Nabi Habakuk

Januari 13, 2011 pukul 5:08 pm | Ditulis dalam Apologet | Tinggalkan komentar
Tag: ,

Post ini untuk melanjutkan post sebelumnya, Nabi-Nabi pada Perjanjian Lama.

Habakuk, dari kata Ibrani yang secara sederhana dapat diartikan “dia yang dirangkul”. Bahasa Ibrani memang bahasa logikal, sehingga dari kata ini dapat diartikan sebagai “Disayang”, karena logikanya tidak semua orang dapat dirangkul oleh orang tertentu.

Sangat sulit untuk menelusuri siapa Habakuk yang sebenarnya, bukan karena tidak tertulis di Alkitab, melainkan karena nama Habakuk beberapa kali diucapkan, cuman tidak jelas Habakuk yang mana yang menuliskan kitab ini.
Beberapa petunjuk itu menjelaskan bahwa Habakuk kira-kira hidup disekitar jaman Raja Yoyakim, sekitar abad 6 SM.

Kita tidak bisa terlalu banyak bercerita tentang kepribadian Nabi Habakuk, sedemikian juga nabi-nabi yang lain, karena memang pribadi mereka menjadi tidak perlu ditekankan karena nabi memiliki tugas mengemban meneruskan maksud TUHAN. Jadi TUHAN menjadi point utama.

Nah bicara tentang maksud TUHAN, maka melalui Nabi Hababkuk salah satu point yang disampaikan adalah: “Bahwa TUHAN akan menghukum orang Israel melalui orang Babel (mungkin dari Kasdim)”.
Bicara mengenai manusia biasa ini agak bertentangan, begini penjelasannya.
Bangsa Israel adalah bangsa yang dipilih oleh TUHAN langsung, artinya mereka telah mengenal hukum dan tata cara hidup, ibadah yang diatur oleh TUHAN, sementara orang Babel pada masa yang sama masih menyembah batu, berhala, mungkin juga setan-setan, jelas hukum, tata cara dan ibadah mereka juga bisa dicerminkan oleh segi ilah mereka. Orang inilah yang disuruh oleh TUHAN untuk “menghanguskan” Israel, untuk membuang mereka ke seluruh penjuru dunia.

Mungkin kita bisa membuat list beberapa suku yang dianggap terbelakang, ini sebagai contoh saja untuk mempermudah pemahaman kita. Nah dalam konteks kita di sini, suku terbelakang ini dipilih untuk menghakimi orang-orang yang merasa dirinya sudah maju.

Faktor yang melandasi kejadian ini adalah karena Bangsa Israel telah menjauh dari TUHAN. Bangsa ini pernah berjanji untuk taat di Sinai, ternyata perjanjian itu mereka lawan, dan salah satu konsekuensi janji itu adalah mereka akan dikutuk penggan berkat yang seharusnya mereka miliki. Dan sikap yang utama adalah bahwa TUHAN berotoritas atas segala sesuatu, IA INDEPENDEN, IA tidak membutuhkan pemikiran manusia untuk membuat suatu rancangan apapun.

Tidak terbersit dipikiran bahwa yang dipakai TUHAN untuk menghancurkan Israel adalah bangsa yang tidak mengenal TUHAN sama sekali.
Perasaan dikala seperti ini tentu jauh dari rasa “disayang”,… bukan dirangkul, melainkan dihempaskan…

Tetapi melihat semua penghancuran yang dialami Israel, doa Nabi Habakuk menorehkan satu tinta cemerlang yang sangat harum,…

berikut kutipannya:

Sekalipun pohon ara tidak berbunga,
pohon anggur tidak berbuah,
hasil pohon zaitun mengecewakan,
sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan,
kambing domba terhalau dari kurungan,
dan tidak ada lembu sapi dalam kandang,
namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN,
beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku.

ALLAH Tuhanku itu kekuatanku:
Ia membuat kakiku seperti kaki rusa,
Ia membiarkan aku berjejak di bukit-bukitku.
(Untuk pemimpin biduan. Dengan permainan kecapi).
(Habakuk 3:17-19)

Allah yang menyelamatkan kita, itu bicara mengenal “rangkulan” dari TUHAN,… IA merangkul kita sehingga terluput dari kebinasaan kekal. Ia merangkul oleh karena kasihNYA, sebab IA adalah ALLAH YANG MAHA KUASA.

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: