Melihat lebih efektif

Oktober 15, 2010 pukul 8:59 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag: ,

Tuhan mengajarkan kita untuk berbuah. Berbuah karena kita telah dicangkokkan kepada Pokok Anggur Yang benar, Kristus, dan diusahakan oleh Bapa serta dikerjakan oleh Roh Kudus…

Buah adalah sesuatu yang dapat dilihat dan dicicipi, olehnya kita bisa mengetahui secara pasti buah yang baik atau yang tidak. Penampilan memang sering menipu, apalagi bicara buah tertentu, terkadang terlihat busuk, tetapi setelah dirasakan, mak nyos rasanya di dalam memberitakan kasih Kristus.

Itu sedikit gambaran tentang melihat, dan karena melihat lebih efektif maka adalah suatu mekanis sejati, bahwa TUHAN mengharuskan setiap orang yang memanggil Nama TUHAN, maka mereka seharusnya meninggalkan kehidupan lama yang mematikan, dalam keadaan itulah kita terlihat sebagai umat ALLAH. Dan orang lain akan melihat,… itu sangat efektif.

Sebagai contoh yang sederhana bagi kita adalah..

Demikianlah berita dari Allah semakin tersebar dan pengikut-pengikut Yesus di Yerusalem pun makin bertambah banyak. Dan banyak pula imam-imam yang percaya kepada Yesus.
(Kisah Para Rasul 6:7)

Pada masa itu Kitab Suci, khususnya Perjanjian Baru belum tertulis, para murid terutama rasul belum memiliki bahan seperti yang dimiliki para pengajar pada masa setelah Kitab Suci itu lengkap. Artinya hubungan dengan TUHAN itu mengalahkan atau jauh melampaui pengetahuan akan Kitab Suci…Tetapi kita dapat melihat bahwa sebagian besar imam akhirnya percaya kepada YESUS. Bicara mengenai imam kita harus mengerti mereka ini adalah ahli dari segala sesuatu yang berbau agama, agama Yahudi tentunya, adat istiadat, peraturan agama, dan tentu Kitab Suci (agama Yahudi, Perjanjian Lama). Orang yang beginilah yang terkadang susah di-Injili. Tetapi bagi TUHAN memang tidak ada yang mustahil, oleh Kuasa ROH ALLAH Yang bekerja pada para rasul, dan rasul mau menunjukkan buah penerimaan akan Roh Allah dan buah dari kepercayaan mereka yang teguh akan janji-janji Kristus, maka buah itu bekerja, dapat dilihat oleh para percaya-percaya baru tersebut. Meski mereka adalah imam-imam, tetapi sekarang mereka menjadi bayi-bayi iman, karena baru dilahirkan kembali oleh kelahiran baru, lahir dari ROH. Pengudusan Roh, urapan Roh.

Kita tidak perlu patenteng-patenteng membawa Kitab Suci kemana-mana, membacanya di perampatan jalan, atau membacakannya dengan toa supaya didengar, atau mungkin menguasai bahasa Ibrani, Yunani, Latin lalu bangga ini dan itu oleh karena penguasaan itu. Bisa saja perlu tetapi belum tentu berguna untuk membangun. Kalau Anda mengerti bahasa Ibrani 100 persen lalu menggunakannya memberitakan Injil di dusun Suka Makmur nun jauh di ujung gunung sana, apa gunanya? orang tidak dapat melihat isinya…orang malah akan mencibirnya… atau mungkin Anda akan memaksa mereka menguasai bahasa Anda?…orang sekarang akan mengatakannya rasis,… SARA…, padahal TUHAN kita lebih dari sekedar pengetahuan, tetapi bicara tentang kelemah lembutan, penguasaan diri, pengharapan, ….., serta kasih. Inilah buah-buah yang perlu kita perlihatkan, buah yang dapat dilihat,… dan itu jauh lebih efektif, berguna bagi diri kita sendiri dan lembut menyapa orang lain yang bisa jadi haus akan Firman TUHAN.

Karena melihat sangat efektif, maka pancarkanlah sinar terangmu, sinar yang dapat diperlihatkan kepada dunia. Sebab kamu adalah garam dan terang dunia.

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: