Yehova Yireh

September 28, 2011 pukul 8:30 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag: , , , ,

Dan Abraham menamai tempat itu: “TUHAN menyediakan”; sebab itu sampai sekarang dikatakan orang: “Di atas gunung TUHAN, akan disediakan.”
(Kejadian 22:14)

TUHAN menyediakan, Yehova Yireh.
יהוה יראה Biasanya akan dibaca ADONAY-yir’eh, atau HaShem-yir’eh, atau ELOHIM-yi’reh. Dalam berbagai terjemahan lain biasanya menggunakan Yehova Yireh atau Jehova Jireh.

ראה ra’ah adalah bentuk qal dari יראה yir’eh yang artinya melihat.
Dengan awalan Yod menjadi bentuk kata hiphil imperfek, yang artinya kira-kira menjadi: “akan menyebabkan melihat, atau akan membuat menjadi melihat”. Menjadi intens melihat, maka dalam kata indonesia disebut memperhatikan. Karena memperhatikan kebutuhan Abraham pada saat kata itu digunakan maka dapat juga diartikan menyediakan apa yang dibutuhkan Abraham.

TUHAN akan menyediakan adalah terjemahan umum dari kata “Yehova Yireh”, meski secara kata adalah “TUHAN akan membuat melihat, memperhatikan, d.l.l”

Mari melihat suatu ilustrasi berikut.
Di stasiun-stasiun kereta di Jakarta, dibeberapa sudutnya akan terlihat beberapa peraturan berikut.

Dilarang berjualan dan dilarang bergelantungan di pintu kereta

Dilarang naik ke atap kereta, dilarang berada di dalam kabin masinis

Dilarang melintas di jalur kereta api, Dilarang berada di area berbahaya

Sanksinya 3 bulan dan atau 15 juta rupiah.

Dengan melihat peraturan-peraturan “DILARANG” di gambar di atas maka ada suatu pertanyaan besar pada diri kita tentunya.
Saya ambil contoh satu saja yaitu “Dilarang melintas di jalur kereta api”. Meski ada kata dilarang melintas, tetapi dari ratusan stasiun kereta ukuran kecil yang ada tidak ada satupun upaya perbaikan menyediakan sarana agar orang tidak menyeberang jalur kereta tersebut.
Bahkan setiap stasiun kecil itu disediakan jalur khusus untuk menyeberangkan orang di atas jalur itu sendiri.
Peraturan itu dikeluarkan karena melihat bahaya yang akan disebabkan menyeberang jalur kereta, dan supaya orang was-was dan perduli dan menjaga hal-hal yang berbau asal-asalan maka dibuatlah sanksi.
Kitapun hanya berdiri melongo melihat suatu peraturan begitu, tidak melakukan apa-apa.

Ada banyak allah di Kitab Suci yang digambarkan begitu juga, ada peraturan-peraturan ada hukum-hukum, tetapi allah itu sendiri tidak bertindak. Ibarat allah itu melihat tetapi tidak bertindak. Tidak akan bertindak karena suatu yang dia lihat. Karena itulah terkadang allah lain itu sering digambarkan sebagai patung-patung.

ALLAH kita adalah ALLAH yang bertindak, ALLAH Yang Aktif, bekerja. Efek dari Melihat (ra’ah) akan menjadi melakukan sesuatu karena melihat itu. Ketika Abraham mengorbankan Ishak, TUHAN melihat. Dan bukan hanya melihat, tetapi IA melakukan sesuatu oleh karena penglihatan itu, yaitu IA MENYEDIAKAN.

IA melihat kerusakan manusia-manusia, maka IA pernah menurunkan Hukum Taurat, sehingga dengan melihat Taurat itu kita tahu seberapa besar dosa kita dihadapan-NYA, tetapi bukan cuman melihat, TUHAN bertindak, dari akibat penglihatan kita atas dosa, IA juga MENYEDIAKAN, IA adalah JURUSELAMAT. Kita melihat bahwa IA adalah JURUSELAMAT, tetapi bukan cuman melihat, IA juga bertindak, MENYEDIAKAN, Darah KRISTUS IA sediakan untuk kita akibat melihat dosa-dosa kita.
Kita telah melihat apa yang dilihat dan disediakan TUHAN, kita telah melihat kemuliaan KRISTUS, bahkan kita telah menerimaNYA, sekarang setelah melihat mari kita menyediakan, bertindak, bekerja.
Karena menyediakan, bertindak, bekerja adalah konsekuensi dari melihat bagi kita yang dialiri ROH ALLAH, dimana ALLAH adalah AKTIF, bukan patung pasif, bukan allah yang duduk disinggasana nun jauh di luar sana.

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: