kita mau menjadi manusia baru maka patahkanlah kuk hati yang lama itu biarkan Tuhan bekerja sehingga kita menjadi semakin mengenal Kristus.

Hukum lama dapat dilakukan oleh siapa saja; kita bisa tidak mencuri tidak korupsi, tidak butuh Tuhan untuk melaksanakan itu; tetapi kita butuh Tuhan untuk menolong kita dalam bekerja keras bekerja dengan baik dan memberkati orang lain.

Jikalau kita masih berjuang untuk tidak mencuri atau untuk tampil disunat; maka mungkin kita masih manusia lama, Tuhan Yesus dalam Injil belum kita kenal sama sekali.

Jikalau kita di sorga kelak apanya lagi yang dapat kita lakukan dalam hal jangan mencuri atau jangan bersunat, karna firman kekal dan berlaku di bumi dan di sorga, melainkan hanya ada saling mengasihi, itulah manusia baru; manusia yang sejak di bumi sudah dipersiapkan melakukan hukum kasih; karena Allah adalah Kasih.

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: