Password?

Mei 3, 2011 pukul 7:57 am | Ditulis dalam Pemikiran, Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag: , ,

Mereka kemudian tidak mengadakan perhitungan dengan orang-orang yang diserahi uang itu untuk memberikannya kepada tukang-tukang, sebab mereka bekerja dengan jujur.
(2Raja-Raja 12:15)

WordPress.com menjelaskan demikian, masalah password. “Bukan karena langsung tidak percaya kepada pelanggan, tetapi demi menjaga orang-orang yang bertindak diluar ‘kebaikan’, maka password digunakan”.
Bagi beberapa orang bisa merugikan, dan bisa juga menguntungkan, wilayah pribadi harus dikunci rapat, meski ada saja orang yang benar-benar berbahagia dikala bisa membongkar hal-hal yang tertutup rapat.

Password telah menjadi sebuah tool pelindung pertama, untuk menghindari ‘keisengan’ beberapa orang yang terkadang bertindak di luar jalur.

Di beberapa pembukuan ‘tool’ password tidak ada, sering langsung berhubungan dengan integritas orang yang dipercayakan. Bisa saja kita menyebut bahwa passwordnya adalah integritas, yang tentu setiap password harus unik dan “strong”, kombinasi karakter/huruf dan angka diperlukan. Dalam hal kutipan di atas, passwordnya dikatakan adalah jujur. Jujur menjadi sebuah karakter yang harus dipertahankan, sayangnya harus dicari di Indonesia tercinta ini.

Menurut beberapa sumber sekitar 175 milyar ton pohon telah dihancurkan dipeleburan/pabrik pulp untuk membuat kertas. Dan sebagian dari kertas itu digunakan untuk menulis laporan-laporan keuangan, untuk menuliskan slip-slip gaji, untuk kwitansi perjalanan para pekerja, dan lain sebagainya dan lain sebagainya, semuanya untuk membuktikan bahwa si A mendapat/mengeluarkan sebesar X dan yang harus dibayarkan/diterima sebesar Y.

Demi menjaga orang-orang yang memiliki kecenderungan tidak jujur maka pohon-pohon dihancurkan, salah satu faktor kemungkinannya begitu, dan kemudian orang-orang yang melakukan kesalahan yang sama akan berteriak dalam demo-demo “menghijaukan dunia”, Pemanasan Global,.. tanam pohon .. katanya sambil memakai baju-baju tak beraturan yang kemungkinan berlapis-lapis, dan itu juga sebagian dari hasil pohon-pohon yang dihancurkan.

Password dibutuhkan karena memang manusia tidak semua jujur. Ada saja yang senang duduk dikursi sofa tetangga orang, tanpa diundang tanpa disuruh, bahkan semaunya sendiri mebuka lemari kulkas, dan memakan apa saja yang dia mau. Ada orang seperti itu.
Dan jujur dibutuhkan untuk melawan keadaan-keadaan yang diakibatkan oleh manusia-manusia yang setuju kepada kerusakan dunia ini.

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: