Tersandung kerikil

Juli 18, 2013 pukul 8:05 pm | Ditulis dalam Pemikiran, Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag: ,

Mungkin jarang orang sekarang berjalan tanpa alas kaki. Kalau bosan dengan kenyamanan alas kaki, mari coba-coba jalan kaki tanpa alas di jalan beraspal yang tidak terawat, maklum mumpung hujan-hujan begini banyak jalanan beraspal mengeluarkan kerikil-kerikilnya. Terinjak satu dengan bentuk bulat mungkin belum terasa, ada saatnya si kerikil kecil tajam mengintai, dan…. meringislah kita dibuatnya.
Tersandung kerikil.

Yunus 1:15  Kemudian mereka mengangkat Yunus, lalu mencampakkannya ke dalam laut, dan laut berhenti mengamuk.

Ingat peristiwa Yunus yang melarikan diri dari hadapan Tuhan?, pasti ingat, kisah ini awam dari sejak kanak-kanak.

Kisah ini bisa kita tarik satu makna, bahwa kita bisa jadi adalah si kerikil tajam, si batu sandungan.
Nabi Yunus batu sandungan yang menjadi berkat bagi kawanan kapalnya, bisa saja kita seburuk yang tidak dapat kita bayangkan, malah bisa membuat orang lain menghina Allah segala allah. Raja Sorga.

Kita tidaklah Nabi Yunus, kita tidaklah melulu sedang melarikan diri dari hadapanNya, kita tidak juga seorang melulu teguh hati, ada saat-saat tertentu kita melakukan dengan sengaja sebagai batu kerikil, yang bukan kerikil biasa, tetapi si kerikil memuakkan yang menjadi batu sandungan, ingat bukan seperti Yunus, batu sandungan yang menjatuhkan orang kapal kepada pertobatan dan pengenalan akan Tuhan, kita bisa saja telah membuat orang lain tersandung kerikil, tersandung hadirat kita,….. dan menyebabkan mereka menyemburkan kata hujat kepada Kristus Raja.

Kita wajib minta ampun…. wajib,… mari mengingat-ngingat masa-masa kita, jika kemungkinan itu ada, mari belajar berubah, dan olehnya kita beroleh bijaksana.

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: