Salmon si Pengintai

Oktober 19, 2013 pukul 9:36 am | Ditulis dalam Apologet | Tinggalkan komentar
Tag: , ,

(Mat. 1:5) Salmon memperanakkan Boas dari Rahab, Boas memperanakkan Obed dari Rut, Obed memperanakkan Isai,…
Dan setrusnya…. Kristus secara sah hukum Israel adalah keturunan Yusuf, tunangan Maria. Darah Yusuf mengalir darah perjanjian, darah kerajaan.

Pengintaian adalah salah satu ‘prosesi’ awal dari ‘lenggangnya Israel ke Yerikho.

(Yos. 2:1) Yosua bin Nun dengan diam-diam melepas dari Sitim dua orang pengintai, katanya: “Pergilah, amat-amatilah negeri itu dan kota Yerikho.” Maka pergilah mereka dan sampailah mereka ke rumah seorang perempuan sundal, yang bernama Rahab, lalu tidur di situ.

Jika sekiranya ada waktu silahkan buka link berikut http://en.wikipedia.org/wiki/Jericho
untuk sekedar mengetahui latar belakang Yerikho. Alkitab menarasikan Yerikho sebagai daerah yang bertembok kuat, dipastikan sulit untuk dihadapi oleh Israel, bangsa yang masih mencari tanah untuk dapat disebut sebuah negara/kerajaan.

Di Perjanjian Lama tidak ada informasi yang dapat kita gunakan untuk detail pengintai yang dikirim oleh Yosua, tetapi di Perjanjian Baru oleh Matius dijelaskan bahwa salah satu pengintai itu adalah Salmon.
Salmon adalah generasi kesekian dari Yehuda, anak Yakub cucu Abraham.

Nubuat kepada Yehuda, berupa berkat yang diucapkan oleh Yakub, bapa leluhur mereka.
(Kej. 49:10)
Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda ataupun lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia datang yang berhak atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa.

Perhatikan kalimat ini sekali lagi..

Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda ataupun lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia datang yang berhak atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa.

Penulisan silsilah dalam Alkitab yang tergolong ribet dan memusingkan itu, tentu maknanya luar biasa, dari bangsa yang terpilih ini sedang menantikan ‘dia yang berhak atasnya’, mengalir janji, mengalir darah kerajaan, … penantian dikumandangkan, siapa kah dia gerangan?

Jika suku Yehuda mengharapkan seorang ‘dia’, tentu banyak alasan untuk menempatkannya kepada orang-orang pilihan yang terbaik. Nyatanya TUHAN memilih Salmon sang pengintai menjadi contoh, model, akan DIA, KRISTUS yang akan datang, yang dinantikan itu, yang sudah datang itu.

Salmon, si pengintai, pilihan bangsanya untuk melihat bangsa luar sana, bangsa najis, Yerikho, Kanaan, dan bahkan tidak sampai di situ, ia menikahi salah satu dari penduduk kota nista itu, Rahab. Rahab sang pelacur. Bayangkan mata manusia kita melihat itu, dari kawasan najis, masih diambil orang ternajisnya menjadi istri, Salmon, menikahi Rahab.

Lihat paralelnya…
(Yoh. 3:16) Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

dan

(Wah. 21:9) Maka datanglah seorang dari ketujuh malaikat yang memegang ketujuh cawan, yang penuh dengan ketujuh malapetaka terakhir itu, lalu ia berkata kepadaku, katanya: “Marilah ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu pengantin perempuan, mempelai Anak Domba.”

dan jangan tinggalkan ayat ini

(Mar. 2:17) Yesus mendengarnya dan berkata kepada mereka: “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa.

Yesus, Sang Utusan, Firman Allah yang dipilih untuk dunia ini, dunia yang nista dan kotor akan dosa, bahkan tidak saampai di situ, IA yang adalah Mempelai Anak Domba, menyelamatkan beberapa dari mereka, yang terkotor, untuk hidup yang kekal.

Jika mata manusia kita berkehendak tentu tak akan pernah kita mampu melihat ada apa gerangan dengan si pengintai Salmon sampai harus memilih Rahab sang pelacur dari kota najis, separah itukah selera Salmon?, bahkan mungkin tidak ada seorang orangtua yang sanggup mengiakan lamaran jenis itu, melamar seorang pelacur?…

Salmon disanggupkan melihat apa yang tidak dilihat mata secara kasat, ada sesuatu yang lebih berharga daripada harta, harga diri, dan sebagainya,…

Ibrani 11:31 Karena iman maka Rahab, perempuan sundal itu, tidak turut binasa bersama-sama dengan orang-orang durhaka, karena ia telah menyambut pengintai-pengintai itu dengan baik.

Sesuatu pasti terjadi,… sampai-sampai seorang pelacur tiba-tiba berubah menjadi taat kepada TUHANnya Salmon.
Bacalah Yosua 2 dengan teliti.
Rabah telah beriman karena mendengar, mendengar berarti ada yang memberitakan,… ada yang memberitakan berarti ada yang pemberita, ada pemberita berarti ada yang diutus,… dan seterusnya dan seterusnya, tentu tidak asing kata-kata ini bukan? rujukannya pasti tahu dimana.

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: