Semakin suram

Februari 9, 2011 pukul 7:24 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag: , ,

Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa dan kerajaan melawan kerajaan.
Akan terjadi gempa bumi di berbagai tempat,
dan akan ada kelaparan.
Semua itu barulah permulaan penderitaan menjelang zaman baru.
(Markus 13:8)

Jika kita memberi waktu 1 hari penuh menonton TV khusus di channel berita, maka kita bisa getir, pahit, takut, gamang menghadapi jaman ini. Pembunuhan, penjarahan, penipuan, pengurusakan, pesawat jatuh, kapal karam, perampokan, pemerkosaan, bunuh diri, demonstrasi anarkis, pemaksaan kehendak, hipokritasi golongan, d.l.l,… semua membuat getir, gamang, pahit, …suram…

Tujuan utama suatu negara tentu adalah membuat rakyatnya sejahtera, dan tujuan dunia ini adalah memang menjadi memiliki “harta”, itulah kebahagiaan dunia.
Tetapi dari berita-berita yang kita dengar, baca, saksikan, seolah hal-hal yang merongrong kebahagian itu semakin lama semakin variatif, semakin sering terjadi, dan malah semakin mendekati diri kita sendiri.

Bahkan nubuat-nubuat ALKITAB-pun mencatat hal itu, bahwa memang kehidupan ini akan semakin suram.
Jika dahulu kita masih bisa ini dan itu dengan jumlah pendapatan X, maka jika dikalikanpun pendapatan kita tetapi tidak bisa lagi memberi barang yang sama. Jelas sebab harga naik ekponiensial, sementara pendapatan biasanya linier saja.
Alkitab mengatakan kepahitan di masa mendatang itu disebabkan oleh semakin dinginnya kasih, dan semakin dinginnya kasih itu dapat dijelaskan dari semakin pentingnya Hitam di atas Putih. Orang tertentu tidak akan mau meluangkan waktu mengerjakan suatu hal jika Hitam di atas Putihnya tidak dicantumkan,…. Profesional istilah sekarang. Bayangkan jika LSM kemanusiaan harus bekerja di atas Hitam-Putih. Dan semakin jelas lagi, Rumah Sakit terkadang tidak akan mau melayani pasien yang napasnya tinggal satu sebelum ada kesanggupan orang itu untuk membiayai dirinya. Suram. Saya pernah mengalaminya, ketika saudara saya sakit parah, yang pertama dianjurkan adalah harus rawat inap, maka harus mendaftar di meja registrasi, dan di situ akan diajukan persyaratan-persyaratan,… “DP-nya 3,5 juta yah”, begitu kata pekerja administrasinya.
Semisal uang itu tidak ada apa bisa dirawat di rumah sakit?,…. nyatanya banyak yang tidak dapat masuk karena tidak dapat memberi DP…Suram.

Semakin sejahteranya suatu negara bisa berimbas kepada semakin miskinnya suatu negara yang lain. Hiruk pikuknya pasar di suatu negara tertentu akan menggiurkan bagi pasar menyalurkan produsen-produsen ke sana, dan sepinya pasar di negara tertentu akan meningkat, sebab pembeli tidak ada. Sehingga produsen akan mengalir ke negara maju, dan negara ketiga akan terus mengemis bantuan. Tetapi majunya suatu negara bukan berimbas kepada toleransi yang tinggi, malah justru sebaliknya egoisme mendunia.
Seorang penduduk kota misalnya bisa memiliki HP sampai 5 buah, yang bahkan seorang yang lain untuk membeli baju saja tidak bisa. Bukan karena 5 HP itu tidak diperlukan, tetapi keadaan membuat dia mengharuskan dia untuk memiliki 5 buah HP. Timpang.

Dan salah satu Janji TUHAN kita tentu bukan pada Lepas dari penderitaan,..
tetapi adalah menyertai kita mengalahkan penderitaan itu. Sebab penderitaan akan selalu ada, dan penderitaan adalah salah satu indikasi kedatangan YESUS yang kedua, dan penderitaan sebagai suatu indikasi bahwa kita mengerti apa itu perjuangan. Bagi yang pernah merasakan penderitaan, maka rasakanlah hidup di dalam tidak ada penderitaan kala YESUS memerintah sebagai RAJA… sebab IA telah berjanji demikian:

Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi;
tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu.”

Ia yang duduk di atas takhta itu berkata: “Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!”
Dan firman-Nya: “Tuliskanlah, karena segala perkataan ini adalah tepat dan benar.”
Firman-Nya lagi kepadaku: “Semuanya telah terjadi. Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir. Orang yang haus akan Kuberi minum dengan cuma-cuma dari mata air kehidupan.

Barangsiapa menang, ia akan memperoleh semuanya ini, dan Aku akan menjadi Allahnya dan ia akan menjadi anak-Ku.
(Wahyu 21:4-7)

Jika manusia berjuang untuk semakin sejahtara, tetapi kita percaya penderitaan adalah ujung dari segala sesuatunya, dan jika penderitaan itu semakin terlihat jelas, maka amini di dalam hati, bahwa firman TUHAN harus segera digenapi, TUHAN YESUS segera datang, Maranatha.

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: