Merah seperti kermiji, seperti kesumba

Mei 24, 2011 pukul 10:32 pm | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag: , , ,

MERAH kermiji, MERAH menyalak..MERAH kesumba, merah benderang….
Itulah yang ‘digambarkan sebagai’ dosa. Menyalak, dan langsung terlihat. Kalau dipelototin terus mata bisa merasakan ketidaknyamanan, apalagi jika di dalam keadaan sinar matahari yang terik, bisa menyakitkan mata.

Merah ini sering disebut juga merah darah,.. beberapa penafsir menyebutkan bahwa merah seperti kermijilah YESUS tergantung di salib, IA benar-benar memerah oleh karena siksaan sebelum kematianNYA.
Bahkan merah seperti kesumbalah YESUS di atas kayu salib itu, karena darahNYA mengucur deras,… demi apa?

Marilah, baiklah kita berperkara! –firman TUHAN–Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.
(Yesaya 1:18)

Ya, YESUS menjadi merah seperti kermiji dan merah seperti kesumba, untuk membuat perkara Nama ALLAH mengayomi dunia, menjadikan dosa dunia putih seperti salju, putih seperti bulu domba.

Akan menjadi…. kata TUHAN kepada YESAYA…
Sudah menjadi…. oleh YESUS….
dan akan nampak kelak pada diri kita masing-masing ketika YESUS datang kembali dalam kemuliaanNYA…

YESUS yang memerah penuh darah itu, sekarang menjadi di dalam keadaan putih benderang, IA menyilaukan oleh karena kemuliaanNYA, IA adalah cahaya kemuliaan ALLAH, IA adalah penerang sorgawi.

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: