Rasionalisasi Teroris vs Nabi Baik itu

September 27, 2010 pukul 8:18 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | 7 Komentar
Tag:

Ketika sebuah pos polisi di daerah Medan diserbu yang diduga teroris, maka seluruh jajaran kepolisian merapatkan barisan. Bahkan beberapa berita terakhir ini menyatakan bahwa TNI telah dilibatkan di dalam upaya memberantas atau paling tidak untuk menumpas keberadaan teroris di bumi persada Negara Kesatuan Republik Indonesia ini.


Yohanes 10:32 Kata Yesus kepada mereka: “Banyak pekerjaan baik yang berasal dari Bapa-Ku yang Kuperlihatkan kepadamu; pekerjaan manakah di antaranya yang menyebabkan kamu mau melempari Aku?”

Yesus yang diakui sebagai Orang Baik, sebagai penggagas ‘kebebasan’ kaum tertindas, yang dipandang orang lain sebagai pengajar, sebagai Guru, sebagai patron moral, yang semuanya dibuktikan dari perbuatan-perbuatan DIA, masih bisa ditolak, dilempari, dihina, dilecehkan…
lihat saja debat-debat agama yang kosong di beberapa jendela maya ini,… Nama TUHAN bahkan dikotori, KEBERADAANNYA dinisbikan dengan kata-kata kotor….
Padahal sudah terbukti segala pekerjaan BAIK-NYA…

NAAAAH…. apalagi pemerintahan yang korupsi, pemerintahan yang najis, pemerintahan yang tidak taat, pemerintahan yang kotor,… yang egois, yang lamban, yang jenggotan, yang tidak kompeten dengan keahliannya… apakah tidak layak dibasmi? TUHAN saja dicibir, apalagi manusia yang tidak seideologi ya toh?
Itulah rasionalisasi teroris… dan betapa ngerinya jika rasionalisasi macam begini menguasai dunia ini…

TUHAN YESUS memberi contoh, yang dikata Nabi Baik itu,… perbedaan harus dilawan dengan penderitaan kita sendiri, penderitaan yang menghidupi orang lain,…
Dan masih berkata: “Akulah Hakimnya”,… “jika kamu berusaha membasmi si kotor itu dengan sekuat tenagamu, apakah kamu tidak sedang berpikir bahwa Aku tidak cukup kuasa”,..”atau engkau ternyata tidak percaya bahwa AKU ADA?”,….

penghinaan kepada Yang Baik, apapun itu,… hanya akan merusak…

Iklan

7 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. @ Parhobas

    Saat penembakan teroris itu .., hati ini kecut juga lae … soalnya rumah kita pas di belakang kantor polisi Hamparan Perak itu. Tragis dan memilukan krn seorang polisi adalah sahabat saya.
    Semoga dia sudah berbahagia di rumah Bapa itu.

    • @lae Sihotang

      waddduh, turut berduka cita lae…

      salam

    • Aiptu Sinulingga yg dimaksud tulang? my deepest condolences,. 😦

  2. @ Om Robin
    Oh. . . . .turut berduka juga ya Om. 😥 Tapi di Fb kok Om riang gembira banget. 😀

    • @ Ga tau baca tulisannya, tp dr fotonya namanya pasti Fitri

      Tanda turut berduka emang mesti ikutan nangis, Fit? Atau tanda beduka, ikutan Group “anti teroris” misalnya di FB?

      • Hi hi . . . .

        Ya betul, saya Fitri.

  3. @ Fitri

    Dalam keseharian di hidup saya, saya lebih banyak mengalami pergumulan yg sangat menyakitkan. Tapi itu tidak pernah saya tampakkan dalam perkataan dan perbuatan saya. Hidup dan waktu saya adalah dalam rancangan Tuhan Yesus yg saya sembah. Pahit getir hidup ini biarlah saya yg mengetahui tetapi manis dan indahnya berjalan dlm Tuhan itu yg saya tampakkan dlm pandangan orang banyak. Walaupun saya banyak bersukacita dlm pandangan banyak orang tetapi sesekali saya juga menangis spt orang biasa lainnya. Makanya sangat saya andalkan Tuhan itu dalam mengambil keputusan di pergumulan sehari-2.

    @ mr sectiocadavaries

    Benar bere…
    Ada dua teman saya yg meninggal dlm 2 kasus teroris itu. Tg pertama teman saya polisi Simanjuntak yg meninggal di bank CIMB Medan. Yg kedua Sinulingga di Hamparan Perak…
    Yg sangat memilukan keluarga yg mereka tinggalkan.., saya ikut dlm penguburan mereka berdua… ( dlm hati yg tulus mengampuni mereka yg telah merengut mereka ayah, suami dan sahabat kami semua)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: