Ini makar!!!, mereka mengatakan ada Raja lain, ada “Presiden” lain…

Oktober 5, 2011 pukul 9:59 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag: , ,

Makar dapat diartikan perbuatan atau usaha menjatuhkan pemerintahan yang sah. Dimanapun dan kapanpun tindakan ini selalu dianggap berbahaya. Tentu pada suatu masa Romawi adalah suatu pemerintahan yang mapan, dan tidak menutup kemungkinan bahwa tindakan makar adalah tindakan yang amat sangat dilarang.

Suatu waktu Paulus dan Silas memberitakan Injil di daerah Tesalonika. Tesalonika adalah kota besar di daerah Macedonia. Kota ini menjadi ramai dan sangat sehat ketika Romawi telah menguasai Makedonia (daerah Yunani), lalu membelah Makedonia menjadi 4 daerah distrik, Tesalonika sendiri salah satu ibu kota dari distrik buatan itu. Dalam istilah kita Tesalonika adalah ibu kota wilayah. Tentu terbayang sudah keramaiannya, dan tentu lokasinya yang strategis di teluk yang aman dan nyaman.

Dan berikut jika dilihat dari peta Italy dan sekitarnya, yang meliputi wilayah Makedonia dulu,

sumber gambar: http://www.biblos.com

Posisi yang strategis itu telah membawa para pedagang tinggal di sana, kemungkinan itu juga yang membawa beberapa orang Yahudi ke sana. Di sana orang Yunani dari latar belakang Yahudi juga ada (misalnya ibu atau bapaknya saja, atau mungkin nenek/kakeknya orang Yahudi) , dan beberapa dari mereka percaya kepada TUHAN. Ada juga beberapa orang penganut agama Yahudi meski tidak berdarah Yahudi. Orang-orang ini rajin mengadakan peribadalan di sinagoga. Dan di sinagoga-sinagoga inilah Paulus dan Silas memberitakan tentang YESUS yang adalah MESIAS. Artinya Mesias yang mereka tunggu-tunggu sudahlah datang dalam Nama YESUS. Mereka menyelelidiki Kitab Suci, membuktikan apakah benar apa yang diajarkan oleh Paulus dan Silas. Beberapa dari mereka telah dibukakan TUHAN hatinya.

“AKU membawa pedang”, kata YESUS. Pedang digambarkan sebagai suatu yang dapat memisahkan. Dan demikianlah adanya bahwa di sinagoga-sinagoga yang dikunjungi oleh Paulus dan Silas itu telah “dipedangi” oleh Firman ALLAH, dan mereka terbelah. Sebagian percaya dan sebagian lagi tidak.
Hebatnya yang tidak percaya itu kemungkinan hanya berupa irisan kecil saja, tetapi meski demikian mereka mempunyai kuasa, dan mereka pintar. Ketika orang semakin banyak yang datang demi ingin mengetahui ajaran Injil itu maka irilah mereka. Pengikut mereka semakin sedikit. Bisa jadi memang sinagoga semakin kosong, karena budaya orang yang percaya Injil pada masa itu adalah memecah roti dan minum perjamuan di rumah-rumah. Tentu awalnya mereka beribada di sinagoga, tetapi bisa jadi pengusiran telah diupayakan karena adanya perbedaan pendapat tentang YESUS tadi. Yang percaya YESUS adalah MESIAS, ANAK ALLAH, maka mereka akan memecah roti dan minum perjamuan (contoh kecil saja).

Upaya terbesar dari orang yang iri kepada INJIL itu sangat dasyat. Tentu para pembenci Paulus dan Silas sama saja menjadikan mereka membenci INJIL dan sama saja mereka membenci ALLAH YANG MAHA TINGGI, sebab YESUS berkata: “Yang membenci kamu, mereka telah membenci AKU terlebih dahulu” (penekanan penulis). Jadi mereka ini mengatakan tuduhan yang bisa berakibat kepada penangkapan, pemenjaraan, atau bahkan kematian.
Di Kisah Para Rasul 17:7 dikatakan…

“…Mereka semua bertindak melawan ketetapan-ketetapan Kaisar dengan mengatakan, bahwa ada seorang raja lain, yaitu Yesus.

INJIL adalah Berita Gembira, yang mengatakan bahwa YESUS adalah RAJA, dan karena YESUS memberitakan bahwa KERAJAAN SORGA telah dekat, dan ROH KUDUS telah dicurahkan, maka KERAJAAN itu sendiri telah terbuka untuk siapa saja, dan siap menampung warga-warga baru. Pengharapannya adalah pada saat segalanya telah dibakar habis, maka KERAJAAN itu nyata bagi kita. Meski sekarang kita masih merasakan faedah di dalam KERAJAAN secara rohaniah, kelak itu semua akan dinyatakan, terang benderang. Itulah Kerajaan YESUS, Kerajaan yang tidak mengejar wilayah di dunia ini, yang tidak memperjuangkan apapun untuk didapatkan di dunia ini, yang tidak mati martir demi secuil tanah dan harga diri, melainkan rela martir karena Sorga dan dunia adalah dua hal yang berbeda. Sorga tidak “laku” di dunia ini, maka warga sorgawi yang kelak melihat nyata KERAJAAN itu rela menderita dan atau bahkan mati, persis seperti KRISTUS, MESIAS, YESUS.
Konteks inilah yang dibawa kepada istilah makar. Paulus dan Silas ditantang terjun dalam perang rohani yang hebat. Sebab jika ditantang secara fisik, apalah mereka. Paulus saja diberitakan seorang yang bertubuh kecil, dan kemungkinan kakinya tidak lurus, bahkan ia mengalami gangguan penglihatan, satu tentara Romawi saja cukup memampuskan beliau. Nyatanya beliau harus bersaksi ke pusat Romawi, karena perang rohani itu.

Kaisar adalah penguasa. YESUS adalah PENGUASA. Tetapi YESUS bukan berasal dari dunia ini, sehingga tak ada alasan INJIL melakukan makar. Yang dikejar INJIL adalah yang rohani. Jika harus disebut makar, maka ini adalah makar penguasa dihati setiap orang yang masih tunduk kepada allah lain. Makar ini hanya menginginkan sunat di dalam hati, sunat rohaniah.

Tuduhan pembenci INJIL salah alamat, tetapi itulah konsekuensi dari irisan Pedang pembelah tadi. Dan karena itu jugalah beberapa orang menjadi semakin murni. Seperti kata Kitab Suci: “Orang sibuk mencari harta, tetapi TUHAN mampu menjadikan harta itu demi kebaikan orang-orangnya TUHAN”.
Orang sibuk mengejar ilmu, sibuk mengejar “Allah”, tetapi TUHAN mampu menggunakan mereka demi kebaikan orang-orang pilihanNYA.

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: