Maksud tersembunyi dikala “sambil menyelam minum air”

Maret 30, 2011 pukul 8:02 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag: , , ,

Dalam mengerjakan sesuatu bisa saja kita “nyambi” dalam arti ada tujuan-tujuan yang bukan utama sekaligus dapat kita selesaikan. Dalam kerangka kebaikan bisa saja itu diaminkan untuk dilakukan.
Dalam kerangka menyangkutkan ‘kejahatan-kejahatan’ di dalamnya tentu itu yang menjadi contoh yang harus dilihat pada kehidupan beberapa tokoh di Alkitab, dan Alkitab mengatakan ujung dari segala maksud jahat yang disamarkan dalam tujuan tertentu akibatnya akan menjadi fatal.

Mari kita melihat contoh sederhana..

Tetapi raja Salomo menjawab ibunya: “Mengapa engkau meminta hanya Abisag, gadis Sunem itu, untuk Adonia? Minta jugalah untuknya kedudukan raja! Bukankah dia saudaraku yang lebih tua, dan di pihaknya ada imam Abyatar dan Yoab, anak Zeruya?”
(1 Raja-Raja 2:22)

Dalam ayat-ayat sebelumnya kita ketahui bahwa Adonia, abang Salomo dari ibu yang berbeda, meminta Abisag gadis Sunem menjadi pendampingnya (istri).
Tentu tidak ada yang salah jika kita terpaku pada makna di ayat ini. Kita harus berjuang sedikit lagi untuk mencari ada apa gerangan dengan si Abisag ini.
Di ayat sebelumnya, lebih awal lagi, kita ketahui bahwa Abisag dipilih untuk melayani Raja Daud yang sudah tua, seorang perempuan yang muda dan cantik. Kesanggupan dia melayani Raja Daud dapat sedikit membuka peluang pemikiran kepada kita bahwa Abisag ini tidak hanya seorang yang cantik tetapi juga tangkas dalam mengerjakan pekerjaan rumah tangga, dan paham tata cara di istana. Dan terlebih dia sudah diangkat menjadi istri bagi Raja Daud. Setelah kematian Raja Daud maka Abisag dianggap sebagai janda dari seorang Raja, bukan sembarang raja, melainkan Raja Daud.

Janda cantik inilah yang diinginkan Adonia….
Seorang yang ingin menikahi janda Raja, bisa dikatakan pengganti raja yang mati itu adalah juga menjadi seorang raja,… sepertinya itulah yang ada di benak Adonia, …

Kita ketahui Raja Daud semasa hidupnya mengakui bahwa Salomo adalah seorang yang bijaksana, perbincangan sesaat sebelum kematian Raja Daud dapat kita telusuri di Alkitab juga, di sana disebut bahwa memang Salomo adalah seorang bijaksana, dan oleh kemampuan inilah ia dapat membaca maksud-maksud tersembunyi dari tujuan Adonia meminta Abisag sebagai istrinya.

Maksud utamanya adalah melawan Pilihan TUHAN,… minuman air yang dapat diminum waktu menyelam air itu adalah …mengkudeta Tahta Salomo…mengambil Abisag sebagai istri,… dan seterusnya kemungkinan membasmi semua pendukung Raja Salomo….

Mata Salomo melihat semua maksud dan minuman-minuman air kala menyelam itu,…
dan akibatnya sangat fatal, Adonia mati mengenaskan…

Cerita singkat yang nyata ini telah tertinggal bagi kita, cerita yang berusia ribuan tahun ini menjadi pondasi bagi kita bahwa jika maksud kita melawan TUHAN dan di dalamnya ada minuman-minuman air untuk membenci umat ALLAH, umat pilihan ALLAH sendiri, maka kelak akibatnya akan amat sangat mengerikan.

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: