Rahab, tetap dikenang sebagai Pelacur

Oktober 18, 2011 pukul 8:21 am | Ditulis dalam Pemikiran | 2 Komentar
Tag: , , , ,

Jika kita merunut Silsilah Kerajaan di Matius, maka kita akan menemukan paling tidak 4 raja lengkap dengan menyebutkan perempuan/ibu yang melahirkannya.

Yehuda memperanakkan Peres dan Zerah dari Tamar, Peres memperanakkan Hezron, Hezron memperanakkan Ram,
(Matius 1:3)

Salmon memperanakkan Boas dari Rahab, Boas memperanakkan Obed dari Rut, Obed memperanakkan Isai,
(Matius 1:5)

Isai memperanakkan raja Daud. Daud memperanakkan Salomo dari isteri Uria,
(Matius 1:6)

Keempatnya adalah Tamar, Rahab, Rut dan Betseyeba. Dan jika kita runut pada Perjanjian Lama, maka keempat wanita ini amat sangat “berbahaya”. Tamar melacurkan diri/berzina dengan Yehuda, Rahab adalah pelacur di Yeriko, Rut adalah penyembah allah-allah lain, pelacur rohaniah, Betsyeba berzinah dengan Daud.

Mesir dalam konteks keimanan Perjanjian Lama dipanggil sebagai Rahab, alias pelacur.
Dan kalau kita melihat Daud adalah keturunan kesekian dari Rahab, maka semisal manusia turut campur dalam ILHAM ALKITAB, tentu pembersihan nama akan diupayakan, apalagi tangan kotor beliau akan dipoles dalam hal hubungan zinahnya dengan Betsyeba. Dalam dokumen rahasia mungkin tersimpan tetapi politisasi, yang dipoles “kepentingan umum”, popularitas yang harus dijaga oleh para raja, bisa jadi itu yang terjadi.
Tetapi karena kacamata TUHAN, ROH ALLAH menulis ALKITAB maka segalanya terbuka bagi DIA. Tidak ada yang perlu dipoles-poles dan dilambung-lambungkan. Mana berani Raja Daud yang terkenal itu melawan Tangan ALLAH?, sebab justru ketakutan beliau kepada DIA-lah maka beliau dianggap sebagai patron raja di Israel, sebagai perlambang Kristus yang akan datang itu.

Meski keempat wanita ini dianggap sebagai pelacur, dalam konteks masa lalu, tetapi ada sesuatu yang dapat kita lihat dari mereka. Dan justru oleh karena sesuatu itulah bahkan nama mereka akan dikenang sepanjang Kitab Suci diberitakan diujung-ujung bumi ini, yang mana status masa lalu atau apa yang membuat mereka dikenal tidak akan pernah dilupakan. Rahab si pelacur, imannya hanya terlihat dari perbuatannya yang sekejap ditimbang dari seluruh hidupnya, tetapi darinya lahir raja yang terkenal, bahkan Raja Segala raja.

Tamar;
Suami Tamar, Er, anak tertua Yehuda meninggal dunia, TUHAN sendiri melakukannya akibat kejahatannya. Secara adat Yehuda harus memberikan adik Er sebagai pengganti. Nyatanya hal lain terjadi. Onan adik Er “dibuang” dan Shelah adik Er juga tidak diberikan Yehuda kepada Tamar sebagai pengganti, penebusnya.
Saya yakin imanlah yang menggerakan beliau sampai harus “melacurkan” dirinya kepada YEHUDA.
Kita harus meluncur kepada berkat yang diberikan kepada Yehuda kira-kira 600 tahun sebelum perihal Tamar ini.
Yehuda adalah seperti anak singa: setelah menerkam, engkau naik ke suatu tempat yang tinggi, hai anakku; ia meniarap dan berbaring seperti singa jantan atau seperti singa betina; siapakah yang berani membangunkannya? Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda ataupun lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia datang yang berhak atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa.
(Kejadian 49:9-10)

Jika Er telah dibunuh TUHAN, Onan telah dihanguskan TUHAN dan Shela tidak dikehendaki Yehuda, maka oleh iman Tamar akan mendapatkan keturunan yang mewarisi raja dari mertuanya sendiri YEHUDA. Kita lihat silsilah kerajaan iman di matius, maka kita melihat Perez dan Zerah, pewaris kerajaan dari Tamar.

Rahap;
Banyak hal yang dapat kita ceritakan perihal perbuatan beliau, tetapi satu yang kita ingat dari beliau adalah.. karena iman maka ia berani bertindak sesuatu.
Ia telah mendengar TUHAN beserta ISRAEL, dan karena itulah ketika 2 pengintai memasuki rumahnya, ia mengupayakan keselamatan jiwa mereka dari tentara-tentara Yeriko yang akan membunuh mereka jika tertangkap.
Dari pendengaran beliau ia beroleh iman, dan iman itu bekerja sedemikian rupa pada beliau. Kita memang tidak tahu apakah beliau tetap melacur setelah Israel menduduki Yeriko, yang kita tahu ia beriman dan bertindak. Sekali lagi kita mengenang perihal Rahab, pelacur yang memiliki iman, meski lemah tetapi ia mempersembahkan apa yang ia punya. Teringat kita tentang perumpaan ibu tua dengan persembahan 2 pesernya bukan? Dan darinya kita juga belajar untuk lebih bergantung kepada TUHAN, sebab sekali lagi, setelah tindakan beraninya ia justru melakukan “dusta”.

Rut;
Rut adalah keturunan Moab. Jika ditelusuri jauh memang bangsa ini adalah bangsa yang dekat dengan Israel, Moad adalah keturunan Lot yang hidup di daerah yang Lot pilih sendiri di sebelah timur sungai Yordania. Waktu itu Lot dan Abraham memilih tanah, dan Lot memilih daerah yang subur, itulah Moab. Moab itu adalah daerah sebelah timur sungai Yordan, di negara Yordania sekarang. Kalau kita membaca kitab nabi-nabi, maka keangkuhan dan kesombongan disimbolkan kepada Moab, mereka gagah perkasa, dan tampil “PD” sehingga merasa tidak memerlukan TUHAN, mereka sendiri telah memraktekkan penyembahan berhala-berhala. Dari sinilah Rut berasal. Dan bahkan karena kesuburan tanahnya, penduduk Betlehem di Israel harus mengungsi ke sana, Moab menjadi tempat perantau Israel yang kerah dilanda kelaparan. Di sanalah ia dikawini oleh seorang Israel. Setelah terjadi kelaparan, mereka kebali ke Betlehem, suaminya telah mati kala itu. Dan ketika itulah Rut menyatakan imannya kepada TUHAN. “ALLAHmu menjadi Allahku”, ucapnya kepada Naomi, ibu mertuanya, ketika sang mertua itu melihat tidak ada kehidupan bersama dia jika Rut mengikutinya.
Iman telah membuat Rut berbahagia.

Betsyeba;
Tidak ada yang tidak tahu, Betsyeba, istri Uria, berzinah dengan Daud. Meski tidak ada yang tidak tahu, tetapi tidak semua mau mengakui bahwa Raja Daud, sebagai yang dianggap “nabi”, bisa melakukan hal seperti itu.
Alkitab tidak tedeng aling-aling, ALKITAB tidak perlu menjaga “gengsi” untuk menyingkap kebobrokan demi menjaga “citra”. Kejujuran itulah yang membuat ALKITAB berharga dan bahkan amat sangat berharga.
Betsyeba mengetahui bahwa dari Daud akan ada “raja” yang pemerintahannya tidak akan habis, keturunan Daud akan terus mewarisi kerajaan. Dan sekali lagi saya yakin, imanlah yang menggerahkan Betsyeba sehingga ia menyodorkan Salomo kehadapan Raja Daud yang akan menemui ajalnya itu.

4 Orang di atas, Rahab salah satunya, adalah “PELACUR”, dan tetap akan terus dikenang demikian.
Tetapi kita jangan terjerambab pada masa lalu dan perbuatan mereka, kita yang hidup sekarang malah harus mencontoh iman mereka. Oleh iman mereka bertindak. Mungkin beberapa orang dari kita dikenal sebagai “pencopet”, “pembual”, “pembunuh”, d.l.l, predikat yang busuk-busuk itu, tetapi ketika kita telah memiiki iman di dalam TUHAN, maka mari mengerjakan iman itu, siapa tahu justru anak-anak kita kelak adalah pewaris kerajaan SORGA KEKAL.

Pelajaran umum bagi kita adalah, seperti yang diuraikan oleh Rasul Paulus, bahkan bukan ketika kita suci dan bersih TUHAN melihat kita berharga, justru pada saat berdosa itulah kita diangkat dan disucikan, didatangi dan diselamatkan.

2 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Sangat benar itu lae….
    Saya ingat saat Tuhan Yesus tidak melarang pengurapan seorang wanita bekas pelacur yg membasuh kakiNYA dgn minyak yg sangat mahal. Kemudian membasuhnya dgn rambutnya. Tuhan Yesus mengatakan dimanapun nanti di dunia ini semua akan mengetahui bahwa perempuan pelacur itu telah berbuat baik kepada Kristus. Jikalau Yesus bukan Tuhan tentu DIA tidak akan mengetahui bhw perempuan itu telah ditulis di Alkitab sbg wanita bekas pelacur yg telah bertobat dan memuliakan Kristus sbg Tuhannya. Amen.. Salam kasih lae

    • Salam lae Sihotang, minta tolong dipantau terus blog kita ini lae, saya sedang sibuk….

      salam


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: