Tanpa TUHAN, ada hukum rimba

Oktober 21, 2010 pukul 9:09 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | 3 Komentar
Tag:

Nyanyian ziarah Daud.
Jikalau bukan TUHAN yang memihak kepada kita,
–biarlah Israel berkata demikian–
jikalau bukan TUHAN yang memihak kepada kita,
ketika manusia bangkit melawan kita,
maka mereka telah menelan kita hidup-hidup,
ketika amarah mereka menyala-nyala terhadap kita;
maka air telah menghanyutkan kita,
dan sungai telah mengalir melingkupi diri kita,
maka telah mengalir melingkupi diri kita air yang meluap-luap itu.
Terpujilah TUHAN yang tidak menyerahkan kita menjadi mangsa bagi gigi mereka!
Jiwa kita terluput seperti burung dari jerat penangkap burung;
jerat itu telah putus,
dan kitapun terluput!
Pertolongan kita adalah dalam nama TUHAN,
yang menjadikan langit dan bumi.
(Mazmur 124:1-8)

Hutan belantara dapat memberi kita gambaran bagaimana Firman TUHAN dapat dijelaskan.
Hutan, rimba belantara dapat menceritakan kebenaran TUHAN.
Sewaktu remaja saya sering mencari kayu bakar sampai ke hutan-hutan. Yang paling sering saya temui adalah ular. Beberapa diantaranya adalah ular berbisa. Suatu saat kami menemukan ular sedang memakan tikus. Tidak ada ampun bagi tikus itu, ia remuk tak karuan, ia mati secara perlahan dihancurkan oleh mekanis pencernaan sang ular, pertama tentu ia disuntik bisa ular secara paksa, setelah lemas dan mati perlahan baru ia diremukkan sedemikian rupa. Binatang-binatang ini hidup dan berlalu, tertanam di dirinya insting mempertahankan diri, memuaskan kebutuhan tubuhnya semata, dan tidak perdulu akan akibat dari perbuatan-perbuatan terntentu.

Beberapa pemerintah otoriter juga dapat menceritakan kebenaran Firman TUHAN. Mungkin para atheis dapat berkata: “Hanya agama yang dapat menciptakan orang-orang baik menjadi jahat”, itu merefer kepada betapa seringnya perang dan pembunuhan yang dicetuskan oleh orang-orang yang mengaku beragama, bahkan ada agama yang bangga akan kemenangan-kemenangan perang yang dimenangkan oleh pendahulu-pendahulu mereka. Tentu itu sangat menggoda untuk dipraktekkan sepanjang jaman. Tetapi dari sekian orang yang tidak beragama, kita dapat melist begitu banyaknya terjadi pemeritahan yang mematikan. Masa sekarang orang akan tercengang oleh “tangan dingin” Pol Pot dalam menjagal orang. Atau Josep Stalin, seorang yang memberontak kepada ajaran kekristenan pada masa mudanya, usia sekitar 16 tahun ia berontak, lalu melawan agama, dan… hasilnya teror, pembunuhan, pemusnahan, dan sebagainya, Nazi dengan Hitlernya,… banyak tokoh populer, yang dapat dikenang, dari produk dekaden mereka, yang tergolong berlawanan dan anti agama, tepatnya tidak memiliki hubungan dengan TUHAN, hidup tanpa TUHAN…

Itu beberapa contoh dari hidup tanpa TUHAN, yang berlaku adalah hukum rimba. Teror. Pemusnahan perlahan tapi pasti. Pendustaan. AntiKristus.

Jikalau bukan TUHAN yang menolong Israel, maka sedari awal mereka sudah musnah oleh tangan Firaun, Raja-raja Kanaan, Raja-raja Filistin,.. Raja-raja Persia, Raja-raja Babel, Raja-raja Yunani,.. Raja-raja Romawi.. pada penguasa dunia, roh-roh jahat…

Tanpa TUHAN, maka raja jahat, penguasa dunia, nafsu-nafsu jahat, roh-roh jahat, itu yang akan memerintah,… dan manusia pasti akan sangat menderita.
Orang mungkin bisa berkoar-koar di kala ada kedamaian, macam demonstrasi tertentu, tetapi jika bangkit pemerintahan tanpa TUHAN, maka yang bersuara pasti didengar dinding, dan dinding akan menceritakan kepada telinga penguasa, dan tinggal menunggu waktu, nyawa akan berhilangan secara misterius dan tanpa jejak.

Dan trendnya adalah antiTUHAN, antiAgama, AntiKristus selalu timbul lebih banyak pada saat keadaan aman. Karena bebas, dan terkadang diamnya TUHAN tidak dianggap sebagai Kasih Karunia, tenggat anugerah.

3 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Polpot, Stalin, Mussolini, dan Hitler melakukan kekejaman seperti itu bukan karena mereka tidak memiliki hubungan dengan Tuhan, tapi karena ideologi yg dianutnya,,, Mereka tidak pernah mengatasnamakan “Anti-Tuhan” saat melakukan pembantaian,,, Beda dengan para “pembela Tuhan” ekstrimis yg selalu mengatasnamakan Tuhan dalam aksi-aksi mereka,,,

    Baik orang berTuhan maupun tidak berTuhan akan tetap melakukan kejahatan klo kesadaran mereka masih kurang,,, Bukan karena tanpa Tuhan seseorang berbuat keburukan, namun karena kurangnya kesadaran mereka…^^

    Salam 😉

    • @Herwitz

      contoh sederhana saja mas,
      jika Anda percaya YESUS maka akan begitu mudah “mengaminkan” makna artikel di atas,.. tetapi karena Anda memiliki perbedaan, maka ANda dengan berani mengeluarkan argument yang kontra…

      nah coba kita terapkan itu dengan apa yang dipikirkan oleh Stalin (contohnya), ketika ia membaca buku2 Marxis,… ia setuju dengan ide buku itu dan menolak ide YESUS dalam hal mengasihi di dalam hidup bersosial….

      konteksnya ternyata sama. bahwa orang yang hidup tanpa TUHAN cenderung akan menyetujui instingnya sendiri… jika orang bergantung dengan insting nya sendiri maka tinggal menunggu apa yang ia miliki maka teror, pemusnahan, pengrusakan, d.l.l, itu yang akan terjd…

      itu sama dengan orang yang mengaku beragama, tetapi nyatanya tidak memiliki hubungan yang baik dengan TUHAN,… istingnya yang bermain, hikmadnya sendiri yang bermain…

      salam

  2. Tanpa hukum, apakah ada Tuhan ?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: