Pasti mati, pasti binasa

Januari 26, 2011 pukul 9:33 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | 22 Komentar
Tag: ,

Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
(Yohanes 3:16)

supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa…..

kenapa pasti binasa?, karena sudah dikutuk sejak ADAM/HAWA,

Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia:
“Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas,
tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu,
janganlah kaumakan buahnya,
sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati.”
(Kejadian 2:16-17)

kalau orang tidak bisa mati, maka Anda tidak keturunan ADAM…
tetapi kalau Anda bisa mati, maka Anda keturunan ADAM..

dan karena Anda keturunan ADAM, maka Anda pasti akan binasa kekal, jika YESUS tidak datang…

YESUS sudah datang, maka silahkan mengetahui dan masuk di dalam kumpulan DIA Yang telah Bangkit dari kematian…

ALLAH kita adalah ALLAH Yang hidup bukan?…

Karena ALLAH kita hidup, maka siapapun yang tidak mengundang YANG HIDUP dalam dirinya, ia pasti mati, pasti binasa…
Sebab kita percaya hanya SATU ALLAH, ALLAH adalah satu-satunya, ESA, Tidak ada yang lain, oleh karena hanya Satu YANG HIDUP, maka yang lain pasti membawa kepada kematian…

KASIH membuat kita HIDUP…

Iklan

22 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Parhb,

    Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia:
    “Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas,
    tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu,
    janganlah kaumakan buahnya,
    sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau MATI.”
    (Kejadian 2:16-17)

    Apakah benar demikian ?
    Ular berkata kepada Hawa :

    Kej 3:4 Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: “Sekali-kali kamu tidak akan mati,
    Kej 3:5 tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat.”

    Allah berbicara kepada Yesus (rahasia di atas segala rahasia ), bahwa apa yang dikatakan ular adalah benar :

    Kej 3:22. Berfirmanlah TUHAN Allah: “Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita, tahu tentang yang baik dan yang jahat; maka sekarang jangan sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula dari buah pohon kehidupan itu dan memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-lamanya.”

    Siapa-kah yang dibohongi dalam hal ini, oknum Tuhan yang lain sebagai Kita dalam Kej 3:22, ataukah Adam/Hawa ?
    Bukankah ular menyampaikan suatu “kebenaran”, tetapi kenapa dia ikut-2an dikutuk ???

    • @Triadi

      Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia:
      “Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas,
      tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu,
      janganlah kaumakan buahnya,
      sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau MATI.”
      (Kejadian 2:16-17)

      Apakah benar demikian ?


      Benar,
      karena mati di situ dalam arti mati rohaniah…karena mati rohaniah (artinya hidup tanpa hubungan yang benar dengan TUHAN)

      Tidak,
      jika kamu mengartikannya mati jasmaniah…

      dari fakta jelas terlihat bahwa ADAM/Hawa mewariskan kematian rohani kepada semua manusia yang masih mengaku keturunan ADAM/HAWA…buktinya, Anda bisa merasakan penderitaan, d.l.l

      Ular berkata kepada Hawa :

      Kej 3:4 Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: “Sekali-kali kamu tidak akan mati,
      Kej 3:5 tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat.”

      Allah berbicara kepada Yesus (rahasia di atas segala rahasia ), bahwa apa yang dikatakan ular adalah benar :

      Kej 3:22. Berfirmanlah TUHAN Allah: “Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita, tahu tentang yang baik dan yang jahat; maka sekarang jangan sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula dari buah pohon kehidupan itu dan memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-lamanya.”

      Siapa-kah yang dibohongi dalam hal ini, oknum Tuhan yang lain sebagai Kita dalam Kej 3:22, ataukah Adam/Hawa ?
      Bukankah ular menyampaikan suatu “kebenaran”, tetapi kenapa dia ikut-2an dikutuk ???

      Iblis mengucapkan Firman/Hukum ALLAH, tetapi dipelintir…
      oleh karena itulah diperlukan ROH ALLAH, ROH KEBENARAN untuk mengerti salahnya dimana… nah karena ROH KEBENARAN tidak Anda terima sebagai TUHAN maka Anda tidak mengerti ayat2 di atas…

      Iblis sedang mengatakan bahwa Adam/Hawa tidak akan mati (jasmaniah) pada saat itu, padahal TUHAN berkata akan mati (rohaniah) pada saat itu.

      nah mati rohaniah itu akibatnya adalah kita mengetahui sesuatu itu BAIK dan BURUK tetapi kecenderungan manusia akan memilih BURUK…

      mati rohaniah itulah yang disimbolkan dengan kehancuran dari ciptaan itu, gempa, banjir, penderitaan dan lain sebagainya membuktikan bahwa Alam Semesta ini telah merusak Karya TUHAN.

      Nah kalau Anda dilahirkan oleh ibu Anda, dan ibu Anda tidak merasakan sakit, dan jika Anda tidak pernah merasakan penderitaan, maka Anda bukan keturunan ADAM/Hawa

  2. Parhb,

    Iblis mengucapkan Firman/Hukum ALLAH, tetapi dipelintir…

    Apapun motifnya, kalau seseorang mengatakan hal benar maka tetaplah dia berkata benar. Ular itu telah berkata hal yang benar, dan dibenarkan oleh Tuhan dalam Kej 3:22. Ular itu TIDAK berbohong…
    Apakah ular sedang bermaksud menyangkal pernyataan Tuhan dalam Kej 2:16~17 ? YA
    Coba pikirkan,
    Pernyataan A : akibatnya MATI
    Disangkal oleh pernyataan B : akibatnya bukan MATI, tapi akan tahu hal BAIK/JAHAT
    Bagaimana mungkin pernyataan A disangkal oleh pernyataan B, tapi dua-duanya bisa kamu anggap benar ?
    Jadi jangan bilang, bahwa ular telah berbohong kepada isteri Adam…

    nah mati rohaniah itu akibatnya adalah kita mengetahui sesuatu itu BAIK dan BURUK tetapi kecenderungan manusia akan memilih BURUK…


    Anda memang pintar,.. pintar dalam mengarang-ngarang dan memutar balikkan fakta. Coba baca sekali lagi Kej 3:22.

    Berfirmanlah TUHAN Allah: “Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita, tahu tentang yang baik dan yang jahat; maka sekarang jangan sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula dari buah pohon kehidupan itu dan memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-lamanya.”

    1. Tuhan telah mengatakan, bahwa akibat yang sebenarnya setelah makan buah adalah tahu hal yang BAIK/JAHAT, dan tidak ada kata-kata MATI dalam ayat tersebut. Kej 2 :16~17 hanya merupakan ancaman kepada Adam/Hawa yang tidak terbukti, yang terbukti adalah yang dinyatakan dalam Kej 3:22.

    2. Menurut anda definisi kematian rohani adalah = tahu hal yang jahat dan yang baik. Kalau begitu orang yang tidak tahu mana hal baik dan mana yang jahat, maka orang tersebut bisa dikatakan hidup secara rohani. Jadi maling, perampok, koruptor, pembunuh, dll … yang tidak tahu bahwa perbuatannya itu adalah jahat, bisa dikatakan mereka adalah HIDUP secara rohani…
    3. Apakah Tuhan sebegitu tidak Maha Kuasanya, sehingga Kuasa Tuhan dikalahkan hanya oleh sebatang pohon ???

    mati rohaniah itulah yang disimbolkan dengan kehancuran dari ciptaan itu, gempa, banjir, penderitaan dan lain sebagainya membuktikan bahwa Alam Semesta ini telah merusak Karya TUHAN.


    Alam semesta adalah karya Tuhan dan bukti kekuasaan Tuhan. Bencana alam adalah fenomena alam, bukti kedahsyatan Tuhan dan ciptaan-Nya.

    Nah kalau Anda dilahirkan oleh ibu Anda, dan ibu Anda tidak merasakan sakit, dan jika Anda tidak pernah merasakan penderitaan, maka Anda bukan keturunan ADAM/Hawa


    Sudah menjadi kodrat manusia untuk merasa sakit. Tapi manusia juga punya kodrat untuk senang & bahagia.
    Meskipun Yesus anda itu ada, penderitaan manusia akan tetap ada. Tapi kebahagiaan yang dirasakan manusia juga tetap ada.
    Apa hubungannya ???

    • @Triadi..

      Iblis mengucapkan Firman/Hukum ALLAH, tetapi dipelintir…

      Apapun motifnya, kalau seseorang mengatakan hal benar maka tetaplah dia berkata benar. Ular itu telah berkata hal yang benar, dan dibenarkan oleh Tuhan dalam Kej 3:22. Ular itu TIDAK berbohong…
      Apakah ular sedang bermaksud menyangkal pernyataan Tuhan dalam Kej 2:16~17 ? YA
      Coba pikirkan,
      Pernyataan A : akibatnya MATI
      Disangkal oleh pernyataan B : akibatnya bukan MATI, tapi akan tahu hal BAIK/JAHAT
      Bagaimana mungkin pernyataan A disangkal oleh pernyataan B, tapi dua-duanya bisa kamu anggap benar ?
      Jadi jangan bilang, bahwa ular telah berbohong kepada isteri Adam…

      nah mati rohaniah itu akibatnya adalah kita mengetahui sesuatu itu BAIK dan BURUK tetapi kecenderungan manusia akan memilih BURUK…

      Anda memang pintar,.. pintar dalam mengarang-ngarang dan memutar balikkan fakta. Coba baca sekali lagi Kej 3:22.

      Berfirmanlah TUHAN Allah: “Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita, tahu tentang yang baik dan yang jahat; maka sekarang jangan sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula dari buah pohon kehidupan itu dan memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-lamanya.”

      1. Tuhan telah mengatakan, bahwa akibat yang sebenarnya setelah makan buah adalah tahu hal yang BAIK/JAHAT, dan tidak ada kata-kata MATI dalam ayat tersebut. Kej 2 :16~17 hanya merupakan ancaman kepada Adam/Hawa yang tidak terbukti, yang terbukti adalah yang dinyatakan dalam Kej 3:22.

      saya paste ayatnya sekali lagi:
      Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: “Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati.”
      (Kejadian 2:16-17)

      jadi kata2 mati itu ada…
      saya akan buat kalimat paling sederhananya bagaimana Iblis memelintir, dan bagaimana Anda juga terpelintir…

      ALLAH berkata: “Jangan makan pohon pengetahuan (yang baik dan yang jahat), karena kalau kamu memakannya kamu pasti mati”…

      Iblis berkata : “Justru kamu akan sama seperti ALLAH, tahu yang baik dan yang jahat, tetapi kamu tidak akan mati”

      Iblis menggunakan perkataan ALLAH dan memotong dan memelintirnya…
      itu juga yang dilakukan oleh orang2 yang tidak percaya kepada ALLAH…memotong dan memelintir ALKITAB… dengan satu tujuan ingin memenangkan pendapatnya, sama seperti Iblis, ingin memenangkan pendapatnya…

      TUHAN tahu yang baik dan yang jahat, jelas
      Manusia tahu baik dan yang jahat, jelas (karena sudah memakan buah tadi)..

      tetapi meski manusia tahu yang baik dan yang jahat apakah manusia menderita oleh karenanya?
      tetapi meski TUHAN tahu yang baik dan yang jahat apakah TUHAN menderita oleh karenanya?

      Sekarang kamu mengetahui kebenaran ini, apakah Anda tidak menderita untuk berjuang melawannya?
      Sejak pada saat ADAM/Hawa memakan buah itu jelas mereka telah langsung merasakan derita,… salah satunya adalah mereka mulai merasakan malu,… mereka mulai lempar tanggung jawab,…
      ADAM tahu ia bersalah, tetapi meski ia tahu ia salah ia melemparkan tanggung jawab ke Hawa,… Hawa tahu ia salah, tetapi ia melempar tanggung jawab ke Ular,…. itulah pengetahuan yang baik dan yang jahat itu. TUHAN juga mengetahui yang baik dan yang jahat, tetapi IA tidak menuduh Iblis dan melempar tanggung jawab kepada manusia, kepada nabi, kepada rasul d.l.l, melainkan IA sendiri TURUN menyelesaikan masalah, NamaNYA YESUS KRISTUS, TUHAN YANG MULIA…

      2. Menurut anda definisi kematian rohani adalah = tahu hal yang jahat dan yang baik. Kalau begitu orang yang tidak tahu mana hal baik dan mana yang jahat, maka orang tersebut bisa dikatakan hidup secara rohani. Jadi maling, perampok, koruptor, pembunuh, dll … yang tidak tahu bahwa perbuatannya itu adalah jahat, bisa dikatakan mereka adalah HIDUP secara rohani…

      Anda memotong dan memelintir ucapan saya…
      Mati rohani jelas tahu yang baik dan yang jahat, tetapi manusia cenderung memilih yang jahat… contohnya sudah saya sebutkan di atas, tetapi karena Anda membawa2 koruptor maka saya jelaskan dari apa yang terlihat di Indonesia sekarang ini…
      Ada seorang koruptor ditangkap, jelas siapapun tahu mencuri itu jahat, dan lebih jelas lagi semua koruptor itu adalah memiliki agama, jadi mereka tahu kalau mencuri/korupsi pasti dosa, dan dosa pasti jahat,… nyatanya mereka korupsi juga, meski ketika mereka sudah terdakwa, mereka masih melempar tanggung jawab kepada hal lain, masih mau mencari hal-hal yang sebisa mungkin membuat mereka bebas dari dakwaan…

      Anda tahu memotong kalimat dan membawa makna lain dari kalimat sebenarnya juga jahat,… tetapi Anda juga telah memotong2 kalimat saya dan memelintirnya,…
      lalu melempar tanggung jawab dengan mengatakan saya pintar memutar-mutar kalimat,….
      perjuangan untuk menerima yang BENAR ketimbang yang Jahat itu membuat kita menderita…membuat mati…

      3. Apakah Tuhan sebegitu tidak Maha Kuasanya, sehingga Kuasa Tuhan dikalahkan hanya oleh sebatang pohon ???

      Anda lupa membaca Ayat2 sebelumnya.
      TUHAN telah memberi perintah, memberi Firman. Dan Perintah itu tidak boleh dilanggar, artinya ketundukan kepada ALLAH tidak boleh dilawan…
      nah ketidaktundukan dari manusia pertama itulah yang memberanikan mereka memakan buah itu. Jadi bukan di buahnya, dan bukan di pohonya… tetapi pada Firman/Perintah dan hati manusia…

      contohnya,…
      ALKITAB adalah sumber untuk mengenal TUHAN,
      tetapi bagaimanapun Anda membacanya, kalau tidak ada hati yang tunduk kepada TUHAN maka bacaan itu sia-sia… jadi bukan di ALKITABnya,… tetapi di dalam hatimu itu apa isinya…

      mati rohaniah itulah yang disimbolkan dengan kehancuran dari ciptaan itu, gempa, banjir, penderitaan dan lain sebagainya membuktikan bahwa Alam Semesta ini telah merusak Karya TUHAN.

      Alam semesta adalah karya Tuhan dan bukti kekuasaan Tuhan. Bencana alam adalah fenomena alam, bukti kedahsyatan Tuhan dan ciptaan-Nya.
      sekiranya ADAM/HAWA tidak mememakan buah itu, maka bencana tidak akan pernah ada,… tetapi bencana akan selalu ada sebagai pengingat bagi kamu, bagi saya, bagi siapa saja, bahwa TUHAN pernah mengutuk ciptaan, dan karena dikutuk untuk menderita (mati), maka sekaligus mengingatkan bahwa PENYELAMAT akan datang,… sekarang
      PENYELAMAT telah/sudah datang…

      Nah kalau Anda dilahirkan oleh ibu Anda, dan ibu Anda tidak merasakan sakit, dan jika Anda tidak pernah merasakan penderitaan, maka Anda bukan keturunan ADAM/Hawa

      Sudah menjadi kodrat manusia untuk merasa sakit. Tapi manusia juga punya kodrat untuk senang & bahagia.
      Meskipun Yesus anda itu ada, penderitaan manusia akan tetap ada. Tapi kebahagiaan yang dirasakan manusia juga tetap ada.
      bukan kodrat, sebab manusia diciptakan bukan untuk menderita…tetapi karena pilihanlah manusia menderita, dan karena pilihanlah maka TUHAN adil untuk menghakimi dunia…
      Anda memilih untuk menganut kepercayaan sehingga dengan pilihanmu itu Anda merasa PD, dan merasa benar… tetapi jika benar menurutmu itu ditemukan salah, apakah Anda akan menerima kesalahan? tidak bukan, Anda akan berjuang membenarkannya… dan perjuangan Anda itu bisa juga disebut penderitaan…

      Apa hubungannya ???
      kedatangan YESUS membawa Hadirat TUHAN, disebut Kerajaan ALLAH, sehingga meski manusia masih hidup di dunia yang penuh derita ini, tetapi manusia yang percaya dapat merasakan Hadirat SORGA,… sehingga meski dibunuh, digergaji, dibakar, bahkan di SALIB,.. kita tetap merasakan Hadirat TUHAN…

      • Parh,
        Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu,janganlah kaumakan buahnya,sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau MATI.”
        (Kejadian 2:16-17)


        1. Ayat ini peringatan Tuhan kepada manusia, dengan ancaman hukuman mati..
        Tapi, yang disebut ancaman belum tentu terbukti.

        Akibat yang sebenarnya setelah makan buah tersebut adalah sbb. :

        Kej 3:22.
        Berfirmanlah TUHAN Allah: “Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita, tahu tentang yang baik dan yang jahat; maka sekarang jangan sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula dari buah pohon kehidupan itu dan memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-lamanya.”

        Akibatnya yaitu : tahu tentang hal baik & buruk, dan TIDAK ADA kata-2 mati dalam ayat tsb.

        Seperti diketahui, bahwa Tuhan anda menciptakan dua pohon pada waktu penciptaan :

        Kej 2:9 : Lalu TUHAN Allah menumbuhkan berbagai-bagai pohon dari bumi, yang menarik dan yang baik untuk dimakan buahnya; dan POHON KEHIDUPAN di tengah-tengah taman itu, serta POHON PENGETAHUAN tentang yang baik dan yang jahat.

        Kalau mau konsisten dengan ayat tsb. maka ditafsirkan :
        Akibat makan pohon pengetahuan, maka manusia akan tahu hal baik/buruk ( menyamai Tuhan, tapi belum sempurna ).
        Jika dilanjutkan makan pohon yang kedua (pohon kehidupan), maka manusia tersebut akan kekal di surga atau hidup selama-lamanya seperti dinyatakan di Kej 3:22 ( sudah lengkap syaratnya untuk menyamai Tuhan, yaitu selain tahu hal BAIK/BURUK juga hidup KEKAL di surga ).
        Yang dikhawatirkan Tuhan dalam narasi tsb., yaitu : manusia ingin menyamai Tuhan di surga…

        Jadi akibatnya bukanlah mati… , itu haya merupakan ancaman supaya manusia tidak mendekati buah tsb.
        Tidak mungkin manusia yang sudah mati karena makan buah pohon I, menjadi hidup lagi selama-lamanya setelah makan pohon II.

        Apakah manusia dikutuk sebagai pendosa setelah makan buah tsb. ? Ternyata TIDAK.

        Baca :
        Kej 3:17. Lalu firman-Nya kepada manusia itu: “Karena engkau mendengarkan perkataan isterimu dan memakan dari buah pohon, yang telah Kuperintahkan kepadamu: Jangan makan dari padanya, maka terkutuklah tanah karena engkau; dengan bersusah payah engkau akan mencari rezekimu dari tanah seumur hidupmu:

        Yang dikutuk adalah tanah, bukan manusia.

        2. Dalam kitab kejadian memang ditemui beberapa inkonsistensi antara ayat satu dengan yang lain, kadang-kadang terasa menggelikan (maaf) :

        Menurut Kej 1:26~28 penciptaan manusia dilakukan pada hari keenam :
        1:26. Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.”
        1:27 Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.
        1:28 Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.”
        1:31. Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari KEENAM.

        Tetapi, kenapa Adam diciptakan setelah KETUJUH hari penciptaan selesai ? Padahal dihari keenam manusia sudah diciptakan dan disuruh untuk beranak cucu…. Why ???

        Baca :
        2:3 Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu.
        2:7 ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.

        Kalau kita baca Kejadian 1:26~28, maka manusia sengaja diciptakan di bumi untuk berkuasa dan beranak cucu, dan bukan dihukum karena berdosa…

        kedatangan YESUS membawa Hadirat TUHAN, disebut Kerajaan ALLAH, sehingga meski manusia masih hidup di dunia yang penuh derita ini, tetapi manusia yang percaya dapat merasakan Hadirat SORGA

        Di Timor-Timor, Brazil, Mexico, dll ,… masih banyak orang hidup menderita, padahal mereka percaya kepada Yesus.
        Tidak mungkin orang tidak pernah menderita dan tidak punya batu sandungan dalam hidupnya.

        Nabi Yeshua pernah menubuatkan adanya rasul palsu, dan berkata supaya tidak mendirikan rumah di atas pasir. Dikorek-korek pasir tsb, maka lama-lama bangunan akan roboh…

        (Silahkan delete komen saya yang dobel, itu hak pemilik blog )

      • @Triadi
        saya ambil lagi ayatnya ok,…

        Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu,janganlah kaumakan buahnya,sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati.”
        (Kejadian 2:16-17)

        Kejadian 3:22.
        Berfirmanlah TUHAN Allah: “Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita, tahu tentang yang baik dan yang jahat; maka sekarang jangan sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula dari buah pohon kehidupan itu dan memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-lamanya.”

        sebenarnya jawabannya sudah Anda berikan sendiri,…
        ketika ADAM/HAWA memakan pohon pengetahuan maka efek pertama adalah:
        lihat teks biru itu, yaitu mereka menjadi tahu yang baik dan yang jahat,…
        sama dengan kata TUHAN di ayat berikutnya, nah lihat saja paduan dari warna BIRU di atas…

        jadi mereka benar-benar telah menjadi tahu yang baik dan yang jahat…

        efek kedua adalah hari itu mereka pasti mati.
        karena hari itu pasti mati (ingat kata kunci hari, bukan berbicara tentang langsung mati rohaniah, tetapi hari itu benar-benar mulailah penderitaan masuk ke dalam dunia…), maka jangan sampai mereka mengulurkan tangan ke Pohon Yang satunya lagi…
        sehingga supaya mereka bebas dari mati itu mereka kemungkinan akan memakan buah dari pohon Kehidupan, dan supaya tidak begitu maka mereka diusir dari EDEN…perhatikan teks HIJAU, itu sejalan…jadi kalau Anda menderita sepanjang hidup Anda dan Anda tidak bisa mati-mati secara badaniah maka penderitaan itu akan amat sangat mengerikan bukan?…

        satu saran saya kepada Anda adalah memelajari etimologi kata “MATI” di dalam bahasa ibrani (מוּת, muth), supaya lebih mudah…jangan sampai Anda mengira itu selalu berarti mati fisik,..

        nah arti mati itu akan semakin jelas dari ayat kutipan saudara:
        Kejadian 3:17. Lalu firman-Nya kepada manusia itu: “Karena engkau mendengarkan perkataan isterimu dan memakan dari buah pohon, yang telah Kuperintahkan kepadamu: Jangan makan dari padanya, maka terkutuklah tanah karena engkau; dengan bersusah payah engkau akan mencari rezekimu dari tanah seumur hidupmu….

        lihatlah teks merah itu, menurut Anda itu kepada ADAM atau keapda tanah?,…
        lihat teks biru, tanah dikutuk karena ADAM atau karena tanah itu?
        harap diperhatikan juga, manusia adalah mahluk yang diberi kuasa atas seluruh ciptaan ya toh, so jika ADAM dikutuk untuk mencari makanan dengan susah sementara tanah tidak dikutuk, lalu bagaimana kutukan ADAM akan terjadi wong tanahnya saja masih subur2 saja,… jadi perihal itu berbicara tetang OTORITAS TUHAN dan KETELITIAN TUHAN… itu sama dengan contoh kecil, katakan seorang koruptor dihukum penjara, tetapi meski dipenjara ia masih bisa patenteng2 ke luar negeri keluar penjara, d.l.l, artinya yang pemberi hukum tidak teliti dan tidak independen, dipenjara tetapi lingkungannya tidak disediakan untuk suasana penjara… itu sederhananya

        Mengenai pembahasan penciptaan, yang menurut saudara terasa menggelikan, justru akan membuat saudara geli sendiri kepada diri Anda setelah mengerti bahwa ternyata PASAL 1 dan PASAL 2 bukan seperti yang ANda kira…

        mari saya uji saudara ok…
        coba baca sekali lagi Pasal pertama dari Kitab Kejadian…
        nah menurut Anda ayat pertama dan kedua apakah satu kesatuan dengan ayat ke tiga?

        kalau ini selesai dan beres dan Anda bisa terima maka PASAL ke dua akan selesai dan tidak membuat Anda geli nantinya…

        saya tunggu jawaban Anda dan saya tunggu saudara geli pada diri sendiri nantinya

        salam geli

  3. di delete karena sama dengan yang di atas…….

    • @Triadi

      sudah saya jawab di atas

      bila perlu komen ini akan saya delete,…
      saya tunggu persetujuan dari Anda

  4. di delete karena sama dengan yang di atas….

    • @Triadi

      sudah saya jawab di atas

      bila perlu komen ini akan saya delete,…
      saya tunggu persetujuan dari Anda ok

  5. Parhb,
    coba baca sekali lagi Pasal pertama dari Kitab Kejadian…
    nah menurut Anda ayat pertama dan kedua apakah satu kesatuan dengan ayat ke tiga?

    Coba bca sekali lagi di pasl 2:4~7:
    2:4. Demikianlah riwayat langit dan bumi pada waktu diciptakan. Ketika TUHAN Allah menjadikan bumi dan langit, —
    2:5 belum ada semak apapun di bumi, belum timbul tumbuh-tumbuhan apapun di padang, sebab TUHAN Allah belum menurunkan hujan ke bumi, dan belum ada orang untuk mengusahakan tanah itu;
    2:6 tetapi ada kabut naik ke atas dari bumi dan membasahi seluruh permukaan bumi itu–
    2:7 ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.
    2:8. Selanjutnya TUHAN Allah membuat taman di Eden, di sebelah timur; disitulah ditempatkan-Nya manusia yang dibentuk-Nya itu.
    2:9 Lalu TUHAN Allah menumbuhkan berbagai-bagai pohon dari bumi, yang menarik dan yang baik untuk dimakan buahnya;

    => Manusia dibentuk, ketika di bumi belum ada tetumbuhan.

    Dan baca lagi kronologis penciptaan dari pasal-1:1~26, disitu dinyatakan bahwa manusia diciptakan pada hari KEENAM.
    HAri PERTAMA : diciptakan bumi dan langit yang masih kosong berbentuk samudera tanpa daratan
    Hari KEDUA : telah dipisahkan air, sehingga sebagian naik ke atas cakrawala (di atas kubah langit ), dan terbentuklah daratan
    Hari KETIGA : telah diciptakan tumbuh-2an
    Hari KEEMPAT : baru diciptakan matahari, bulan , dan bintang-2
    Hari KELIMA : diciptakan hewan-2 laut dan burung
    Hari KEENAM : diciptakan hewan-2 darat dan MANUSIA .

    Bisa dilihat inkonsistensi dalam kronologis penciptaan :
    1. Menurut pas-1 manusia dibentuk terakhir kali(hari KEENAM) setelah ada air dan tumbuhan, sedangkan menurut pas-2 dibentuk sebelum ada tumbuhan dan semak apapun.
    2. Tumbuh-2 an dan segala makhluk hidup diciptakan sebelum matahari ada. Bagaimana bisa terjadi fotosintesis supaya tumbuhan bisa hidup, kalau belum ada matahari ?
    3. Disebut berulang-ulang, jadilah petang jadilah pagi di penciptaan pada hari PERTAMA. KEDUA, dn KETIGA.. padahal matahari baru diciptakan di hari KEEMPAT. Bagaimana mungkin ada pagi dan petang kalau matahari belum ada ?
    4. Matahari, bulan, dan bintang-2 diciptakan setelah bumi, setelah bumi mengandung air dan tumbuh-2an.
    ???

    maka jangan sampai mereka mengulurkan tangan ke Pohon Yang satunya lagi…
    sehingga supaya mereka bebas dari mati itu mereka kemungkinan akan memakan buah dari pohon Kehidupan, dan supaya tidak begitu maka mereka diusir dari EDEN…perhatikan teks HIJAU, itu sejalan…jadi kalau Anda menderita sepanjang hidup


    Setelah adam makan buah pohon PERTAMA tapi tetap di surga, kemudian makan buah KEDUA, maka dia tetap mati dan hidup selama-lamanya di surga.
    Tetap merasakan hadirat SURGA, meskipun rohaninya MATI. Bagaimana ini bisa terjadi ? Tentu saja tidak mungkin terjadi, karena Tuhan tidak pernah menyatakan bahwa akibat makan buah PERTAMA adalah MATI, tetapi yang terjadi adalah terbuka tabir BAIK/JAHAT.
    Coba anda percayai firman Tuhan anda (Kej 3:22), bahwa akibat makan BUAH PERTAMA adalah mengetahui hal BAIK/JAHAT. Seandainya Adam/Hawa tetap disurga, kemudian makan buah KEDUA, maka mereka akan menyamai keberadaan Tuhan, yaitu selain mengetahui hal BAIK/JAHAT juga hidup KEKAL di surga…
    Yang jelas manusia tidak pernah distempel Tuhan sebagai makluk berdosa turun temurun, tetapi hanya kan dijadikan penguasa di bumi. Untuk mencapai segala sesuatu yang diinginkan, harus berusaha…

    • @Reno (Triadi)

      supaya pembahasan kita menuju keadaan yang sebenarnya seperti maksud ALKITAB, saya hanya menyarankan kepada saudara untuk membaca
      Kejadian 1:1-2
      dan Kejadian 1:3
      apakah itu satu kesatuan atau tidak…(saya tunggu ulasan saudara)

      jika pasal awal ini telah salah baca maka seterusnya akan salah…

      cara membahas dan menyelesaikan dan menyimpulkan dari saudara itu sangat miskin dan berkesan kotor.

      perhatikan tiga ayat dari kutipan Anda dari pasal DUA:
      2:5 belum ada semak apapun di bumi, belum timbul tumbuh-tumbuhan apapun di padang, sebab TUHAN Allah belum menurunkan hujan ke bumi, dan belum ada orang untuk mengusahakan tanah itu;
      2:6 tetapi ada kabut naik ke atas dari bumi dan membasahi seluruh permukaan bumi itu–
      2:7 ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.

      nah dari kronoligis besar di pasal Pertama kita ketahui pada ayat 11-12nya:
      Berfirmanlah Allah: “Hendaklah tanah menumbuhkan tunas-tunas muda, tumbuh-tumbuhan yang berbiji, segala jenis pohon buah-buahan yang menghasilkan buah yang berbiji, supaya ada tumbuh-tumbuhan di bumi.” Dan jadilah demikian. Tanah itu menumbuhkan tunas-tunas muda, segala jenis tumbuh-tumbuhan yang berbiji dan segala jenis pohon-pohonan yang menghasilkan buah yang berbiji. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.
      dan setelahnya barulah manusia…

      nah di pasal 2 Kitab SUCI menjelaskan tentang:
      1. Detail dalam penciptaan manusia
      2. urutan bagaimana manusia itu diciptakan dari debu

      pasal pertama menceritakan bahwa TUHANlah yang menciptakan manusia (artinya TUHAN lebih mulia dari manusia, sekaligus untuk menolak iman/kepercayaan yang mendewakan raja,nabi, rasul, d.l.l)

      pasal ke dua menceritakan bagaimana debu tanah ada dan bagaimana TUHAN menggunakan debu tanah itu untuk menciptakan manusia pertama itu…

      dan sangat disayangkan Anda menyimpulkan Manusia dibentuk, ketika di bumi belum ada tetumbuhan.

      sangat disayangkan sekali, padahal sudah sangat jelas urutannya di dua pasal itu.

      nah jika sesuatu yang amat sangat jelas begini saja saudara telah salah mengartikan ALKITAB, bagaimana saya bisa menjelaskan hal-hal yang lainnya? terutama urutan penciptaan?

      mari kita bereskan dulu masalah yang satu ini, yang begitu jelas di depan mata baru kita selesaikan yang lainnya,…

      semoga Anda berani mengubah sesuatu yang salah (sebab hanya Iblis yang berani bertahan pada penderian yang salah)
      salam

  6. Comment Reno itu adalah saya, krn lupa ganti nick-name
    Tapi kalau sudah anda delete, yah tidak apa-apa…
    Yang penting saya sudah menyampaikan, dan kamu sudah membaca-nya…

    • @Triadi

      email dan nick Anda agak rancu sebenarnya bagi saya, Anda tidak perlu berlindung di balik nick dan mail begitu di hakadosh.wordpress.com

      salam

  7. Aku hanya menunjukkan kerancauan isi alkitab. Sungguh sayang, anda yang berpendidikan tinggi dan berwawasan mendunia, masih tidak mengetahui kerancauan kitab…
    Baca baek-baek..
    Ketidak konsistenan antara pasal 1 dan 2 ( bukan pasal 1+2 dan 3). Pasal 2 jelas lanjutan dari pasal 1, karena hari KETUJUH penciptaan ada di pasal-2, sedangkan pasal 1 hanya memuat sampai hari KEENAM..

    Kej :
    2:5 belum ada semak apapun di bumi, belum timbul tumbuh-tumbuhan apapun di padang, sebab TUHAN Allah belum menurunkan hujan ke bumi, dan belum ada orang untuk mengusahakan tanah itu;
    2:6 tetapi ada kabut naik ke atas dari bumi dan membasahi seluruh permukaan bumi itu–
    2:7 ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.

    dari 2:5~7 mana yang lebih dulu diciptakan tumbuhan atau manusia ???

    • @Triadi

      Aku hanya menunjukkan kerancauan isi alkitab. Sungguh sayang, anda yang berpendidikan tinggi dan berwawasan mendunia, masih tidak mengetahui kerancauan kitab…

      Saya tekankan cara pandang Anda yang bereksegesis dan menafsir yang miskin dan berkesan kotor sehingga Anda melihat Alkitab menjadi rancu, sehingga supaya saya bisa membuktikan kerancuan cara pandang Anda, saya bertanya kepada Anda, apakah kejadian 1:1-2 dan Kejadian 1:3 satu kesatuan?… kalau ini sudah jelas maka setelahnya akan menjadi jelas, tetapi kalau yang satu ini tidak jelas maka seterusnya kemungkinan besar akan kacau…

      saya tunggu jawaban Anda pada 3 ayat itu…

      Baca baek-baek..
      Ketidak konsistenan antara pasal 1 dan 2 ( bukan pasal 1+2 dan 3). Pasal 2 jelas lanjutan dari pasal 1, karena hari KETUJUH penciptaan ada di pasal-2, sedangkan pasal 1 hanya memuat sampai hari KEENAM..

      Kej :
      2:5 belum ada semak apapun di bumi, belum timbul tumbuh-tumbuhan apapun di padang, sebab TUHAN Allah belum menurunkan hujan ke bumi, dan belum ada orang untuk mengusahakan tanah itu;
      2:6 tetapi ada kabut naik ke atas dari bumi dan membasahi seluruh permukaan bumi itu–
      2:7 ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.

      dari 2:5~7 mana yang lebih dulu diciptakan tumbuhan atau manusia ???

      Harap diperhatikan point besar berikut:

      a. Pasal Pertama Kitab Kejadian menjelaskan tentang garis besar tentang penciptaan bumi langit dan segala isinya, sekaligus sebagai jawaban kepada agama pagan bahwa bumi, matahari, binatang, pohon, laut, ikan dan manusia, d.l.s, yang umumnya disembah melebihi TUHAN YANG layak disembah sebenarnya adalah ciptaan dari TUHAN, sehingga mereka (bumi, bulan, matahari, manusia, hewan, ikan, d.l.s) tidak layak disembah sebagai Tuhan…

      b. Pasal Kedua menceritakan tentang detail pada penciptaan manusia, yang artinya manusia memiliki kekhususan dibanding segala ciptaan lain…artinya meski semua diciptakan TUHAN tetapi manusia memiliki perbedaan, manusia dikhususkan untuk mengusahakan semua ciptaan lainnya…(itu sama juga dengan TUHAN memilih, mengkhususkan Israel dari setiap manusia,.. d.s.t)

      c. Pertanyaan siapa yang lebih dahulu tumbuhan/pohon/semak dibanding manusia

      begini:
      Pada Kejadian 1:11-12 dikatakan Tumbuhan diciptakan
      Pada Kejadian 1:26-30 dikatakan Manusia diciptakan

      Artinya manusia diciptakan setelah pohon/tumbuhan..

      lalu maksud Kejadian 2:5-7 (saya tambahkan ayat 9 supaya semakin jelas konteksnya), yaitu:
      1. Bumi diciptakan luas (ini harus diingat secara mendasar)
      2. Manusia hanya 2 jiwa (ini harus diingat secara mendasar)
      3. Tuhan membuat Taman Eden untuk manusia (ini harus diingat secara mendasar)

      A. Oleh 1 dan 2 maka akan banyak pohon berbiji yang akan menjatuhkan biji/buahnya/benihnya
      B. Oleh Kejadian 2:5-7 kita ketahui bahwa:

      B.1. Ciptaan dibuat sudah dalam keadaan “dewasa”
      B.2. Karena sudah dewasa maka kemungkinan buah/biji/benih akan jatuh tanpa bisa hidup lagi
      B.3. Buah/biji/benih yang jatuh itu belum bisa menjadi tumbuhan baru (semua tumbuhan belum berkembang biak)
      B.4. ALKITAB menuliskan sirkulasi lingkungan hidup dengan benar, bahwa buah/biji/benih yang tumbuh alami dari buah/biji/benih yang jatuh ke tanah membutuhkan makanan (salah satunya butuh hujan) untuk dapat tumbuh.
      B.5. TUHAN berinisiatif menciptakan manusia
      B.6. Dari semua tanah dan tumbuhan yang diciptakan TUHAN memilih tumbuhan-tumbuhan yang berbuah dengan cara menumbuhkan buah/biji/benih yang telah berjatuhan itu, karena tadinya buah/biji itu hanya terbuang begitu saja, belum bisa tumbuh karena belum ada manusia yang mengusahakan dan belum ada hujan (sumber makanan)
      b.7. dari semua pohon berbuah yang diciptakan hanya sebagian (yang bisa dimakan) yang ditumbuhkan TUHAN…

      jadi Tumbuhan/pohon sudah diciptakan lebih dahulu, tetapi “generasi” ke dua dari tumbuhan/pohon yang diciptakan itu belum ada karena belum ada manusia dan hujan serta belum ada buah/biji/benih yang bisa tumbuh kembali, sehingga TUHAN menumbuhkan biji/buah/benih yang seharusnya mati itu untuk dapat dimakan/diusahakan oleh manusia ADAM/HAWA, tetapi tidak semua bumi mereka usahakan/kerjakan melainkan TUHAN pilih dari semua tumbuhan yang pernah diciptakan itu di sebuah daerah yang ditumbuhkan TUHAN dari benih2 hasil ciptaan yaitu di EDEN.

      selamat menerima penjelasan…

      • Parh,
        Saya tekankan cara pandang Anda yang bereksegesis dan menafsir yang miskin dan berkesan kotor sehingga Anda melihat Alkitab menjadi rancu..

        Terserah anda menilai, saya hanya mengajak berpikir rasional, apa adanya isi kitab…

        jadi Tumbuhan/pohon sudah diciptakan lebih dahulu, tetapi “generasi” ke dua dari tumbuhan/pohon yang diciptakan itu belum ada karena belum ada manusia dan hujan serta belum ada buah/biji/benih yang bisa tumbuh kembali, sehingga TUHAN menumbuhkan biji/buah/benih yang seharusnya mati itu untuk dapat dimakan/diusahakan oleh manusia ADAM/HAWA, tetapi tidak semua bumi mereka… bla..bla


        Adam diciptakan dihari keberapa lae ? KEENAM
        Tumbuhan-2 diciptakan pada hari keberapa ? KETIGA
        Dalam jangka waktu tiga hari (6-3=3)… sebegitu cepatkah tumbuh-2an (yang anda bilang tumbuh-2an generasi pertama) diseluruh permukaan bumi bertunas, tumbuh, lalu tiba tiba musnah/mati suri menunggu hujan datang, hanya dalam 3 hari ???
        Saya menanam pohon rambutan dari tunas, sudah 2 tahun tingginya baru 2 meter lae, alih-alih sudah berbuah…

      • @Triadi

        Saya tekankan cara pandang Anda yang bereksegesis dan menafsir yang miskin dan berkesan kotor sehingga Anda melihat Alkitab menjadi rancu..

        Terserah anda menilai, saya hanya mengajak berpikir rasional, apa adanya isi kitab…
        nah jika cara pandang Alkitab itu Anda ikuti sebenarnya Anda dapat mengerti dengan jelas bahwa TUMBUHAN diciptakan baru MANUSIA…, sekarang jika berakta rasional, apakah menerima DATA atau menolak DATA?, yang saya lihat Anda menolak DATA…

        jadi Tumbuhan/pohon sudah diciptakan lebih dahulu, tetapi “generasi” ke dua dari tumbuhan/pohon yang diciptakan itu belum ada karena belum ada manusia dan hujan serta belum ada buah/biji/benih yang bisa tumbuh kembali, sehingga TUHAN menumbuhkan biji/buah/benih yang seharusnya mati itu untuk dapat dimakan/diusahakan oleh manusia ADAM/HAWA, tetapi tidak semua bumi mereka… bla..bla

        Adam diciptakan dihari keberapa lae ? KEENAM
        Tumbuhan-2 diciptakan pada hari keberapa ? KETIGA
        Dalam jangka waktu tiga hari (6-3=3)…
        saya potong di sini,….
        dari penjelasan saudara, sudah terjawab bahwa TUMBUHAN diciptakan lebih dulu dari manusia…. apa perlu ditanya lagi?

        sebegitu cepatkah tumbuh-2an (yang anda bilang tumbuh-2an generasi pertama) diseluruh permukaan bumi bertunas, tumbuh, lalu tiba tiba musnah/mati suri menunggu hujan datang, hanya dalam 3 hari ???
        sudah saya ulas di atas, penekanan lain yang harus Anda capai adalah:
        1. Ada pekerjaan mukjijat pada saat penciptaan, jadi manusia tentu tidak akan dapat menentukan rumus mekanis dari sebuah mukjijat bukan?,… (bandingkan dengan ketika YESUS membuat air menjadi anggur,… itu ibarat penciptaan, rumus mekanis dari air menjadi anggur bisa dalam jangka milyaran tahun, tetapi nyatanya YESUS melakukan hanya dengan berkata2,…

        2. Ayat kutipan Anda sudah dikatakan bahwa TUHAN menumbuhkan sendiri buah/biji/benih yang berjatuhan itu menjadi tumbuhan yang berbuah/berbiji untuk dapat dimakan dan tumbuhan2 lain yang bisa diusahakan manusia untuk dapat melangsungkan hidup….

        3. bagaimana bisa tumbuhan itu langsung ada biji/buah/benih yang berjatuhan? yang paling RASIONAL sudah saya sebutkan, bahwa ciptaan lainnya lebih dulu disiapkan untuk ciptaan paling penting yaitu MANUSIA. Nah jika buah yang tidak dewasa diciptakan TUHAN sementara beberapa hari lagi MANUSIA akan diciptakan dan manusia butuh makanan, maka TUHAN dapat dikatakan lalai dan tidak teliti, tetapi karena TUHAN tidak lalai dan sangat teliti, maka TUHAN menciptakan TUMBUHAN yang sudah siap untuk dipanen alias DEWASA, dan seperti ulasan saya di atas, karena BUMI luas dan POHON berbuah BANYAK sedang manusia hanya 2 orang, maka akan banyak dari buah/biji/benih pohon itu yang jatuh dan tidak terpakai…

        Saya menanam pohon rambutan dari tunas, sudah 2 tahun tingginya baru 2 meter lae, alih-alih sudah berbuah…
        mungkin allah Anda tidak teliti sehingga harus menciptakan pohon yang menunggu bertahuan2 berbuah sehingga ADAM/HAWA harus berpuasa sampai bertahun2, tetapi TUHAN ALKITAB sangat teliti, sehingga IA ciptakan pohon berbuah dengan keadaan matang dan dewasa, sehingga ketika MANUSIA diciptakan mereka tinggal makan….. TELITI dan MENGERTI ciptaanNYA, itulah TUHAN di dalam Nama YESUS KRISTUS…

        satu hal yang perlu Anda bayangkan,
        MANUSIA diciptakan lebih dahulu dari EDEN…
        ketika TUHAN menciptakan manusia, maka TUHAN selanjutnya membuat TAMAN EDEN, TUHAN menumbuhkan pohon2 berbuah, dan sebagainya di taman itu secara AJAIB, dan saya yakin ADAM/HAWA menyaksikan semua keajaiban itu, bagaimana biji di tanah tiba2 tumbuh dan menjadi dewasa dan matang, bagaimana tanah tiba2 mengeluarkan rumput-rumput di padang untuk makanan ternak, d.l.l,… dan karena ADAM/HAWA meliaht pekerjaan AJAIB itu maka sangat tidak masuk akal sebenarnya mereka TIDAK SETIA kepada TUHAN, tetapi nyatanya MEREKA berani tidak setia…
        kalau ANda sudah tau sobat Anda setia, maka betapa sakitnya hatinya jika Anda mengkhianati persahabatan itu bukan?,… dan karena contoh seperti inilah kita dapat mengerti bagaimana KEKUDUSAN sangat penting, dan karena TUHAN ADALAH ESA, maka pandanglah KUDUSnya TUHAN atas dosa dan pelanggaran ADAM/HAWA

        salam
        Note:
        saya masih denga sabar menunggu saudara menjawab pertanyaan saya;
        apakah Kejadian 1:1-2 dan Kejadian 1:3 adalah satu kesatuan…

  8. Parhb,
    Kalau segala sesuatu didasarkan “mu-ji-zat” ya susdah, karena tidak bisa dibuktikan kecuali mengalami mujizat itu sendiri.
    Termasuk bagi penciptaan langit dan bumi hanya dalam ENAM hari, adalah mungkin karena mujizat tetapi akan menjadi bahan tertawaan bagi scientist..

    apakah Kejadian 1:1-2 dan Kejadian 1:3 adalah satu kesatuan ?
    Saya tahu akan kemanakah arah ulasan anda, demi pembenaran (bukan kebenaran) keyakinan anda selama ini..
    Saya kira anda cukup berpengetahuan ilmiah untuk menilai kronologis penciptaan alam semesta ( Kej 1:1~31, 2:1~4) apakah masuk akal ? Cukup dijawab dalam hati kecil anda, dan tidak perlu menang-2an atau pintar-2an dengan debat tiada akhir…

    • @triadi;

      Kalau segala sesuatu didasarkan “mu-ji-zat” ya susdah, karena tidak bisa dibuktikan kecuali mengalami mujizat itu sendiri.
      Termasuk bagi penciptaan langit dan bumi hanya dalam ENAM hari, adalah mungkin karena mujizat tetapi akan menjadi bahan tertawaan bagi scientist..

      ketika TUHAN menciptakan alam semesta 6 hari, itu juga sudah seharusnya dipandang mukjizat, pertanyaannya adalah apakah Anda percaya TUHAN? Kalau Anda percaya TUHAN berarti Anda harus sekaligus mengenal bahwa TUHAN adalah Rajanya Mukjizat.

      Sekarang tugas saudara adalah dengan mengkalibrasi pemikiran bahwa penciptaan tidak ada mukjizat,… sebaliknya penciptaan adalah mukjizat pertama, dan ADAM/HAWA menjadi saksi pertama mukjizat (khususnya pada saat pembentukan taman EDEN)…

      apakah Kejadian 1:1-2 dan Kejadian 1:3 adalah satu kesatuan ?
      Saya tahu akan kemanakah arah ulasan anda, demi pembenaran (bukan kebenaran) keyakinan anda selama ini..
      Saya kira anda cukup berpengetahuan ilmiah untuk menilai kronologis penciptaan alam semesta ( Kej 1:1~31, 2:1~4) apakah masuk akal ? Cukup dijawab dalam hati kecil anda, dan tidak perlu menang-2an atau pintar-2an dengan debat tiada akhir…

      Justru semakin lama saudara tidak menjawab dan berlindung pada bayang2 retorika maka akan semakin jauh Anda dari kebenaran…

      jika ditanya masuk akal apa tidak, tentu kelas seseorang menerima sesuatu itu berbeda, bagi anak SD Integral tidak masuk akal, bahkan untuk SMA yang sudah belajar Integral jika diperkenalkan INTEGRAL dimensi tiga juga dianggap di luar akal,…

      nah sekarang pertanyaan adalah apakah melulu harus masuk akal yang disebut TUHAN?,…
      Otaknya Einstein bisa kita bilang tidak masuk akal, karena kita tidak menyukai Fisika Quantum, tetapi ketidakmasukanakal kita itu tidak serta merta membuktikan bahwa pemikiran Einstein itu tidak ada…

      YESUS pernah lahir dari kandung Maria, tidak berayah, itu disebut mukjizat, nah jika mengingat manusia yang telah mungkin ada sebanyak 4 miyard pasang sejak dahulu kala, maka keberadaan YESUS menjadi tidak masuk akal, sebab hanya DIA yang lahir dari seorang perawan…

      jika Anda seorang Muslim tidak mempercayai peristiwa itu, maka sekarang tanyalah diri Anda sendiri, Anda mau disebut seorang yang masuk akal, atau seorang yang beriman kepada allah Anda?.. tinggal pilih…

      Mempercayai TUHAN didalam YESUS KRISTUS memang akan sering mengalami hal-hal yang tidak masuk akal, orang Kristen menyebutnya mukjizat… sebab kami yakin dan percaya begitu banyak mukjizat yang telah kami dan akan selalu kami alami…

      salam

  9. Agak bingung bacanya karna susah membedakan mana yg quote dan mana yang tanggapan…

    • @Feel

      biasanya yang quote saya bedakan fontnya, yang Bold atau yang tidak Bold..

      dan maaf atas kekacauan ini…

      salam


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: