Anak Allah-Berita (baik)

April 8, 2011 pukul 8:11 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | 2 Komentar
Tag: ,


sumber gambar:
http://www.utexas.edu

Peta di atas memberikan kita gambaran tentang kekuasaan Kekaisaran Romawi.
Pembantaian Kaisar Julius mengangkat seorang Gayus Julius Cesar Augustus ke tahta Kaisar.
Nama ini lebih dikenal sebagai Kaisar Augustus (namanya dikenal di Kitab Injil sewaktu mengatakan sensus pertama di wilayah Yehuda). Julius mengadopsi Octavian, Octavian adalah Augustus. Lahir tanggal 23 September 63 SM.

Besarnya kuasa dan luasnya kekuasaan, kuatnya tentara, dan lebarnya kharisma, dan atau alasan apapun itu yang berbau ‘kekuatan’ membuat beberapa Kaisar disematkan sebagai “anak allah”. Divi filius. Kaisar Julius diangkat menjadi “anak allah” sementara Augustus sebelum bertahta mengangkat dirinya sendiri sebagai “anak dari ‘anak allah'”. Seterusnya semua pengganti dari Augustuspun akhirnya digelari ‘anak allah’.

Gelar Divi filius (anak allah) menjelaskan tentang kekuasaan, ketidakbersalahan, wibawa, pengakuan politis, d.l.l, dan tentu salah satunya adalah menjelaskan tentang ‘peralihan asal kuasa’. Augustus disebut anak allah karena ia adalah pengganti Julius, dan seterusnya.

Di dalam sejarah Israel Divi filius yang bertahta digambarkan sebagai penjajah yang bengis, membuat rakyat menderita. Memang penjajahan selalu membawa penderitaan, meski beberapa orang bisa mendapat keuntungan dari penjajahan. Beberapa demang jaman lampau di Indonesia mungkin senang dengan perlakuan berbeda dan ingin memegang status quo, sebab ia senang, senang di atas penderitaan budak-budak paksa, yang nota bene adalah sedarahnya sendiri.

Sampai seorang Paulus mengabarkan tentang Dei filius, Anak ALLAH ke daerah Kekaisaran.
Anak ALLAH segera bisa diartikan berasal dari ALLAH, karena memang itulah artinya. Karena Anak ALLAH berasal dari ALLAH maka Anak ALLAH bekerja sesuai dengan tugas dari ALLAH. Apa yang dikerjakan Anak ALLAH itupulalah yang dikerjakan ALLAH sebab Anak dan Bapa adalah Satu (Lihat Injil Yohanes 10).
Anak ALLAH bisa juga diartikan dalam makna Kekaisaran tadi, yaitu lepas dari dosa/salah. Paulus bekerja keras memperjuangkan amanat Tuannya, yaitu mengabarkan bahwa hanya Satu Anak ALLAH Yang Benar, sebab hanya Satu ALLAH baik dari orang Yahudi maupun dari orang Yunani (baca 1 Timoteus 2).

Secara politis jelas ini bukan berita baik, secara pemerintahan di kala itu jelas juga ini bukan berita baik.
Berita yang dibawa oleh Paulus, yang diamanatkan baginya oleh Yesus Sang Mesiar di jalan menuju Damsyik (Damaskus?).

Tetapi melihat kebenaran dan melihat kenyataan jelas Divi filius dan Dei filius, meski secara politis bisa diartikan sama, tetapi dari apa yang dapat di lihat, apa yang dapat rasakan, apa yang dapat disaksikan, apa yang dapat dikecap (baca 1 Yohanes 1), maka jelas Dei filius, YESUS, bukanlah ‘anak allah’ yang tidak dapat merasakan penderitaan manusia. Dikala Divi filius melepaskan dirinya dari tanggung jawab yang bersifat selalu benar meski moralnya rusak, Dei filius, YESUS, malah turun ke bumi untuk menanggung kesalahan manusia.

Cerita-cerita kerajaan kuno, mitos?, di wilayah kebanyakan, sangat sering menceritakan tentang sosok Raja yang agung yang menyamar jadi rakyat biasa demi mencari tahu penderitaan rakyatnya.
Bahkan presiden kita pertama, Soekarno, sering dihubung-hubungkan oleh ‘penggemarnya’ melakukan penyamaran-penyamaran untuk melihat derita dan keinginan rakyat. Bahkan diperkantoran juga sering ada ucapan-ucapan kecil dari bawahan, “Dia itu manajer hebat, dia mau turun ke lapangan, turut bersusah-susah”.
Dan mungkin sering juga secara simbolis ditunjukkan beberapa presiden kita yang pada suatu acara panen turun ke sawah dengan berpakaian topi petani lalu melakukan pemotongan batang padi yang sudah masak, itu bisa juga disebut turun ke bawah, turut merasakan.

Meski ada contoh-contoh penbanding itu, hanya Satu Yang turun ke bawah yang mampu memperdulikan kebutuhan manusia secara mendasar. Kebutuhan manusia secara mendasar bukan untuk menjadi berkuasa dan penuh kebahagian dan lepas dari kesalahan (meski sering merusak orang lain), tetapi kebutuhan mendasar dari manusia adalah untuk dapat kembali menjadi manusia yang berimage TUHAN, sebab manusia diciptakan sesuai image TUHAN. Dan oleh karena kebutuhan mendasar itulah, maka layaklah kita memandang kepada ADAM KEDUA, YESUS, ANAK ALLAH, DIA yang menjadi sumber dari Berita BAIK bagi kita.

2 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Anak ALLAH segera bisa diartikan berasal dari ALLAH, karena memang itulah artinya. Karena Anak ALLAH berasal dari ALLAH maka Anak ALLAH bekerja sesuai dengan tugas dari ALLAH. Apa yang dikerjakan Anak ALLAH itupulalah yang dikerjakan ALLAH sebab Anak dan Bapa adalah Satu (Lihat Injil Yohanes 10).
    Anak ALLAH bisa juga diartikan dalam makna Kekaisaran tadi, yaitu lepas dari dosa/salah. Paulus bekerja keras memperjuangkan amanat Tuannya, yaitu mengabarkan bahwa hanya Satu Anak ALLAH Yang Benar, sebab hanya Satu ALLAH baik dari orang Yahudi maupun dari orang Yunani (baca 1 Timoteus 2).

    Sangat benar itu laeku… Kristus itu Adalah Allah sendiri.. Dia yg merancangkan keselamatan manusia yg jatuh ke dalam dosa agar maksud BAPA semua dosa manusia itu hanyalah dari tanggung jawab ALLAH krn kasih. Sehingga semua manusia bertekuk lutut dan menyerah kpd satu nama yakni nama Yesus Kristus. Salam Paskahya lae. Kiranya damai dan kesejahteraan dari Allah kita yg ada di dalam nama Yesus turun atas kehidupan lae dan keluarga. Amen

    • @Lae Sihotang

      selamat Paskah juga lae…

      Satu Kristus untuk kita semua…

      salam


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: