Ada yang lain dari sekedar pertentangan

Desember 1, 2010 pukul 7:55 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag: , ,

Tetapi tetangga-tetangganya dan mereka, yang dahulu mengenalnya sebagai pengemis, berkata: “Bukankah dia ini, yang selalu mengemis?”
Ada yang berkata: “Benar, dialah ini.”
Ada pula yang berkata: “Bukan, tetapi ia serupa dengan dia.”
Orang itu sendiri berkata: “Benar, akulah itu.”
Kata mereka kepadanya: “Bagaimana matamu menjadi melek?”
(Yohanes 9:8-10)

Topik Yohanes 9 ini menjadi beruntun…sangat menarik.
Yesus menyembuhkan si buta. Si buta yang bukan sembarangan, ia telah buta sejak lahirnya.
Jelas waktu itu adalah hari Sabat, jadi banyak orang Yahudi sedang melakukan kegiatan ibadah. Dan pasti sangat ramai dengan pemuka-pemuka agama, karena merekalah yang memimpin ibadah.
Sehingga pemuka-pemuka ini sangat penasaran…

Dua kubu sekarang telah terbentuk…

Satu:
Mereka berkata, bahwa memang benar si buta pengemis itulah yang sudah dapat melihat sekarang.
Jika dapat kita timbang-timbang, maka kemungkinan orang-orang ini adalah orang-orang yang murah hati, yang paling tidak sering memperhatikan si pengemis tadi. Mungkin mereka sesekali pernah memberikan sekeping dua keping uang receh kepada dia, sehingga mereka mengenalnya.

Dua:
Mereka ini berkata, bukan, itu pasti seseorang yang serupa dengan dia. Ini jelas kontra dengan yang pertama tadi. Mungkin saja mereka-mereka ini tidak pernah perduli dengan lingkungan sekitarnya, sehingga tidak pernah mengenali orang-orang yang bersiliweran di sana sini. Ibarat rombongan pejabat pada jam tertentu di Jakarta, mereka dikawal dengan ketat dan jalanan ‘dilowongkan’ khusus buat mereka, sehingga mereka tidak lagi perduli dengan orang yang hiruk pikuk menanti giliran…. mereka kemungkinan akan berkata: “Mana ada macet… lancar koq?”, sangat masuk akal sehingga masalah macet tidak pernah kelar…. Itu hanya contoh… tetapi bisa jadi kenyataannya begitu.

Si Buta sendiri telah mengaku bahwa memang benar, dia adalah si buta, pengemis yang dulu berkeliling-keliling demi se koin dua koin, menunggu iba dari mereka yang lewat…sekarang dia telah disembuhkan oleh YESUS, yang ia sebut seorang Nabi. Kemungkinan orang ini adalah orang Samaria, sebab mereka memang menantikan Mesias. Orang Samaria mengidentikkan Mesias dengan seorang Nabi yang dinanti-nantikan, yang membawa mereka kembali dari pembuangan kepada Yerusalem, Kota Yang Baru, yang gilang gemilang.

Semua pertentangan itu disajikan, dan dalam satu bab 9 dari Kitab Injil Yohanes itu tidak ada tertulis mengenai pemaksaan kebenaran yang hakiki dari bagaimana yang seharusnya. Penulis Alkitab itu membiarkan sisa yang besar kepada kita untuk kita pilih kebenaran mana yang kita pilih, dan untuk menguji didalamkeadaan mana hati kita diuji, dihakimi, dituduh..Penulis membiarkan si penentang berdiri dengan pendiriannya sendiri, tetapi penulis juga menjelaskan bagaimana pertumbuhan iman dari si Buta.
Yaitu dari tidak tahu YESUS, menjadi mengetahui, dan menyebutNya Nabi, sampai kepada kepercayaan dia kepada Anak Manusia, dan menerimaNYA sebagai TUHAN.

Penolakan kepada Sang Nabi, Anak Manusia, TUHAN, Yang bisa menyembuhkan itu, mengisyaratkan kepada kita bahwa “ada yang lain dari sekedar pertentangan”.
Salah satu yang lain itu yang bisa kita daftarkan adalah…bahwa kita terkadang dikurung oleh kebenaran yang bukan dari TUHAN. Yang kedua adalah kita menolak saksi-saksi, ke tiga, kita menghakimi orang lain pendosa oleh karena tanda-tandai lahiriah… dan seterusnya… kita menolak TUHAN itu sendiri.

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: