Muatan Tanah sepasang bagal?

April 27, 2011 pukul 8:39 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag: ,


“Sekarang aku tahu, bahwa di seluruh bumi tidak ada Allah kecuali di Israel.
Karena itu terimalah kiranya suatu pemberian dari hambamu ini!”
Tetapi Elisa menjawab: “Demi TUHAN yang hidup, yang di hadapan-Nya aku menjadi pelayan, sesungguhnya aku tidak akan menerima apa-apa.”
Dan walaupun Naaman mendesaknya supaya menerima sesuatu, ia tetap menolak.
Akhirnya berkatalah Naaman: “Jikalau demikian, biarlah diberikan kepada hambamu ini tanah sebanyak muatan sepasang bagal, sebab hambamu ini tidak lagi akan mempersembahkan korban bakaran atau korban sembelihan kepada allah lain kecuali kepada TUHAN.
Dan kiranya TUHAN mengampuni hambamu ini dalam perkara yang berikut: Apabila tuanku masuk ke kuil Rimon untuk sujud menyembah di sana, dan aku menjadi pengapitnya, sehingga aku harus ikut sujud menyembah dalam kuil Rimon itu, kiranya TUHAN mengampuni hambamu ini dalam hal itu.”
Maka berkatalah Elisa kepadanya: “Pergilah dengan selamat!” …
(2Raja-Raja 5:15b-19a)

Naaman sedang ingin beroleh kesembuhan, dan untuk upah kesembuhannya ia membawa hadiah, diperkirakan sebanyak 30 ribu uang perak, 6 ribu uang emas dan 10 setel pakaian yang bagus-bagus.

Kemungkinan ia sudah pernah melakukan prosesi-prosesi penyembuhan ala tabib-tabid di daerahnya,
dan tidak sembuh-sembuh, sehingga ketika ia mendengar apa kata Elisa bahwa untuk sembuh cukup menceburkan diri 7 kali di sungai Yordan.
“Hanya itu…”,… mungkin itulah teriakan hatinya. ”

Mendengar itu, Naaman marah dan berkata, “Saya pikir dia akan keluar sendiri menemui saya, dan berdoa kepada TUHAN, Allahnya, serta menggerakkan tangannya di atas bagian badan saya yang sakit ini lalu saya menjadi sembuh. Sungai Abana dan Parpar di Damsyik lebih baik dari sungai mana pun juga di Israel! Saya dapat mandi di sana dan menjadi sembuh!” Tetapi pelayan-pelayannya mendekati dia dan berkata, “Tuan, seandainya Tuan disuruh melakukan sesuatu yang sulit, pasti Tuan akan melakukannya. Apalagi ia hanya menyuruh Tuan mandi supaya sembuh!”
(2 Raja-Raja 5:11-13)

Kebiasaan pengobatan tabib-tabib memang begitu, menggerakkan tangan tertentu, mulut komat kamit,.. membakar dupa, membaca mantra-mantra….
Tetapi ini lain benar,… tak ada yang terlihat menegangkan, biasa-biasa saja…
Dan…… sembuh sama sekali…. “Ada apa ini?”,… sekali lagi kita bisa menduga pikiran Namaan.

Setelah beroleh sembuh itu ia sadar, ini pekerjaan ALLAH, Tuhan yang disembah nabi Elisa, dan… ia bergerak ingin memberikan hadiahnya.
Hadiah yang besar,…. dan ditolak. Malah ia meminta tanah muatan sepasang bagal.

sumber gambar: http://www.en.wikipedia.org
Kira-kira sebanyak dua muatan keledai inilah yang Naaman bawa. Buat apa yah? Saya ngga tau.

Dia sudah berjanji hanya menyembah TUHAN, jadi dapat dipastikan tanah yang ia ambil bukan untuk dijadikan patung berhala.
Jika kita bandingkan antara harta yang ia bawa dengan tanah yang ia ambil maka itu tidak terbandingkan lagi. 30.000 uang perang, 6.000 uang emas dan 10 kain bagus-bagus. Menurut beberapa penerjemah harga itu dapat diperkirakan sebesar Rp 220.000.000 (dua ratus duapuluh juga rupiah). Dan dia malah mendapat tanah sebanyak muatan sepasang bagal.

Keselamatan tidak dapat dibeli, malah itu diberikan. Kesannya memang biasa-biasa saja, tetapi muatan dari atau makna dari semua itu adalah ketahiran yang didapat.
Usaha mendapatkan kesembuhan bukan dilihat dari pemberian kita, tetapi dari peneguhan hati kita untuk mendapatkan itu, sebab jika Namaan tidak mau juga menyeburkan diri di sungai yang biasa-biasa saja itu, maka mungkin ia tidak sembuh-sembuh dan mungkin ia tidak akan mengenal TUHAN.

Tanah itu diberikan, gratissssss, tetapi makna penerimaan itu amat sangat dalam… ia berani percaya kepada ALLAH yang disembah orang Israel. ALLAH ini tidak sama dengan allah yang ia sembah sebelumnya yang sudah ia berikan harta kekayaan tetapi tidak bisa berkarya, tuhan seperti itu seperti diam membisu dalam tahtahnya yang dianggap wah dan luar biasa. Lain dari ALLAH yang terlihat biasa-biasa saja itu tetapi karyanya luar biasa.

harta sekitar 220.000.000 rupiah berbanding tanah gratis… hmmmm

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: