Keinginan Daging adalah penderitaan

Oktober 7, 2010 pukul 9:02 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | 4 Komentar
Tag: ,

(Matius 16:24 [ITB])
Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.

Ketika kita mengaku percaya kepada TUHAN, secara bersamaan kita dianugerahkan ROH Kristus.
ROH Kristus disebut melahirkan roh yang baharu bagi kita. Sehingga kita disebut lahir baru. Bicara lahir baru jangan lagi berpikir seperti seorang ahli agama di jaman dahulu, yang memikirkan bagaimana seorang yang sudah dewasa masuk lagi ke rahim ibunya untuk dilahirkan kembali.

Lahir baru ini berarti kita setuju untuk menyangkal diri kita. Menyangkal diri berarti setuju kepada keinginan Roh Kristus yang ada pada kita ketimbang keinginan tubuh kita.
Pada tubuh kita ini hanya ada keinginan-keinginan yang membinasakan, itu sangat giat melawan dan menundukkan roh kita. Dan itu amat sangat menderita sekali bagi orang yang masa lalunya penuh kekelaman, masa lalu yang pahit, dan sebagainya. Rohnya dituduh, dihakimi bermacam pemikiran, hujaman ini dan itu, semuanya amat menyiksa, yang terkadang bisa membuat lelah dan prustasi, lalu kalah…Piala bagi yang kalah pada orang yang mengikuti pertandingan tentu akan menjadi sirna. Tentu akan menjadi seperti itu jika kita sering atau malah terlalu sering mengikuti apa yang daging kita inginkan. Terkadang kita dihentakkan oleh hati kita untuk tidak mengucapkan sesuatu, tetapi entah bagaimana kata-kata itu keluar begitu saja, dan baru lama kemudian kita sadari itu perkataan adalah sesuatu yang salah, dan terkadang kita tidak habis pikir kenapa kita mengucapkan itu. Dan celaka lagi jika kita digerakkan nurani kita untuk meminta maaf, kita enggan melakukannya, karena merasa akan turun harga dirinya jika mengucapkan maaf. Pembenaran terkadang akan mengikuti di dalam keadaan begitu. Bayangkan jika kita tahu banyak, maka dalih dan liuk-liuk akan berputar, dilakukan, dan… bisa jadi orang yang tadinya benar bisa kita belokkan menjadi kesalahan bagi dia. Dan hebatnya kita puas akan itu…

Jika itu terulang terus, maka sudah akan menjadi kebiasan, dan kita bisa-bisa menjadi tidak tahu lagi itu salah atau benar, didalam keadaan itu, maka lahirlah karakter,… dan tanpa sadar orang tiba-tiba sudah memanggil kita “pembual”, si banyak omong, d.l.s.
Pembual yang populer, berbicara dimana-mana, disukai dan disanjung…

Nah jika Anda tidak ingin populer, disanjung dan disukai karena sesuatu yang bisa Anda lakukan untuk itu atas dasar “membelokkan” maka lawan lah itu, jadilah “miskin”,… dan Anda tahu “kemiskinan” itu akan membuat Anda tidak populer, menjadi tidak disukai, menjadi tidak disanjung. Coba ucapkan sebuah kebenaran kepada orang tertentu, bisa jadi Anda didaprat, dihina, atau dicemooh… itu contoh sederhana saja. Dan saking banyaknya pembenaran-pembenaran ketika kita mengucapkan sesuatu yang benar-pun bisa diputar kesana-kemari… dan… hilang sudah…
Dan karena itulah ada baiknya kita menerima ROH, yang memelihara kita di dalam nurani yang murni, sehingga ketika kita terlewat batas tertenu, nurani kita digerakkan untuk melakukan U-Turn…balik arah, turun gunung..
dan oleh tindakan yang hanya dilihat TUHAN di dalam ROH inilah, maka peng-amsal, mengucapkan:

(Amsal 16:32 [ITB])
Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota.

Jika kita hanya sendiri, maka kita melawan keinginan tubuh kita sendiri. Dan memang kita tidak berada di dalam kesendirian, ada orang lain di sana dan di sini sebagai object, sebagai bukti dari Kasih yang diakibatkan oleh penerimaan kita akan Anugerah Roh Kristus… sehingga meskipun ada hubungan sosial begitu, maka ingatlah bahwa di luar sana ada juga tubuh-tubuh yang berkumpul yang belum mengenali rohnya yang sudah mati, roh yang menanti untuk dilahirkan kembali…

(2Timotius 3:12 [ITB])
Memang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya,..

Pertama YESUS sudah mencontohkan, sehingga tidak ada dalih untuk mengasihani diri sendiri, dan tidak ada alasan mengatakan bahwa ALLAH tidak ADIL,…
(Lukas 24:26 [ITB])
Bukankah Mesias harus menderita semuanya itu untuk masuk ke dalam kemuliaan-Nya?”

Dan mengenai itu sudah akan terus terjadi…
(Yohanes 17:14 [ITB])
Aku telah memberikan firman-Mu kepada mereka dan dunia membenci mereka, karena mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia.


(Kisah Para Rasul 14:22 [ITB])
Di tempat itu mereka menguatkan hati murid-murid itu dan menasihati mereka supaya mereka bertekun di dalam iman, dan mengatakan, bahwa untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah kita harus mengalami banyak sengsara.

(1Tesalonika 3:3 [ITB])
supaya jangan ada orang yang goyang imannya karena kesusahan-kesusahan ini. Kamu sendiri tahu, bahwa kita ditentukan untuk itu.

Kenapa bisa begitu, jelas karena kita menerima ROH Yang dari Sorga, sementara kita ada di dunia.
Kita telah menerima ROH ALLAH pada diri kita, sementara tubuh kita masih ada keinginan yang mematikan.
Dan karena itulah penderitaan itu akan selalu ada, sampai tiba saatnya kematian tubuh itu, sampai maranatha, maka TUHAN memberikan tubuh yang baru, tubuh yang tidak dapat binasa lagi, sebab Kristus juga telah bangkit dan mendapat tubuh yang tidak dapat binasa, terlebih IA telah terangkat ke sorga.
Penderitaan yang ada itu mengingatkan kita akan begitu berdosanya kita di hadapan DIA YANG kudus, dan betapa KudusNYA TUHAN, dan betapa ADILNYA TUHAN dan betapa besar KASIHNYA kepada kita.

Iklan

4 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. @ Lae terkasih Parhobas

    Sangat benar posting lae itu..
    Saya jadi ingat lagu anak saya ” Awas mata yg selalu melihat-2 … dst “
    Sebenarnya segala keinginan daging ini hanya baik dalam manifestasi sebelum manusia jatuh ke dalam dosa. Tetapi keinginan daging setelah kejatuhan manusia ke dalam dosa itu sangat bertolak dgn keinginan awal Allah kemudian.
    Saya jadi ingat perkataan Tuhan .. di dalam kelemahanmu maka disitulah AKU kuat. Terpujilah Tuhan Allah kita yg Maha Baik itu. Amen ves Alelujah

    • @lae Sihotang

      yup sangat tepat lae…
      keinginan daging itu semakin nyata terlihat ketika dosa itu diijinkan Adam dan Hawa datang ke dunia yang diciptakan baik itu..

      salam

  2. pusing dech cari arti nya……

    • Arti dari apa yang membuat saudara pusing?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: