Kutuk lebih enak lho!!!

Mei 6, 2011 pukul 8:18 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag: , , , , ,

…”Terkutuklah Kanaan, hendaklah ia menjadi hamba yang paling hina bagi saudara-saudaranya.”
Lagi katanya: “Terpujilah TUHAN, Allah Sem, tetapi hendaklah Kanaan menjadi hamba baginya.
(Kejadian 9:25b,26)

Kutuk yang diucapkan menjadi seperti nubuatan bagi keturunan Nuh. Bapa-bapa leluhur ini telah menjadi di dalam keadaan “terbelah”. Yang satu diberkati sementara yang lain dikutuk/dihukum.

Kanaan disebutkan menjadi hamba sekaligus menjadi paling hina.

Kitab Suci ditulis menjadi seperti kesaksian, diperlihatkan oleh tokoh-tokoh di dalamnya, untuk menceritakan kepada kita bahwa apa yang diucapkan TUHAN harus terjadi. Memang demikianlah Kitab Suci kita ini, kitab yang tidak turun dari langit, tetapi ditulis oleh tokoh-tokoh yang benar-benar dikuasai oleh ROH TUHAN.

Jika kita membaca 5 Kitab awal mungkin kita akan menelusuri salah satu arah, yaitu perkembangan generasi dari yang diberkati dan yang dikutuk, semuanya terjadi. Seolah menjadi warning kepada kita bahwa apa yang akan kemudian terjadi akan terjadi pada suatu masa yang akan datang, jika bukan pada waktu kita maka akan terjadi pada anak cucu kita kelak.

Karena itu tuliskanlah apa yang telah kaulihat, baik yang terjadi sekarang maupun yang akan terjadi sesudah ini. (Wahyu 1:19)
Tentu kita akan segera mengingat ayat kutipan ini.

Kembali ke kutipan di atas, maka segera setalah Israel keluar dari Mesir maka mereka dipimpin oleh Hakim-Hakim, setelah mereka menolak para Hakim, mereka meminta Raja.
Dan meski TUHAN adalah RAJA, dengan Kasih dan Sabar yang Maha pada DIA TUHAN ALLAH mereka, diijinkanlah mereka memiliki raja. Dan dengan itupulalah segera segala Firman TUHAN akan terlihat dan terlaksana…

TUHAN telah memperingatkan kepada orang Israel dan kepada orang Yehuda dengan perantaraan semua nabi dan semua tukang tilik:
“Berbaliklah kamu dari pada jalan-jalanmu yang jahat itu dan tetaplah ikuti segala perintah dan ketetapan-Ku, sesuai dengan segala undang-undang yang telah Kuperintahkan kepada nenek moyangmu dan yang telah Kusampaikan kepada mereka dengan perantaraan hamba-hamba-Ku, para nabi.”

Tetapi mereka tidak mau mendengarkan, melainkan mereka menegarkan tengkuknya seperti nenek moyangnya yang tidak percaya kepada TUHAN, Allah mereka.

Mereka menolak ketetapan-Nya dan perjanjian-Nya, yang telah diadakan dengan nenek moyang mereka, juga peraturan-peraturan-Nya yang telah diperingatkan-Nya kepada mereka;
mereka mengikuti dewa kesia-siaan, sehingga mereka mengikuti bangsa-bangsa yang di sekeliling mereka, walaupun TUHAN telah memerintahkan kepada mereka: janganlah berbuat seperti mereka itu.

Mereka telah meninggalkan segala perintah TUHAN, Allah mereka, dan telah membuat dua anak lembu tuangan; juga mereka membuat patung Asyera, sujud menyembah kepada segenap tentara langit dan beribadah kepada Baal. Tambahan pula mereka mempersembahkan anak-anaknya sebagai korban dalam api dan melakukan tenung dan telaah dan memperbudak diri dengan melakukan yang jahat di mata TUHAN, sehingga mereka menimbulkan sakit hati-Nya.

Sebab itu TUHAN sangat murka kepada Israel, dan menjauhkan mereka dari hadapan-Nya; tidak ada yang tinggal kecuali suku Yehuda saja. — Juga Yehuda tidak berpegang pada perintah TUHAN, Allah mereka, tetapi mereka hidup menurut ketetapan yang telah dibuat Israel,
(2Raja-Raja 17:13-19)

Kanaan benar-benar telah menjadi sia-sia, karena nyata mereka menyembah dewa kesia-siaan, bahkan anak mereka dibakar demi patung-patung, dewa-dewa tak bernafas dan tak bergerak, dan tak berperasaan.

Kanaan menyembah tuhan dan allah yang tidak bertanggung jawab, dan jika kita perhatikan mereka juga bukanlah bangsa yang miskin-miskin amat, ada suatu waktu mereka ini juga sejahtera dan bahkan kaya raya.
Penyembah berhala telah mempunyai raja-raja, bahkan telah menjadi kekaisaran di daerah yang lain. Sementara Israel, yang terpilih suatu waktu hanya budak, hamba di kerajaan lain, di Mesir. ALLAH mereka Maha Kuasa, tetapi umatNYA hanya budak,… allah lain ‘cemen’ tetapi umatnya besar dan kuat dalam pemerintahan. Sebuah paradoks yang luar biasa. Perhatikan jalan hidup Raja-raja Israel, mereka semua penyembah dewa-dewa, Baal salah satunya. Dan kemungkinan besar karena mereka merasa lebih untung menyembah dewa yang dapat dilihat dan sudah terkenal seantero jagad kala itu. Dewa orang Asyur dan orang Babel contohnya, dikatakan bangsa-bangsa ini berhasil menghancurkan Israel dan Yehuda. Dan karena mereka sangat berkuasa dan kuat maka kemungkinan dapat dikatakan mengikuti allah mereka lebih enak, lebih menguntungkan.. dan ikutlah mereka kepada allah itu. Padahal mereka sedang di dalam keadaan terhukum. Sebab meski janji ada pada kita, ada yang disertakan kepada janji itu, yaitu setia. Dan di atas itu Allah adalah Esa, sebab ALLAH YANG SETIA juga adalah ALLAH YANG KUDUS, ALLAH YANG MAHA PENYAYANG adalah juga ALLAH YANG SUCI. Meski IA menyayangi, tetapi jika kita mengingkari janji maka IA tidak segan-segan menghancurkan kita.
Dan karena IA tidak membutuhkan persetujuan hikmad manusia maka pikirkanlah sekali lagi untuk berkata “Kutuk itu lebih enak lho!!!”.

Tinggalkan semua yang membuat enak-enak itu,… tinggal agama sesat itu…
tinggalkan allah yang tidak bisa mendengar itu… tinggalkan tuhan kesia-siaan itu, karena tuhan semacam itu akan membuat kita sia-sia juga.

Dan meski berkat kepada Sem diturunkan kepada keturunan Yakub, nyata juga mereka mengikuti kesia-siaan itu. Mereka dibuang diserakkan ke ujung-ujung bumi. Dan karena TUHAN adalah Setia, IA tidak membinasakan mereka sampai habis, sebab Kristus harus datang dari bangsa pilihan. Jadi kalau masih ada regenerasi, perkembangbiakan,… dapat kita pikirkan dan pertimbangkan bahwa memang masih ada waktu yang harus ditunggu untuk suatu kejadian yang akan terjadi…TUHAN YANG SETIA dan SABAR sedang memperlihatkan dan membuktikan NAMA-NYA.

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: