Satu Amanat, Dua Hati

September 13, 2010 pukul 9:37 am | Ditulis dalam Apologet | Tinggalkan komentar
Tag: , ,

Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu.
Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.
Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku
dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu.
Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”
(Mat 28:17-20)

Ketika YESUS akan naik ke sorga, IA memberi amanat agung yang sampai sekarang diaminkan oleh seluruh orang yang percaya di dalam Nama TUHAN YESUS Kristus.
Amanat Agung itu adalah…

– pergilah….
– jadikan murid…
– baptislah…
– ajarlah…

Sebelum Amanat Agung ini, ada sebuah keterangan di dalam keadaan apa orang-orang, murid-murid yang sedang diberi amanat itu…

Hati yang pertama adalah hati yang sudah dapat melihat realita Kristus di dalam diri YESUS,…hati yang merenungkan segala kuasa KRISTUS, yang dengan sadar berkata di dalam hatinya, “DIA ini adalah TUHAN”.., dan TUHAN sangat logis untuk disembah. Ya mereka menyembah YESUS.

Tetapi ada hati yang lain yaitu
hati yang kedua adalah hati yang tidak dapat dipuaskan segala keinginannya, bayangkan, kemungkinan para mereka ini adalah murid-murid yang sudah mengikuti pelayanan YESUS sepanjang hidupNYA di bumi, bahkan sudah melihat muzijat, sudah melihat orang dibangkitkan, sudah melihat yang buta dari lahirnya disembuhkan, bahkan sudah mendengar pengajaran YESUS secara langsung,… bahkan sudah melihat DIA bangkit dari mati, bahkan sekarang akan naik ke sorga, tetapi hati mereka ini masih ragu…

Kedua hati ini seperti gelap dan terang di dalam Penciptaan dahulu, ketika Firman Allah bekerja pada awal sekali… dan karena itu jugalah YESUS telah memisahkan terang dan gelap pada saat itu…perhatikan kata Yesus berikut:
Lalu Ia berkata kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.
(Mar 16:15-16)

Terang akan diselamatkan, dan gelap akan dihukum. YESUS sudah memisahkan.

Kepada kedua hati itu YESUS mengatakan suatu statement yang mulia, “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi”… bandingkan ini dengan Injil Yohanes 1:1, Firman adalah ALLAH.., dan bandingkan dengan awal dari setiap kitab Injil, bahwa Firman ALLAH oleh Kuasa ROH KUDUS menjadi manusia, ROH menjadi daging, disebut NamaNYA YESUS,… nah ketika Firman itu menjadi manusia IA mengemban tugas, sekarang IA telah menyelesaikan tugasNYA, maka IA kembali ke asalNYA,.. kembali ke Sorga, dan karena Sorga adalah Kerajaan ALLAH, maka sangat tepat “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi”, kata YESUS,….
Artinya kedua hati ini menerima pengajaran yang sama, peneguhan yang sama, kuasa yang sama, amanat yang sama,… dan lain-lain, serba sama, tetapi hati itu jelas sudah berbeda.

Dari sekian amanat di atas, saya hanya akan menekankan,…”…ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang Kuperintahkan kepadamu..”, nah perintah yang pertama yang harus dilakukan segala murid itu adalah… tentu mengutus lagi… yaitu berkata, -pergi-, -jadikan murid-, -baptislah-, -ajarlah-….. kepada murid yang dimuridkan, dan seterusnya sampai TUHAN datang kembali.

Yang diutus akan mengutus, kira-kira begitu singkatnya. Dan yang diingat adalah YESUS akan menyertai senantiasa. Apa yang disertakan oleh YESUS?, kita bisa mengerti bahwa YESUS memberikan pemberian-pemberian, anugerah-anugerah, yang dijanjikan akan diberikan tepat pada waktunya, yang terpenting adalah jangan seperti hati yang gelap di atas, jangan ragu, sembah TUHAN, maka pada waktnya kuasa-kuasa akan diberikan… seperti Petrus, ia tidak belajar cara membangkitkan orang mati, dan ia tidak melakukannya setiap saat, tetapi ketika TUHAN berkehendak maka rancana TUHAN jadilah, orang mati bangkit. Paulus tidak selamanya di dalam keadaan nyaman secara tubuh, ia bahkan harus dipenjarakan, menderita, rasul-rasul menderita,…mati martir sama seperti nabi-nabi terdahulu….lalu makna YESUS akan menyertai?, ya harus dicamkan baik-baik, KRISTUS akan menyertai, KRISTUS artinya Raja Penyelamat, TUHAN yang menjadi manusia, dan manusiaNYA bahkan harus sampai mati,… itulah yang harus diingat, bahwa jangan hanya mengingat KUASA atau segala yang WAH, tetapi hal yang pertama menyertai setiap orang yang diutus adalah PENDERITAAN KRISTUS itu sendiri…Penderitaan Kristus akan menyertai kita sampai Maranatha, dan ketika penderitaan itu membutuhkan materai, YESUS akan memberi kejutan-kejutan, berupa mengusir setan-setan, memegang ular-ular berbisa, racun maut dikalahkan, orang-orang sakit disembuhkan, d.l.l. Penderitaan itu diikat di dalam KASIH, dan kehendak Bapa.

YESUS yang telah berkuasa di bumi dan di sorga itu, di pandang oleh hati yang bagaimana pada kita?
Satu amanat, dua hati,… semoga satu hati yang diurapi TUHAN berada pada kita, sebab indahlah segala sesuatunya pada waktu TUHAN.

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: