Tidak seperti itu kawan

Mei 4, 2011 pukul 8:01 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | 2 Komentar
Tag: ,


Tsunami Aceh, sumber gambar: http://1.bp.blogspot.com

Tanpa mengurangi arti nyawa manusia maka jika ditaksir seluruh kerugian akibat tsunami aceh adalah diperkirakan 4,5 milyar dolar amerika. Besar sekali bukan. Ratusan ribu nyawa melyang, jutaan rumah hancur berantakan.

Itu jelas sebuah penderitaan maha dasyat.

Dan kalau kita bisa menelusuri bencana-bencana di waktu lampau, maka kita bisa ketakutan membayangkannya. Sepertinya tidak ada yang berharga di dunia ini yang dapat dipertahankan…

Dahulu saya pernah membaca artikel, lupa dimana, isinya tentang “kenapa orang tidak percaya kepada TUHAN”. Dan salah satu pointnya adalah..“Jika TUHAN ada, maka penderitaan tidak akan ada”. Jelas ini salah kaprah. Memandang TUHAN dengan Nama Maha Penyayang, maka mengharapkan orang meminum racun sesuka hatinya juga akan dikasihani tanpa melewati penderitaan dan mungkin kematian. Tidak seperti itu kawan.
Jika seorang yang sudah percaya, dan ternyata TUHAN serasa agak lama menjawab doa-doanya, maka bisa saja dia merasa “ragu”, seperti yang dialami oleh Abram dan Sarai, “keraguan”-nya akhirnya berakibat fatal, Hagar ia peristri, dan … seterusnya masalah selalu saja hadir. Ini lain hal, yang menjadi agak aneh adalah seorang yang tidak percaya kepada TUHAN, tetapi dengan beraninya “memandang Nama TUHAN secara sembarangan”.

Menjadikan sesuatu yang tidak dipahami sebagai suatu pondasi untuk tidak mempercayai sesuatu yang jelas-jelas juga tidak ia percayai. Itu aneh. Sekali lagi, tidak seperti itu kawan. Setiap orang telah berhadapan dengan TUHAN yang mungkin tidak terlihat bagi beberapa orang, salah satunya yang tidak mempercayaiNYA.

Alam ini memiliki pontensi menghancurkan yang tidak memandang bulu, dan manusia sering dan akan selalu merasakannya. Alam membunuh manusia dengan tidak ada perasaan sama sekali. Tetapi “pembunuhan” ini tidak serta merta menjadikan manusia untuk tidak percaya bahwa Alam semesta tidak ada bukan?. Alam semesta tetap hadir, dan alam semesta yang hadir itu memiliki taring tak berperi dan mengerikan,…siap mencabut nyama siapa saja dengan tidak melihat kelas dan peringkat dan apapun itu…

Jadi pernyataan percaya ADA/Tidaknya TUHAN bukanlah point utama, itu hanya efek dari pembelokan oleh si Raja Dusta, yaitu Iblis. Motivasi utama yang diberikan itu sebenarnya adalah penolakan dan pemberontakan kepada TUHAN. Persis seperti Lucifer yang memberontak kepada TUHAN, dan dia adalah bapa setiap pendusta dan pembohong dan yang palsu-palsu. Adam pernah memberontak, tetapi jalan selanjutnya berkata lain, ia memahami perlawanannya dan kembali ke tangan TUHAN, Kain beserta keturunannya, semua memberontak, melawan,… dan bisa saja roh Kain masih turun kepada beberapa orang….

2 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. penderitaan dan sengsara di dunia ini bukan karena Tuhan tidak ada… melainkan,.. manusia yang tidak datang pada Tuhan..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: