Duduk Di Sebelah Kanan

November 8, 2011 pukul 8:19 am | Ditulis dalam Apologet | 16 Komentar
Tag: ,

Mungkin dari beberapa kutipan ini kita bisa menarik secercah makna, bahwa dikatakan “YESUS DUDUK DI SEBELAH KANAN ALLAH”, atau “YESUS BERDIRI DISEBELAH KANAN BAPA”, dan term-term yang sama dengan itu.

Lagi firman-Nya: “Engkau tidak tahan memandang wajah-Ku, sebab tidak ada orang yang memandang Aku dapat hidup.”
(Keluaran 33:20)

Berkatalah Manoah kepada isterinya: “Kita pasti mati, sebab kita telah melihat Allah.”
(Hakim-Hakim 13:22 )

Tidak ada seorangpun yang pernah melihat Allah. Jika kita saling mengasihi, Allah tetap di dalam kita, dan kasih-Nya sempurna di dalam kita.
(1 Yohanes 4:12)

Hormat dan kemuliaan sampai selama-lamanya bagi Raja segala zaman, Allah yang kekal, yang tak nampak, yang esa! Amin.
(1Timotius 1:17)

Kita tidak sanggup menuju ALLAH, kita tidak maha dan DIA MAHA, DIA Pencipta, kita ciptaan, itu logis.
Tetapi DIA yang MAHA sanggup memperlihatkan DIRINYA, karena IA MAHA KUASA, kepada kita yang tidak maha. Nyatanya Pewahyuan adalah KUASA TUHAN, jika bukan TUHAN yang melakukan maka sia-sialah segala sesuatunya.
Dan menjadi seolah paradoksal dengan point di atas, maka mari melihat ayat kutipan ini:

Yakub menamai tempat itu Pniel, sebab katanya: “Aku telah melihat Allah berhadapan muka, tetapi nyawaku tertolong!”
(Kejadian 32:30)

Berhadap-hadapan Aku berbicara dengan dia, terus terang, bukan dengan teka-teki, dan ia memandang rupa TUHAN. Mengapakah kamu tidak takut mengatai hamba-Ku Musa?”
(Bilangan 12:8)

Ahli thelogia menamainya theofani, atau kristusfani, d.l.l, yaitu TUHAN menampakkan DIRINYA, sehingga IA menyanggupkan beberapa orang untuk suatu saat dapat “bertahan” melihat hadiratNYA.

Dengan mendalami kutipan-kutipan di atas, maka kita dapat mengerti makna kutipan berikut:

Dalam tahun matinya raja Uzia aku melihat Tuhan duduk di atas takhta yang tinggi dan menjulang, dan ujung jubah-Nya memenuhi Bait Suci. Para Serafim berdiri di sebelah atas-Nya, masing-masing mempunyai enam sayap; dua sayap dipakai untuk menutupi muka mereka, dua sayap dipakai untuk menutupi kaki mereka dan dua sayap dipakai untuk melayang-layang.
(Yesaya 6:1-2)

Dalam penglihatan Nabi besar YESAYA, Serafim berada pada “pusat” tahta ALLAH, dan meski demikian mereka harus menutup muka mereka, sebab tidak ada yang sanggup melihat TUHAN.

tetapi…

Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya.
(Yohanes 1:18)

YESUS berada “lebih dalam” dari Serafim, YESUS ada di tahta itu sendiri, dikatakan sebagai “dipangkuan”, untuk menjelaskan ketidaklepasan YESUS dari HADIRAT itu sendiri.

Tetapi Stefanus, yang penuh dengan Roh Kudus, menatap ke langit, lalu melihat kemuliaan Allah dan Yesus berdiri di sebelah kanan Allah. Lalu katanya: “Sungguh, aku melihat langit terbuka dan Anak Manusia berdiri di sebelah kanan Allah.”
(Kisah Para Rasul 7:55-56)

YESUS senantiasa berada dalam TAHTA itu. DIA ADALAH ALLAH, yang oleh kuasaNYA, dapat dan bisa dan mampu dan mau “tampak” kepada manusia.
Olehnya kita dapat mengerti, sekali lagi, kutipan berikut:

Tidak ada seorangpun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia.
(Yohanes 3:13)

16 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Renungan yang indah dan memberikan pengertian yang kudus akan keberadaan Tuhan Yesus Kristus, Terima Kasih Tuhan Memberkati dan lanjutkan terus……!

  2. @Om Parhobass

    * Lagi firman-Nya: “Engkau tidak tahan memandang wajah-Ku, sebab tidak ada orang yang memandang Aku dapat hidup.” (Keluaran 33:20).
    .
    * Berkatalah Manoah kepada isterinya: “Kita pasti mati, sebab kita telah melihat Allah.”
    (Hakim-Hakim 13:22 )
    .
    * Yakub menamai tempat itu Pniel, sebab katanya: “Aku telah melihat Allah berhadapan muka, tetapi nyawaku tertolong!”
    .
    * Tetapi Stefanus, yang penuh dengan Roh Kudus, menatap ke langit, lalu melihat kemuliaan Allah dan Yesus berdiri di sebelah kanan Allah.

    :
    :
    Dari kutipan ke-4 pasal diatas, fanya menangkap bahwa:
    .
    1. Firman-Nya dalam Keluaran 33:20 salah atau tidak terbukti.
    Dasarnya: Manoah, isteri manoah, Yakub dan Stefanus tlh menyatakan bhw mereka melihat Allah, namun terbukti mereka tidak mati!.
    .
    2. Allah bukan Yesus; Allah dan Yesus adalah 2 (dua) sosok terpisah dan berbeda.
    Dasarnya: Pernyataan Stefanus bahwa ia melihat “Yesus berdiri di sebelah kanan Allah”.
    :
    Salam

    • @fanya
      cbalah selami garis merahnya, selami makna theofani
      salam

  3. @ Fanya
    Allah bukan Yesus; Allah dan Yesus adalah 2 (dua) sosok terpisah dan berbeda.
    Dasarnya: Pernyataan Stefanus bahwa ia melihat “Yesus berdiri di sebelah kanan Allah”.

    ..
    .
    Sdri Fanya yg terkasih .., didalam pertanyaanmu itu sebenarnya di hatimu telah berperang apa yg sangat ingin kamu ketahui pd batinmu yg paling dalam. Di satu sisi keyakinanmu yg telah kamu anut sejak lahir sangat bertentangan dgn pernyataan ttg Ketuhanan Yesus Kristus. Kami yakin kamu sudah mengetahui cerita dan latar belakang pertanyaanmu itu. Jangankan Stevanus yg melihat Yesus Kristus duduk di samping Allah yg adalah BapaNya. Allah Yang Maha Kudus itu sendiri mengatakan Yesus Kristus adalah Allah (bnd kitab Mzm). Nah, kamu makin bingung jika menganggap ada dua Allah menurut keyakinanmu sekarang ini. Jadi spt kata sdr Parhobas tarik garis merahnya. Orang Kristen hanya menyembah satu Allah yg benar yakni Allah yg mengutus Yesus Kristus ke dunia ini dan mengenal satu Tuhan yakni Yesus Kristus yg ditinggikan Allah krn merelakan diriNYa mati menebus dosa-dosa manusia.
    .
    .
    .

    .
    .

    • Orang Kristen hanya menyembah satu Allah yg benar yakni Allah yg mengutus Yesus Kristus ke dunia ini dan mengenal satu Tuhan yakni Yesus Kristus yg ditinggikan Allah krn merelakan diriNYa mati menebus dosa-dosa manusia.

      ———————

      Allah >< Tuhan

      • apakah Allah tidak sama dengan Tuhan..
        http://translate.google.com/?js=n&prev=_t&hl=en&ie=UTF-8&layout=2&eotf=1&text=god&sl=en&tl=id

      • @amum

        sederhananya begini:
        kata “Allah” identik dengan Kemahaan, tidak tersentuh,
        kata “Tuhan” identik dengan Maha tetapi mau bersama yang lemah, mau didekati..

        nah itulah makanya ada kata ALLAH adalah Tuhan atau sebaliknya
        TUHAN adalah Allah.. mengisyaratkan KEESAAN, KESATUAN OKNUM…

        terimakasih

  4. Jesus Is Not Allah !!
    Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau UTUS
    (Yohanes 17:3)
    Jangan pada membantah!!!!

    • Satu-satunya Allah yang Benar!!!
      Satu-satunya Allah yang Benar!!!
      Satu-satunya Allah yang Benar!!!
      Satu-satunya Allah yang Benar!!!
      Satu-satunya Allah yang Benar!!!

      Akulah TUHAN dan tidak ada yang lain; kecuali Aku tidak ada Allah. Aku telah mempersenjatai engkau, sekalipun engkau tidak mengenal Aku,
      Yesaya)))))

      • @wiro

        terimakasih atas kunjungan saudara…

        dan terimakasih juga saudara telah mengutip ayat dari ALKITAB,…
        oleh karena itu tentu tidak akan saya berani membantah apa kata ALKITAB,
        dan karena saudara beranggapan demikian maka semoga itu karena saudara mengasihi ALLAH…
        tetapi jika ternyata saudara mengutip ayat itu dengan tujuan lain maka saran saya…
        Sempatkanlah membaca seluruh pasal Yohanes 17 itu
        jikalau saudara tidak sempat kita lihat saja kutipan saudara…

        Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau UTUS
        (Yohanes 17:3)

        hidup kekal karena mengenal ALLAH dan mengenal Yesus Kristus
        dari pemahaman saudara sepertinya kata penghubung “dan” itu seolah tidak ada, atau saudara hilangkan sehingga karena saudara rusak ALKITAB itu, maka hibup kekal tidak akan pernah saudara dapat.

        contih kalimat.
        Lihat dan cicipilah makan ini, rasanya enak sekali.
        Nah jika “dan” itu saudara anggap enteng, maka saudara hanya seorang yang hanya melihat, tidak mencicipinya,….

        sederhana saja koq mas….

        shalom, salam, TUHAN YESUS mengasihi saudara.

    • Salah satu sifat kelian itu adalah hendak menerjang , berhantam dan memvonis apa yg tidak sesuai dengan keyakinan kelian. Tak ada yg dapat kami katakan selain diam. ( Tidak baik memberikan mutiara kepada pinahan lobu )

  5. Allah bisa dilihat
    catatan paulus :
    Kisah Para Rasul 7:54-57
    7:54 Ketika anggota-anggota Mahkamah Agama itu mendengar semuanya itu, sangat tertusuk hati y mereka. Maka mereka menyambutnya dengan gertakan gigi. 7:55 Tetapi Stefanus, yang penuh dengan Roh Kudus, z menatap ke langit, lalu melihat kemuliaan Allah dan Yesus berdiri 1 di sebelah kanan Allah. a 7:56 Lalu katanya: “Sungguh, aku melihat langit terbuka b dan Anak Manusia c berdiri di sebelah kanan Allah.” 7:57 Maka berteriak-teriaklah mereka dan sambil menutup telinga serentak menyerbu dia.

    perkataan yakub :
    Kejadian 32:30
    Yakub menamai tempat itu Pniel, sebab katanya: “Aku telah melihat Allah berhadapan muka, t tetapi nyawaku tertolong!”

    Allah tidak bisa dilihat :
    perkataan yesus :
    Yohanes 5:37-38
    5:37 Bapa yang mengutus Aku, Dialah yang bersaksi tentang Aku. m Kamu tidak pernah mendengar suara-Nya, rupa-Nyapun n tidak pernah kamu lihat, 5:38 dan firman-Nya tidak menetap di dalam dirimu, o sebab kamu tidak percaya p kepada Dia yang diutus-Nya. q

    Stefanus (sang martir) berkata melihat Allah, sedangkan Yesus berkata tak seorang pun bisa melihat dia…. Kalo Yesus itu tuhan (yang menjelma menjadi manusi) sudah pasti dia berkata benar dan alkitab yang diiajarkan benar… Kalau yesus bukan tuhan (manusia biasa) tetap tak bisa dimaklumi ada pertentangan di dalam bibel…..

    Pertanyaan:
    Kalau yesus benar, berarti tulisan paulus dan kesaksian stefanus dusta…
    Kalau paulus benar, berarti perkataan yesus dusta…
    Kalau dua-duanya benar, berarti bibel cacat…

    • tolong jangan diam karena saya bukan pinahan labu… trims….

      • @Amum

        satu kemungkinan lagi yang luput dari premis saudara yaitu
        Yesus Benar, Alkitab Benar, tetapi kita tidak mengerti..

        salam

  6. Apa yang terjadi dengan Stefanus?

    Kis 7:55 -56

    Tetapi Stefanus, yang penuh dengan Roh Kudus, menatap ke langit, lalu melihat kemuliaan Allah dan Yesus berdiri di sebelah kanan Allah. Lalu katanya: “Sungguh, aku melihat langit terbuka dan Anak Manusia berdiri di sebelah kanan Allah.”

    Apakah tulisan Paulus atau kesaksian Stefanus adalah dusta seperti tuduhan Sdr Amum?…karena dianggap bertolak belakang dengan perrkataan Yesus ketika berhadapan dengan orang-orang yang tidak mempercayaiNya:

    Yoh 5: 37-38
    Bapa yang mengutus Aku, Dialah yang bersaksi tentang Aku. Kamu tidak pernah mendengar suara-Nya, rupa-Nyapun tidak pernah kamu lihat, dan firman-Nya tidak menetap di dalam dirimu, sebab kamu tidak percaya kepada Dia yang diutus-Nya.

    Tapi bagaimana terhadap orang yang percaya kepadaNya? Inilah salah satu janji yang pernah diucapkanNya kepada mereka:

    Yoh 14:26
    tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.

    Dalam surat lain Paulus berkata:

    Rom 15:16
    yaitu bahwa aku boleh menjadi pelayan Kristus Yesus bagi bangsa-bangsa bukan Yahudi dalam pelayanan pemberitaan Injil Allah, supaya bangsa-bangsa bukan Yahudi dapat diterima oleh Allah sebagai persembahan yang berkenan kepada-Nya, yang disucikan oleh Roh Kudus.

    Inilah janji Yesus bagi orang-orang yang dipenuhi oleh Roh Kudus:
    ‘Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah’. (Matius 5:8)

  7. @ Amum
    Kalau yesus benar, berarti tulisan paulus dan kesaksian stefanus dusta…
    Kalau paulus benar, berarti perkataan yesus dusta…
    Kalau dua-duanya benar, berarti bibel cacat…
    .
    .

    Saya berkata kpdmu wahai Amum yg non pinahan lobu.., Yesus menunjukkan bhw tak seorangpun pernah melihat ALLAH itu spt engkau melihat sesama temanmu manusia. Tetapi Allah yg menjelma menjadi manusia itu telah menyatakan DIRINYA sendiri karena hanya DIA ygt pernah melihat BAPA AllahNYA yg mengutusNYA kedunia. Itu makanya Stefanus bersaksi telah melihat sang Juruselamat hidup Yesus Kristus yg sudah bangkit dari kematian dan duduk di sebelah kanan BAPA AllahNYA itu. Kesaksian yg dituliskan para penulis Bibel itu sudah sangat benar JAdi tidakkah engkau menyadari kepalsuan dari pernyataanmu itu ??


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: