YESUS dipakukan di salib dan mati

Februari 1, 2011 pukul 7:37 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | 2 Komentar
Tag: , , , , , ,

Peristiwa salib YESUS memang cuman sekali dalam sejarah. Tetapi makna peristiwa itu secara rohaniah bukan hanya sekali itu saja, itu terjadi secara secara terus menerus. Artinya ada peristiwa yang disimbolkan secara nyata dari peristiwa itu.

YESUS disalibkan untuk mati, tubuhNYA disalibkan. Ajaran atau makna dari peristiwa ini bagi kita adalah keinginan dari diri kita yang berlawanan dengan kemauan TUHAN, semuanya itu kita pakukan di salib, sehingga kemauan-kemauan itu mati, tersalib, dan oleh karena Kristus mati dan bangkit maka oleh jalan salib rohaniah ini kitapun akan bangkit. Itu disebutkan diselamatkan dari jalan-jalan yang bengkok, diangkat dari dosa, dibawa kepada cara yang benar.

Sehingga dikatakan jika seorang murtad itu sama dengan menyalibkan YESUS untuk kedua kalinya,… dan itu sesuatu yang tidak akan pernah terjadi.

Mengatakannya memang mudah sekali, tetapi melaksanakannya lebih dari sekedar kata keras kepala sebagai nama dari menolaknya, juga bebal, juga tidak menerima TUHAN.

Dengan mengatakan YESUS tidak pernah disalib sama dengan mengatakan bahwa legal kita mengikuti insting yang ada pada kita, legal kita mengingini wanita secara nafsu di dalam diri kita, legal kita berzinah, legal berbuat jahat, legal memiliki istri lebih dari satu, ataupun segalanya legal meski tujuannya demi kebaikan tertentu.

Contoh, membuat kekerasan demi kedamaian bisa saja terjadi. Beberapa rumah hiburan legal dibakar dan dibumi hanguskan supaya tidak akan ada lagi yang namanya rumah hiburan . Tetapi nyatanya itu bukan menyelesaikan masalah secara permanen. Itu akan menyimbulkan masalah sosial yang lain. Penyelesaian permanen adalah mengajak semua insan yang di dalam rumah hiburan itu untuk memakukan keinginan dagingnya, menyalib keinginan dagingnya,…sayangnya memang tidak semua orang mau memakukan keinginannya…jadi kita harus mengajak dengan cara lain, mengajaknya melalui apa? yaitu melalui diri kita sendiri, ketika kita memakukan diri kita, dan kita dilihat sebagai contoh yang baik, dan seterunya orang banyak akan mengikuti maka otomatis rumah hiburan tidak akan pernah ada,… tetapi rumah hiburan akan tetap ada sebagai pertanda bahwa memang tidak semua orang mau menerima berita bahwa YESUS benar-benar disalibkan untuk mati. Ada yang tidak mau mengakui YESUS disalib sebagai pondasi untuk mengatakan bahwa ia sah hidup di dalam dosa. Itu disebut pembenaran, bukan kebenaran.

Mengaku YESUS pernah datang sebagai manusia, mati di salib, dipakukan di sana, itu sama dengan mengaku bahwa diri kita telah memakukan keinginan nafsu jahat kita pada salib, dan mengikut Kristus.
Jadi mengikut Kristus bukan sekedar kata-kata, tetapi ada dampak rohaniah yang harus dipancarkan.

Dampak yang pertama dari semua pengakuan itu dan tentu perjuangan sepanjang hidup kita adalah mengaku YESUS dipaku, dengan demikian atau yang sejalan dengan itu adalah kita mengaku diri kita telah terpaku dengan segala keinginan dosa-dosanya…Menerima dan percaya YESUS artinya apa yang berlawanan dengan kehendak TUHAN di dalam diri kita, turut kita pakukan di salib.

Note:
Penulis sendiri masih terus berjuang.

2 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. @ Lae terkasih

    Menerima dan percaya YESUS artinya apa yang berlawanan dengan kehendak TUHAN di dalam diri kita, turut kita pakukan di salib.
    .
    .

    Demikianlah lae bhw perjuangan kita memang melawan roh-roh jahat di udara, melawan penguasa penguasa pemerintahan … karena memang itu semua tidak dimengerti mereka yg mata hati telah dibutakan oleh ilah dunia ini.
    Kita sebagai manusia dgn jujur mengakui untuk apa Yesus Kristus mau mati menebus dosa-dosa manusia. Untuk apa DIA katanya mau menjelma menjadi manusia. Jikalau DIA Allah apa susahnya mengampuni dosa-dosa manusia itu. Padahal jawaban sebenarnya adalah lebih sulit mempertahankan apa yg di ucapkan Allah ttg perjanjianNYA dgn manusia itu dari pada memulai menciptakan bumi dan mahluk ciptaanNYA yg baru

    • @Lae Sihotang

      tepat lae, ketika TUHAN memberikan nubuat2 kepada Nabi-nabi itu sekaligus memberi gambaran bahwa akan ada PROSES, bukan hanya sekedar kata


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: