Dari yang menolak sampai dari yang mencari

April 7, 2011 pukul 8:00 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag: , , ,

Dan setiap hari Sabat Paulus berbicara dalam rumah ibadat dan berusaha meyakinkan orang-orang Yahudi dan orang-orang Yunani.
(Kisah Para Rasul 18:4)

Dalam pekabaran Injil pertama kita ketahui bahwa 5000 Kristen pertama adalah orang Yahudi yang datang dari berbagai daerah di luar Yehuda (wilayah Yerusalem). Ada yang dari Asia (pada waktu itu disekitar Turki), ada dari daratan Arabia, Mesir, dan sekitarnya. Dan Jemaat terbesar pertama yang dapat kita ketahui adalah dari orang-orang yang berbahasa Yunani, baik orang Yunani sendiri maupun orang-orang yang telah ‘berafiliasi’ dengan Yunani.

Jadi dua ‘pemikiran’ ini jelas sudah dijangkau oleh Injil. Dan memang tidak secara langsung manusia menerima Injil, tetapi selalu ada berita, pekabaran, mengabarkan, dan dialog-dialog, dan tidak jarang juga terjadi konflik-konflik, … dan bahkan pertumpahan darah.

Kita akan sedikit menilik perihal Yahudi (yang menolak) dan perihal Yunani (yang mencari).
Yahudi (yang menolak) yang kita maksud tentu mereka yang secara darah telah memiliki ikatan perjanjian dengan TUHAN, mereka telah dapat menceritakan panjang lebar, paling tidak dari segi sejarah nenek moyang, sejarah bangsa, sejarah pribadi bahwa TUHAN telah begitu nyata, telah begitu jelas, telah begitu ekslusif terhadap bangsa Israel (Yahudi). Tidak lagi berupa pemikiran, ide, berdiri pada pelataran filsafat, tetapi TUHAN hadir, nyata, turut berjuang demi Israel, bahkan TUHAN rela dan mau disebut NamaNYA sebagai TUHAN ISRAEL, ALLAH ISRAEL. Peristiwa Musa, peristiwa Elia, peristiwa Saul, Daud, Salomo, Ester, Nehemia, d.l.l, semua menceritakan tentang begitu nyatanya TUHAN, kehadiranNYA nyata di bumi. Bahkan mereka sedang di dalam menunggu kehadiran TUHAN di bumi dalam sosok Mesias, mereka memanggilNYA MESIAS, Anak Daud, Imanuel, TUHAN beserta kita.

Yunani (yang mencari) dilingkupi oleh pemikiran-pemikiran, ide-ide, dunia awang-awang yang melangit. Beberapa jenis filsafat berhasil dilahirkan, diantaranya beraliran Stoa, Epikurian (dari Epikurus).
Secara nalar mereka dapat menuju TUHAN, tetapi karena berasal dari pemikiran selalu ada sesuatu yang kurang, tidak lengkap, yang dapat disebut sebagai contoh adalah lahirnya istilah “logos”. Bahwa allah hanya berupa ide, ia tidak nyata, ia jauh melampaui segala sesuatu, ia tidak bercampur baur dengan alam semesta yang nista. Tuhan tidak dapat dijangkau, kira-kira begitu kesimpulan singkat saya. Tetapi ada juga aliran yang mengumandangkan dewa-dewa (macam Zeus, Hermes, d.l.l). Artinya dari kata dewa sangat mudah mengalir menjadi bentuk dewa-dewa (meminjam kata-kata seorang penulis). Sehingga tidak jarang beberapa petinggi mereka disebut juga anak allah, anak tuhan, bahkan allah itu sendiri. Tetapi dengan kenyataan yang terjadi jatuhnya petinggi-petinggi itu pada masalah-masalah moral memicu para pemikir untuk terus mencari sosok Causa Prima,… mereka mencari, dan malah ada yang mengaku sudah menemukan, tetapi sebatas ide, karena sosok Causa Prima hanya di sana, jauh, dan tidak berbaur dengan materi.

Paulus menginjili dua jenis latar belakang, dua minat, dua wajah itu.
Dengan perlengkapan pemahaman Kitab Suci Ibrani yang mumpuni, dan tentunya dengan dasar Kristus yang kokoh, dan penugasan yang sah oleh Kristus di dalam bimbingan Roh Kudus.

DIA Yang berjanji adalah menepati dan setia (menjangkau yang menolak), dan meski terkadang IA membiarkan sesuatu menuruti segala kemauan manusia/ciptaanNYA, tetapi IA juga tidaklah jarang menampakkan DIRI/Hadirat/Eksistensi untuk dapat dijadikan patokan kebenaran, pondasi bahwa IA ADA, IA NYATA, dan IA perduli. Dan tentu untuk menjelaskan apa yang disebut dengan KASIH dan apa yang disebut, “kasihi dan doakanlah musuhmu”.

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: