Ini unik bung!!!

September 1, 2011 pukul 9:53 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | 1 Komentar
Tag: , , , , , ,

Dengan membaca Kitab Suci, Alkitab, maka kita tidak akan asing dengan beberapa point ini:
1. ADAM, Manusia pertama, berhadapan langsung dengan TUHAN, tetapi ia melawan TUHAN juga
2. Kain berhadapan dengan TUHAN, ternyata ia marah-marah kepada TUHAN
…..
dst

100. Abram berhadapan dengan TUHAN, ternyata pernah juga dia ragu akan janji TUHAN
101. Yakub berhadapan dengan TUHAN, ternyata pernah juga ia lebih takut kepada ESAU, abangnya, ketimbang TUHAN
…..
dst
400. Israel berhadapan dengan TUHAN, ternyata beberapa dari mereka tewas karena berontak dan melawan, tidak setia
401. Musa, Harun dan Miriam berhadapan dengan TUHAN, ternyata mereka tidak sampai ke Kanaan karena pernah melawan TUHAN.
….

dst.
700. Bangsa Israel berhadapan dengan TUHAN, ternyata mereka dibuang ke Asyur dan Babel
701. Banyak Raja-Raja Israel berbicara langsung dengan TUHAN, sementara banyak diantaranya jahat dan menyembah setan-setan, Baal, d.l.l

….
dst

0000. YESUS dikerumuni oleh orang-orang yang melihat langsung kuasa, kemuliaan, dan fisik YESUS,… ternyata 90 persennya tidak percaya YESUS.

Itulah sekian fakta yang terjadi. Alkitab tidak sedang membicarakan tentang bukti, tetapi masalah percaya (mengutip Andar Ismael, dari seri Selamat Paskah).
Jika TUHAN mau menyediakan bukti, maka kita akan membaca Alkitab penuh dengan rumus-rumus, teori-teori, ilmu-ilmu fisika, ilmu-ilmu kedokteran, kesehatan, dan mungkin beberapa akan diisi rumus kimia rumit karena merumuskan bagaimana Air (H2O) menjadi Anggur (Carbon Kompleks). Ada keponakan saya yang tidak suka matematika, maka jika Alkitab penuh bukti matematis, segera Alkitab demikian ini akan dicampakkan oleh dia.

Apakah demikian?… dari sekian list di atas itu dapat kita aminkan.
Ada ribuan kali TUHAN menampakkan diri kepada manusia, dan ternyata tidak semua dari mereka itu percaya.
Dari sekian ratus ribu orang Israel (sekitar 600ribu orang yang dihitung berdasar usia, yaitu lebih dari 20 tahun) yang keluar dari Mesir semuanya melihat Kuasa TUHAN, dan ternyata semuanya mati sebelum masuk Kanaan, karena melawan TUHAN.

Alkitab yang kita baca memang tidak menyajika suatu bukti yang dapat memuaskan dahaga duniawi kita, dahaga emosi, tetapi lebih kepada dahaga iman, dahaga rohani, percaya.

Dikala kita haus akan arti kesetiaan, maka Alkitab menyajikan bukti percaya, bahwa meski Israel bolak-balik melawan, IA tetapi memelihara mereka, IA setia.
Dikala kita haus akan arti penderitaan, maka Alkitab mengatakan, KRISTUS turut menderita bersama engkau.
Dikala kita haus akan arti keangkuhan, maka Alkitab menjabarkan contoh-contoh yang pernah terjadi dari akibat keangkuhan…

Ketika orang sibuk merayakan hari, tanggal dan jam kelahiran, ALkitab hanya mencatat bahwa memang YESUS telah lahir, tanpa tanggal, tanpa jam, tanpa tahun yang jelas. Alkitab hanya mencatat bagaimana, kenapa, dan untuk apa YESUS lahir.

Membaca Alkitab harus diiringi TUHAN, sebab Firman tanpa ROH adalah ketiadaan ALLAH. Firman yang dapat kita lihat adalah Alkitab, dan Alkitab diilhamkan ROH, .. dalam membaca Alkitab ada KEESAAN TUHAN yang dipertontontakn.
Yang membaca Firman tanpa ROH sudah disebutkan di list yang banyak di atas.. bahwa banyak yang telah berhadapan dengan TUHAN, tetapi tidak semua mereka percaya kepada TUHAN, malah ada yang mengejek dan meragukan,… dan akibatnya selalu dicatat dengan baik, yaitu mati kekal, terhukum.

Jadi bukan karena pertemuan kita dengan TUHAN, iblis bahkan pernah bertemu bukan, tetapi masalah meletakkan kepercayaan kita kepada suatu yang tepat.

Kitab Ibrani mengatakan:
(Ibrani 11:1) Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.

dan masih ada satu lagi, yang mengatakan bahwa bukan karena sesuatu yang dapat memuaskan fakultas indera kita, tetapi…

(Yohanes 20:29) Kata Yesus kepadanya: “Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.”

Kayafas, Imam Agung pada saat Penyaliban YESUS, menjadi saksi, bukti, bahwa ia melihat segala perkara mengenai YESUS, dan sepertinya meski demikian ia tidak pernah percaya kepada YESUS.

Jadi jika Anda berkata:
“Aku akan percaya YESUS jika IA datang dalam mimpi” atau apalah itu,… atau mungkin berkata: “Jika aku disembuhkan dari penyakit ini, maka aku akan menyembah YESUS”… dan lain-lain sekian jika-jika dengan bukti tanpa percaya, maka itu akan membuat ketidakbahagiaan. Semua yang berhadap memuaskan kedagingannya akan sia-sia, belajarlah untuk melihat dengan mata hati, dengan nurani, dengan roh, dengan iman.. karena ini unik bung.

1 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. believing is seeing…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: