Relijius alias beragama

September 29, 2010 pukul 9:31 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | 3 Komentar
Tag: , ,

Kita sedang tidak membicarakan bahwa kita anti agama, bukan, sama sekali bukan.
Tetapi disini kita akan mengutarakan praktek-praktek yang bisa disebut salah… ngawur…dari orang-orang yang mengaku memeluk agama… beragama.

lahir baru?

lahir baru?

Silahkan membaca Lahir baru itu seperti apa seh kang terlebih dahulu supaya bisa lebih jelas makna artikel ini.

Terkadang oleh prosesi atau upacara atau keadaan tertentu kita bisa merah seperti yang tampak pada orang-orang yang benar-benar percaya…, tetapi nyatanya warna aslinya akan terlihat pada saat “ujian” datang… sering akan terjadi perselisihan, keangkuhan, kesombongan,… anti moral, agnostik, ateis, d.l.l…
Kita merah karena diajarkan tentang pondasi-pondasi, doktrin-doktrin, pengajaran-pengajaran tertentu, kita hanya “diolesi” kuas berwarna merah…. sehingga memang kita terlihat merah…

Kita bisa melihat perihal ini waktu Musa dan Harun berhadapan dengan ahli-ahli nujum Mesir. Ketika Musa dan Harun melempar tongkatnya, tongkat itu berubah jadi ular. Eitssss ternyata ahli nujum Mesir bisa juga membuat hal yang sama, tetapi kita beruntung dimiliki oleh ALLAH yang membuat tongkat Musa itu menjadi ular, sebab ular yang dari tongkat Musa itu memakan ular ahli nujum Mesir.
Demikianlah kalau kita hanya relijius atau beragama, tetapi sebenarnya hanya tampak luar dan hanya hasil dari prosesi-prosesi tertentu, semuanya akan nyata pada saat kita hidup di sekitar kita…
mungkin kita akan menusuk penatua jemaat, mungkin kita akan terlihat patenteng-patenteng dengan BMW waktu mengikuti kebaktian rohani di gereja X…dan lain sebagainya…

Dan yang paling berbahaya bagi kita adalah banyaknya tokoh-tokoh relijius yang kenyataannya berbahaya bukan? Tokoh relijius,… nyatanya ada dosa tersembunyi, tokoh dan dituakan secara relijius, ternyata rohnya masih berbau tanah (tanah itu gambaran iblis yang jatuh), belum percaya TUHAN….Tokoh relijius dengan kekuatan yang besar… Alkitab banyak menceritakan perihal tokoh-tokoh seperti ini, tokoh yang dicintai, tetapi pada akhirnya API akan membakar habis, dan API itu adalah Nafas YESUS, FIRMAN ALLAH…

Jika kita merah karena mendengar Firman, tetapi sebenarnya kita tidak mencerburkan diri kepada Darah Tebusan itu, maka kita seperti seorang yang mendirikan bangunan di atas pasir, pondasi yang tidak kuat, ketika angin dan badai dan banjir datang, maka rumah itu akan rusak berat. Ini perumpaan YESUS tentunya.

Dalam dialog dunia maya sering kita juga melakukan hal yang sama, kita bisa mengutip ayat demi ayat tertenu, demi hanya mengeluarkan maksud yang sebenarnya terpedam di dalam hati kita. Sayangnya kita tidak hidup dengan landasan ayat itu, kita hanya berdalih dan mencari pembenaran.

Iklan

3 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. @ Lae terkasih

    …. Dalam dialog dunia maya sering kita juga melakukan hal yang sama, kita bisa mengutip ayat demi ayat tertenu, demi hanya mengeluarkan maksud yang sebenarnya terpedam di dalam hati kita. Sayangnya kita tidak hidup dengan landasan ayat itu, kita hanya berdalih dan mencari pembenaran.

    .
    .
    Saya jadi malu dgn teguran laeku ini…
    Benar sekali laeku .., sering lebih sering kita hanya ingin menonjolkan pengetahuan keagamaan kita saja tetapi hidup jauh dari berlandaskan kebenaran itu .. terimakasih ma lae
    Salam kasih ma laeku..

    • @lae Sihotang

      sama-sama saling belajar lae, belajar untuk terus dimurnikan…
      artikel di atas bukan berlaku hanya kepada orang selain saya, tetapi juga berlaku bagi saya sendiri…

      salam juga lae

  2. […] Kita sudah membicarakan tentang lahir baru dua kali, bisa dilihat di link berikut: 1. Lahir baru seperti apa seh kang 2. Relijius alias beragama […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: