Anakmu dah kerja dimana?

April 28, 2011 pukul 8:04 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag: ,

Lalu kata TUHAN kepada laki-laki itu, “Engkau mendengarkan kata-kata istrimu lalu makan buah yang telah Kularang engkau makan. Karena perbuatanmu itu, terkutuklah tanah. Engkau harus bekerja keras seumur hidupmu agar tanah ini bisa menghasilkan cukup makanan bagimu.
(Kejadian 3:17)

Jadi tidaklah menjadi sebuah keheranan kenapa kita ‘harus’ terjun kelapangan pekerjaan.
Ada yang mati-matian sekolah, demi pekerjaan. Mungkin ada juga yang tidur sesedikit mungkin demi uang. Bahkan ada yang workoholic, kalau tidak kerja mungkin ia gelisah.

Tetapi diantara semuanya itu tidak ada yang lebih menakutkan daripada kutuk kepada Kain.
Kain adalah seorang petani, tetapi karena ia setuju kepada setan ketimbang mempertahankan iman di dalam TUHAN, ia terkutuk….

Jika engkau bercocok tanam, tanah tidak akan menghasilkan apa-apa; engkau akan menjadi pengembara yang tidak punya tempat tinggal di bumi.”
(Kejadian 4:12)

Adam dikutuk untuk berjerih lelah untuk bekerja, sementara Kain lebih parah lagi, usahanya akan menemui kegagalan, … panen gagal,.. d.l.l.

Jadi kalau ada orang yang bertanya: “Anakmu sudah kerja dimana?” maka semoga dia mengingat bahwa kutuk kepada ADAM-lah yang menjadikan seperti itu.
Meski terkutuk, di darah kita mengalir kutuk, TUHAN tidak terbatas oleh kutuk itu, IA masih memanggil, menolong dan membimbing. Buktinya KAIN lahir ke dunia atas pertolongan TUHAN. Tetapi jika kita yang nota bene sudah terkutuk masih melawan dan bukan tunduk kepada TUHAN, maka kutuk berikutnya akan terus datang deras.

Jika kutuk itu sudah dilawan dan dikalahkan KRISTUS, dan KRISTUS kita tolak,… hmmm ngerilah akibatnya.
Akibatnya salah satunya adalah tidak akan ada lagi pertanyaan “anakmu dan kerja dimana?”, karena semua yang menolak akan binasa.

Kain sebagai contoh kepada kita, Kain si terkutuk, yang sudah terkutuk masih saja melawan dan menolak TUHAN. Kita yang mungkin masih terkutuk lebih baik merendah di bawah kaki Kristus, jangan meremehkan dan melecehkan dan.. jangan menolak…atau malah jangan tidak mempercayaiNya…

Orang yang bertanya “anakmu dah kerja dimana?”, maka tanyalah Kain atas panjangnya kasih TUHAN menjangkau ‘pekerjaan’ Kain. Sayangnya Kain keras, sebab ia berasal dari Setan.

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: