Ular berbisa dalam pipa air

Januari 17, 2011 pukul 7:49 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | 2 Komentar
Tag: ,

Setelah dikejar-kejar, seekor ular masuk ke sebuah pipa air tua yang kira-kira pas ditubuhnya, ia menelusuri pipa air itu sampai ia bisa merasakan ada nuansa aman dari kejaran. Ia menuju ujung dari pipa itu,…. hmmmm nyatanya pemburu sedang akan memenggal kepalanya diujung pipa air itu.

Kewajiban-kewajiban sering kita temui di dalam peraturan-peraturan. Peraturan-peraturan mana lagi yang tidak memberi efek “rohani” kalau bukan peraturan-peraturan keagamaan? ya toh.

Ketika Yesus akan menuju suatu tempat pada masa pelayanNYA dengan murid-murid, IA berkata demikian:
Yesus berkata kepada mereka: “Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap ragi orang Farisi dan Saduki.”
(Matius 16:6)

Ada hal yang membuat betapa mereka diberi warning tentang orang Farisi dan Saduki.
Salah satu yang paling berbahaya adalah mereka ini terkadang lebih mengutamakan kewajiban-kewajiban agama, ketimbang memaknai dari makna terdalam di dalamnya. Seperti kata “bekerja” pada sabat. Mereka memelihara sabat sampai titik koma (istilah untuk menyatakan kesempurnaan dan kelengkapan), tetapi makna sabat sebagai “ucapan” syukur dari TUHAN atas lepasnya mereka dari Mesir, dan Janji yang menyertai kala di gurun, itu entah kemana bisa hilang, raib. Bahkan mereka sendiri telah “bekerja” pada sabat.

Yesus menekankan bukan perkara kita melakukan kewajiban-kewajiban, tetapi perkara hati kita dimana, apakah hubungan kita baik dengan TUHAN? Perkara ini dapat dengan jelas kita lihat ketika YESUS menunggangbalikkan “Bait Suci” di Yerusalem. Bagaimana tidak, kedengarannya akan indah. Perhatikan percakapan berikut:

Benyamin : “Hey Simon kamu mau kemana”.
Simon : “Saya mau ke Bait Suci”

mendengar percakapan singkat ini orang akan mengira mereka akan melakukan penyembahan, sebagai syukur bagaimana Israel akhirnya bisa sampai di Kanaan, Tanah Perjanjian kepada Abraham nenek moyang mereka, tahunya mereka ke Bait Suci adalah untuk berjualan,… ya mereka menjual ternak, hasil panen dan lain-lain di Bait Suci… di sekitar Bait Suci dipenuhi orang-orang yang tidak lagi memuliakan TUHAN.

Hal-hal seperti ini saya sebut “seperti ular menelusuri pipa air”. Merasa dirinya aman, pas di tubuh, di raga,.. tetapi itu membawa kepada kebinasaan.

ALLAH memanggil melalui ROH KUDUS,… bagaimana kita, hati kita?..
Itu sangat berharga, ketimbang kewajiban-kewajiban agamawi…
Sebab kita telah berkata: “TUHAN adalah ALLAHku”…

2 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Blognya Bagus dan Postingannya menarik. Salam Sukses Selalu dan Semoga Tambah Jaya, http://indopipa.com/brosur/

    • @cn ivdn

      terimakasih dan salam


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: