Yesus Barabas

Januari 12, 2012 pukul 9:10 pm | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag: , , ,

4 Kitab Injil (Matius, Markus, Lukas dan Yohanes) mencatat tentang seorang yang bernama Yesus Barabas. Beliau adalah seorang yang tahanan, tetapi kemudian dilepaskan karena orang lebih memilih beliau dilepaskan ketimbang Yesus Anak Allah.

Yesus Barabas, menurut beberapa ahli bahasa Yesus atau dalam bahasa Ibrani (maupun dalam Aramaic) sangat umum digunakan, nama itu kira-kira disebut Yosua. Nama Yosua tentu sangat umum bagi mereka. Sedang Barabas bisa berasal dari Bar Abba (anak dari seorang bapa) atau, Bar Rabbah (anak dari seorang tuan).

Bandingkan nama itu dengan klaim Yesus, yang menyebut diriNYA Anak Allah, atau Anak Manusia.
Jadi mirip bukan?

Ketika Pilatus yang berdiri sebagai “pengadil” dalam proses sebelum salib, maka beliau memberi dua pilihan, YESUS Anak Bapa atau Yesus Barabas (Yesus anak bapa)?
Dalam rencana Allah, dan bagaimana secara alami harus memilih Yesus Barabas, tetap saja sesuatu yang baik terjadi dari suatu pilihan yang buruk itu. Kitab Suci harus digenapi.

Yesus Barabas terlihat sebagai simbol dari manusia, seluruh manusia, dunia ini. Yesus Barabas benar-benar menggambarkan manusia yang tergadai kepada keinginannya sendiri. Ia telah ditahan, dipenjarakan, oleh keinginannya sendiri. Dalam masa itu dikatakan Barabas ini adalah seorang pembunuh, pemberontak.
Kalau Romawi ditanya, pada masa itu, maka Barabas ini amat sangat berbahaya, tokoh makar yang amat sangat ingin dibinasakan oleh negara.
Oleh kejahatan dan pemberontakan serta pembunuhan-pembunuhanlah beliau ini dipenjarakan.

dalam penglihatan ALLAH, jika kita berani bertanya paling tidak dalam Kitab Suci, maka ALLAH amat sangat jelas mengatakan bahwa dunia akan tiba pada masa kesudahannya, dimana semua kejahatan akan diungkap, jelas dan terang benderang. Oleh karena IA adalah MAHA maka kita manusia ciptaanNYA akan dapat ditemukan ketidakkudusan, yang oleh KEKUDUSANNYA yang digambarkan bak api yang menghanguskan, maka kita pasti hangus, habis, musnah oleh KekuatanNYA itu.
Kita layak mati oleh setitik nila ketidakkudusan sekalipun.
Dan kita terpenjara, layak untuk itu, oleh keadaan kita yang sebenarnya ini, kita telah mengetahui yang baik dan yang jahat, tetapi ada sesuatu dalam tubuh kita yang begitu gampangnya setuju kepada yang jahat.

Itulah manusia, itulah Yesus Barabas.
Dan….
Keadaan itulah yang digantikan oleh YESUS ANAK ALLAH, ANAK BAPA, Anak Manusia, KRISTUS.
Yesus Barabas memang sepertinya tidak menyadari bahwa ia telah digantikan oleh karena semua pelanggarannya, dan masih banyak Barabas-barabas lain sampai Maranatha, Barabas-barabas yang meski tidak sadar dan tidak menyadari atau bahkan mencibi dan mencaci, tetapi karena YESUS adalah Sumber, maka IA tidak memperhitungkan itu, IA harus menggenapi Kitab Suci, maka IA menjadi Sumber Keselamatan meski Barabas-barabas tidak memperhitungkannya.

Kita mungkin, bisa jadi, masih berlaku bak Barabas dalam berbagai tindakan kita, mari berdoa kiranya TUHAN menyatakannya selama kita masih di bumi ini,semoga kelak ditemukan kemuliaan kala Penghakiman telah tiba di akhir jaman.

Shalom.

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: