Sekali lagi kenali dosamu

Oktober 6, 2010 pukul 7:19 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag: , , , , ,

(Lukas 7:29-30 [ITB])
Seluruh orang banyak yang mendengar perkataan-Nya, termasuk para pemungut cukai, mengakui kebenaran Allah, karena mereka telah memberi diri dibaptis oleh Yohanes.

Tetapi orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat menolak maksud Allah terhadap diri mereka, karena mereka tidak mau dibaptis oleh Yohanes.

Suatu waktu Yesus mengajar, ada dua jenis audiens. Mereka yang disebut dan dianggap pendosa, dan mereka yang disebut dan dianggap tidak berdosa alias benar atau suci.
Salah satu yang dianggap pendosa itu adalah pemungut cukai. Pemungut cukai adalah pegawai pemerintahan Romawi, biasanya orang Yahudi juga, cuman dipekerjakan oleh Pemerintah masa itu (penjajah) untuk memungut cukai, pajak. Bukan karena dipekerjakan penjajahnya yang terkadang mereka ini dicap sebagai ‘pendosa’ besar, yang paling menyesakkan adalah terkadang mereka memungut pajak lebih besar dari perhitungan normalnya. Bayangkan itu, sebangsanya sendiri, yang sama-sama didalam keadaan dijajah, masih menambah beban saudaranya, tentu demi memuaskan keserakahannya dan yang paling parah, yang mengikutinya, adalah biar dilihat atasannya ‘bekerja mantap’, biasanya yang bekerja mantap bonus akan menanti….Itulah pemungut cukai. Bandingkan gaya mereka memungut cukai itu dengan Nehemia dan jajaran pemerintahannya.
Sementara di lain sisi ada kelompok yang disebut kelompok Farisi, ini langsung menohok tentunya dari dua sisi yang di pandang awam secara radikal, yaitu pemungut cukai, radikal, atau garis ujung sekali dari pendosa, sedang farisi berdiri pada sudut paling ujung radikalnya mereka memraktekkan agama dan adat istiadat. Karena menjalankan segala peraturan terkadang mereka tidak bisa melihat sekitarnya… dan jika dipandang secara mendalam orang Farisi dan pemungut cukai ini sama saja, sebab Farisi ‘menyiksa’ saudara-saudaranya dengan peraturan ketat, yang mana mereka sendiri tidak dapat melihat dirinya sendiri di dalam keadaan bagaimana, legalisasi tentunya, persis sama dengan pemungut cukai, seperti yang diutarakan di atas. Mereka mengikuti peraturan, cuman satu peraturan pemerintah, dan satu lagi peraturan agama dan adat istiadat.

Kita akan memisahkan sementara demikian itu, yang radikal itu, dengan tidak membuka peluang sedikit kepada adanya kemungkinan pemungut cukai yang “keras” dan adanya Farisi yang “lembut”. Jadi sementara kita pandang dulu kedua kelompok yang berseberangan di atas sebagaimana keadaan radikal itu. Sayap kanan, kanan sekali dan sayap kiri, kiri sekali.

Tetapi….
Ada beberapa pemungut cukai ini yang mengakui dosanya di hadapan TUHAN, dan dimateraikan dengan baptisan Yohanes Pembaptis…
Sementara beberapa Farisi ini tetap dengan status sosial mereka yang menganggap dirinya kudus, bersih dan layak di hadapan TUHAN, yang dimeteraikan dengan melakukan peraturan-peraturan, adat istiadat…dan tidak mengenal dosanya yang ditandai dengan penolakan maksud ALLAH kepada mereka di dalam nama YESUS dengan materai menolak baptisan Yohanes Pembaptis

Kedua kelompok inilah yang berhadapan dan mendengar pengajaran YESUS…

Dan Anda tahu siapa yang dapat mendengar dan mendalami pengajaran YESUS?
Yaitu dia, mereka, kelompok, yang mengenal dosa-dosanya….
Peraturan cenderung menciptakan mesin tak bernyawa, robot, sementara kasih membentuk manusia berkarakter… Kerajaan Sorga sudah dekat, kata YESUS… dan Kerajaan Sorga itu adalah mereka yang dipanggil, dipilih dan dibawa YESUS dengan penghapusan dosa yang IA lakukan. Kerajaan Sorga berarti ada Rajanya,…. Dan sekarang Raja sedang diterima oleh mereka yang mengenal dosanya.

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: