Karena kutuk itu melekat

Januari 6, 2011 pukul 10:31 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | 2 Komentar
Tag:

TUHAN adalah ADIL dan SUCI, serta semua Nama yang melekat pada TUHAN…
Sehingga ketika manusia berdosa, ada kutuk yang mengikuti, konsekuensi logis bagi kita.
Sedemikian juga ketika kita menerima anugerah, maka ada konsekuensi yang mengikuti.
Janji dari TUHAN memang tidak bersyarat, maka kita menyebutnya anugerah, tetapi bicara tentang kesetiaan, Janji itu perlu dijaga, dan cara kita menjaga, dan bagaimana kita menjaga selalu menentukan hidup kita, maka ada Kutuk dan Berkat yang menyertai setiap anugerah dari TUHAN.

Contohnya, yang paling nyata bagi kita adalah Janji kepada Adam.
Ia diberi anugerah mengusahakan seluruh ciptaan, tetapi ketika Adam melawan TUHAN, maka kutuk melekat padanya. Dan kutuk itu menjalar bagaikan penyakit kanker yang mematikan, sebab tidak menunggu lama, anaknya, Kain, telah menjadi seorang pembunuh berdarah dingin. Dan setelah menunggu 7 generasi berikut telah ada orang yang membuat peraturannya sendiri mengenai berkat dan kutuk, ia telah berani menyamai Yang Maha Tinggi.

Jika suatu bangsa dipimpin oleh pemerintah yang korup, maka ada keadaan tertentu yang memaksa seluruh rakyat juga akan korup. Jika tidak ada “budaya” menyelibkan amplop waktu penerimaan PNS maka generasi-generasi berikutnya dari PNS-PNS itu tentu tidak akan mau menerima amplop-amplop siluman. Nyatanya NKRI dibumbui oleh racun korupsi.
Itulah yang terjadi di dunia yang telah terkutuk ini.

Dan…..

karena terkutuk maka yang ada adalah penderitaan semata,
penderitaan karena manusia ada kecenderungan bertahan pada kondisinya yang enak sejenak, mudah sementara, ketimbang hidup benar. Hidup benar bisa tidak diterima di lingkungan kita. Mengatakan apa yang adanya biasanya tidak disukai dilingkungan kekuasaan pemerintahan.

Oleh karena itu,…
TUHAN berjanji….”Meski penderitaan dan penolakan terjadi, tetapi TUHAN akan selalu menyertai”.

Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.
(Matius 28:19-20)

Karena kutuk melekat pada dunia, maka kita harus melepaskan diri dari kutuk itu.
Sekarang kita masih hidup di dunia yang penuh kutuk, maka otomatis ada tangis dan penderitaan,…
tetapi meski ada tangis dan penderitaan TUHAN berjanji akan selalu menyertai…
Israel sang budak contohnya, disertai TUHAN sampai akhirnya mereka lepas dari Mesir…
Paulus sang penginjil meski ia sangat menderita, tetapi penyertaan TUHAN nyata pada setiap pekerjaannya…
Rasul Yohanes sang rasul meski ia dibuang, TUHAN beserta dia…

meski banyak Kristen yang mati mengenaskan akibat hukuman dari orang-orang yang terkutuk, tetapi TUHAN menghibur dan beserta mereka, sebab Hadirat TUHAN adalah lebih utama dari pada dunia yang akan binasa ini…

2 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Spt ada tertulis KUDUS KUDUSlah TUHAN.
    Krn ke kudusan Allah maka Dia harus berinisiatif membawa manusia yg tidak kudus itu kpd diriNya sendiri dgn mengutus Yesus Kristus PutraNYa sbg Korban yg Kudus utk menebus dosa manusia.
    Sayangnya pada sebagian orang yg tidak percaya , maka itu dikatakan hanyalah ajaran yg berasal dari orang-2 GILA .
    Terpujilah Engkau Ya Allah Bapa kami yg di Surga karena itu Engkau nyatakan itu hanya bagi setiap orang yg telah Kau pilih sendiri dan dgn tulus menaruh harapan dan percaya kpdMU saja . Amen Haleluya

    • @Lae Sihotang

      Haleluya dan Amen


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: