Selidiki terus Pengajaran yang ada padamu

November 22, 2010 pukul 11:24 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag: ,

(Yohanes7:27 [ITB])
Tetapi tentang orang ini kita tahu dari mana asal-Nya, tetapi bilamana Kristus datang, tidak ada seorangpun yang tahu dari mana asal-Nya.”

YESUS sedang mengajar tentang Kitab Suci. Audiensnya bukan orang sembarangan, mereka adalah kaum terpelajar. Ciri utama orang terpelajar adalah mereka memiliki sumber tertulis. Sumber tulisan, dan bukan lisan.
Sampai sekarangpun kita masih disodorkan pola yang sama.

Kaum terpelajar itu mengucapkan apa yang ia ketahui dari sumber tertulis,…
“bilamana Kristus datang, tidak ada seorangpun yang tahu dari mana asal-Nya”
Sedang mengenai YESUS yang mereka kenal mereka berkata: “Tetapi tentang orang ini kita tahu dari mana asal-Nya”.

Jika kita selidiki Alkitab Perjanjian LAMA, Kitab Suci yang sama yang digunakan oleh Yahudi masa itu, maka dapat kita list banyak ayat yang jelas tentang di dalam keadaan mana Kristus akan datang, itu dapat diaminkan oleh kaum terpelajar itu.
Mari melihat beberapa contohnya,

Ketika orang-orang Farisi sedang berkumpul, Yesus bertanya kepada mereka, kata-Nya: “Apakah pendapatmu tentang Mesias? Anak siapakah Dia?” Kata mereka kepada-Nya: “Anak Daud.”
(Matius 22:41-42)

Secara manusia, maka MESIAS dapat diketahui, dapat ditelusuri asal usulNya, sebab Kitab Suci menjelaskan dengan amat sangat gamblang, salah satu contohnya adalah Mesias adalah keturunan Daud, harus lahir di Betlehem, dan akan seperti Musa di jaman dahulu kala, keturuan Israel. Nah lalu kenapa para terpelajar ini seolah mempertentangkan tentang keadaan YESUS yang tidak dapat ditelusuri itu?
Karena memang Kitab Suci juga mengatakan bahwa asal Kristus tidak dapat ditelusuri oleh manusia, IA tidak dapat dijangkau oleh manusia.

Apakah Kitab Suci sedang mengatakan hal yang paradoks? atau sedang plin-plan (sebab bagi orang yang menyerah, mereka akan mengatakan demikian, orang yang sudah ditentukan untuk binasa akan menghina ALKITAB seperti itu)…

Itulah point utama dari arti MESIAS, KRISTUS, yaitu ALLAH menjadi manusia. Secara manusia IA akan dapat ditelusuri (Matius dan Lukas jelas menuliskan leluhur-leluhur Kristus), sebab Kitab Suci mengatakannya dengan kelas, bahkan kaum terpelajar di atas, sebagai bukti bagi kita, sudah mengetahuinya dengan pasti. Sementara secara ROH, siapa yang dapat mengenal ALLAH?… Di dalam keadaan ALLAH, maka tidak akan ada manusia yang dapat menjangkau ALLAH, dan karena tidak dapat itulah maka tidak akan ada manusia yang dapat mengetahui asal Kristus. Sebab Kristus berasal dari ALLAH, dan adakah manusia yang oleh kekuatannya sendiri dapat memasuki Kerajaan Sorga?, adakah manusia yang seperti Kristus yang setelah bangkit dari mati lalu naik ke sorga?

Jika kita mengetahui suatu hal di Kitab Suci, mari kita selidiki terus, siapa tahu kita malah sama seperti orang yang disebut terpelajar di atas. Mereka gigih dan kuat menjalankan pengajaran turun temurun, tetapi sayangnya mereka mengesampingkan apa yang diucapkan oleh Kitab Suci yang sama, demi kepentingan-kepentingan tertentu.

(Yohanes7:27 [ITB])
Tetapi tentang orang ini kita tahu dari mana asal-Nya, tetapi bilamana Kristus datang, tidak ada seorangpun yang tahu dari mana asal-Nya.”

Mereka berkata begitu,…
tetapi dikesempatan lain, mereka berkata bahwa
Ketika orang-orang Farisi sedang berkumpul, Yesus bertanya kepada mereka, kata-Nya: “Apakah pendapatmu tentang Mesias? Anak siapakah Dia?” Kata mereka kepada-Nya: “Anak Daud.”
(Matius 22:41-42)

Tadi mereka berkata tidak tahu asal usulNYA,
tetapi demi alasan tertentu mereka tahu asalNya dari keturunan Daud…
intinya mereka menolak ALLAH, menolak Kristus….

jadi bagi kita, penerimaan ayat-ayat tertentu, lalu menolak makna rohaniah pada ayat-ayat yang lain, tanpa memandang latar belakang kita, itu sama saja dengan menolak ALLAH itu sendiri…
jadi mari menyelidiki pengajaran yang ada pada kita, terus menerus…
dan berbahagialah mereka yang memiliki ROH KUDUS, ALLAH, sebagai Sahabat yang karib untuk menyelidiki hari lepas hari. Sebab kesaksian manusia memang berlaku, tetapi kesaksian ROH ALLAH lebih kuat.

salam

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: