Itu nyata adanya

Desember 10, 2010 pukul 8:37 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag: , , , ,

Untuk pemimpin biduan.
Dari hamba TUHAN, yakni Daud yang menyampaikan perkataan nyanyian ini kepada TUHAN, pada waktu TUHAN telah melepaskan dia dari cengkeraman semua musuhnya dan dari tangan Saul.
Ia berkata: “Aku mengasihi Engkau, ya TUHAN, kekuatanku!
Ya TUHAN, bukit batuku, kubu pertahananku dan penyelamatku, Allahku, gunung batuku, tempat aku berlindung, perisaiku, tanduk keselamatanku, kota bentengku!
(Mazmur 18:1-2)

Raja Daud memanggil TUHAN sebagai Bukit Batu (Kubu Pertahanan), Penyelamat, Allahnya, Gunung Batu (Tempat Berlindung), Perisai, Tanduk Keselamatan, Kota Benteng (capslok saya tambahkan sebagai penekanan personal saya)…
Semua nama itu ia ucapkan setelah ia mengucapkan syukurnya, melaluai perenungan atas apa yang ia peroleh dari selamatnya dia dari kepungan Raja Saul….

Dua raja ini sama-sama adalah raja yang diurapi oleh TUHAN. Artinya berasal dari TUHAN yang sama.
Ini sebagai pertanda bagi kita bagaimana memaknai manusia secara universal, jika kita mengaku percaya TUHAN maka kita harus memaknai bahwa semua berasal dari Yang Satu…

Tetapi reaksi diantara keduanya terhadap keputusan TUHAN, reaksi cara memecahkan masalah itulah yang membedakan…. TUHAN tidak membuat kita manusia-manusia yang cengeng dan bayi yang meminum minuman susu dan makan makanan yang lembek terus, IA mau dan berkenan untuk mendewasakan kita…
Dan untuk membuat patung terindah biasanya banyak sisa-sisa dari batu yang harus dihilangkan,… tanah harus ditunggangbalikkan untuk mendapat hasil yang terbaik,… masakan harus diiris-iris… bahkan kita harus memakan pil pahit demi kesembuhan… itulah yang membuktikan kepada kita bahwa memang penderitaan itu nyata, amat sangat nyata…

Bicara penderitaan, beberapa orang menyebutnya cobaan atau pencobaan, maka ada saat-saat tertentu kita merasakan keputusasaan, kesia-siaan, diamnya TUHAN melekat pada perasaan tak berujungnya derita….
Mungkin sekarang kita masih sedang di dalamnya,… dan mungkin ada yang sudah geram tak ketulungan…

Menyerah?
Jika menyerah maka semakin nyata deritamu itu berkepanjangan,… itulah Raja Saul…. dan malah akan ada upaya untuk menyalahkan orang lain, mencari kambing hitam, agama anu ini dan itu,… kelompok anu ini dan itu…. Raja Saul,… yang haus kesejukan…

Jika terus berjuang, Raja Daud membuktikan bahwa memang TUHAN menolong,… dan pertolongan itu juga nyata… senyata penderitaan yang kita lihat dan rasakan…

Tertarik membuktikan bahwa Raja Daud benar?
Tertarik membuktikan bahwa Kitab Suci tidak sia-sia dituliskan?
Coba saja menyelami penderitaan hidup ini bersama DIA Yang berkenan menolong…

Jika terbukti bahwa Anda seperti Raja Saul atau hebatnya seperti Raja Daud, … maka segala sesuatu sudah dekat pada waktunya…

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: