Salomo-Bait ALLAH-Kristen-Kuasa ALLAH

September 13, 2010 pukul 12:33 pm | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | 3 Komentar
Tag: , , ,

Salomo adalah Raja Solomo, anak dari Raja Daud.
Yesus adalah Raja Penyelamat, yang secara manusia disebut Anak Daud dan oleh Roh Kekudusan disebut Anak Allah.

Salomo mendirikan Bait Suci oleh perintah Raja Daud, dan semua persediaan telah disediakan oleh Raja Daud, dan jika ada yang diperlukan lagi dapat disediakan sendiri oleh Salomo.

Yesus adalah Bait ALLAH Yang menopang segala sesuatu, sebagai Gambaran dari ALLAH YANG tidak terlihat itu, IA adalah WAJAH ALLAH, yang sementara berkemah di dalam daging manusia untuk tugas yang telah dituliskan, disediakan oleh ROH KRISTUS sejak dahulu oleh Nabi-nabi.

Bait Allah didirikan oleh Salomo dengan keringat, dengan kerja paksa. Dan satu hal yang harus diingat, pekerja Salomo adalah para penduduk lokal, para penyembah allah lain, orang-orang Kanaan. Kala pembangunan itu di Yerusalem bahkan tidak terdengar bunyi palu, bunyi besi, bunyi peralatan tukang lainnya, karena semua keperluaannya sudah dikerjakan di luar Yerusalem, dan dari sekian banyak itu sudah disediakan Raja Daud.
Orang lokal, orang Kanaan, di dalam darahnya ada nubuatan yang harus digenapi, mereka harus menjadi budak oleh keturunan Shem, dan…. sekarang mereka telah menjadi budak untuk mendirikan Bait Allah.
Mereka mengolah batu, menghancurkan beberapa sudut batu yang tidak relevan dengan bentuk yang dinginkan, mengukir emas, perak dan perunggu, membentuk kayu Lebanon yang terkenal keras,… mereka mengangkat pedang dan peralatan tajam lainnya untuk mengukir, membentuk dan lain sebagainya… BAIT ALLAH dibangun….dengan proses begitu.

Gereja adalah orang Kristen, adalah TUBUH KRISTUS, adalah Bait ALLAH…
dan ingat, kita orang yang percaya juga harus semakin diolah oleh orang yang tidak percaya, beberapa lecutan, beberapa darah akan menetes, semua untuk memurnikan kita, agar tampil seperti emas yang berukir, perak yang dibentuk, perunggu yang diindahkan, dan kayu Lebanon yang diolah menjadi indah. Sebab semua olahan itu hanya terjadi di bumi, sementara di Yerusalem Baru, di Sorga, Taman Firdaus TUHAN, kita akan diletakkan pada BaitNYa Yang INDAH.

TUHAN berkuasa memakai segala sesuatu demi DIA. IA terkadang menahan hukuman demi KASIHNYA, dan terkadang untuk menjalankan FirmanNYA yang kalau sudah diucapkan tidak akan berlalu dan kembali hampa tanpa hasil.

Hai TUBUH KRISTUS, hai yang percaya, ingatlah satu ketukan palu di hati kita hanya memecahkan bagian-bagian yang tidak berguna, supaya pada akhirnya kita tampil indah dan layak di hadapanNYA.

Shalom Alenu

3 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. @ Parhobas
    Gereja adalah orang Kristen, adalah TUBUH KRISTUS, adalah Bait ALLAH…
    dan ingat, kita orang yang percaya juga harus semakin diolah oleh orang yang tidak percaya, beberapa lecutan, beberapa darah akan menetes, semua untuk memurnikan kita, agar tampil seperti emas yang berukir, perak yang dibentuk, perunggu yang diindahkan, dan kayu Lebanon yang diolah menjadi indah. Sebab semua olahan itu hanya terjadi di bumi, sementara di Yerusalem Baru, di Sorga, Taman Firdaus TUHAN, kita akan diletakkan pada BaitNYa Yang INDAH.

    Sangat benar perkataan lae itu. Dan inilah juga salah satu sumber yg tdk dimengerti mereka sahabat rekan seiman kita. Mereka mengira bhw gereja adalah bangunan fisik yg mesti dipertahankan. Padahal saya mengatakan bhw Gereja adalah jemaat milik Kristus itu sendiri. Jadi hendak dimanapun beribadah itu bukan menjadi masalah. Kristus lah yg seharusnya didengarkan bukan hati ini yg dikeraskan. Ini sudah saya diskusikan dgn beberapa teman parhalado HKBP kemarin. Kita memenangkan Kristus dgn hati damai dan dgn Hikmat Roh Allah sendiri. Bukan dgn kekerasan spt mereka yg tidak mengenal Kristus itu.

    Salam kasih ma laeku..

  2. Secara doktrin, yesus datang kedunia sebagai juru selamat. tetapi apakah umat kristian sendiri paham, apa yang dimaksud dengan kata “Selamat” itu sendiri? selamat dari apa? atau dengan cara bagaimana?

    Manusia adalah mahluk “sangat buas” yang oleh karenanya, Tuhan menurunkan para utusannya untuk mengajarkan “bagaimana seharusnya hidup didunia”. bagaimana? yaitu mengajarkan tali kasih, berlomba2 dalam kebaikan dan senantiasa tunduk atas kuasaNya. itulah fitrah dari hakekat manusia dimuka bumi. tanpa itu, manusia hanyalah mahluk hidup yang mati, yang tak memiliki nurani karena terbunuh oleh akal yang berani…

    berani mencampur yang salah kedalam yang benar, berani menggunakan hawa nafsu dalam kondisi apapun,, itulah sekelam2nya manusia..

    Yesus, dan para utusan yang lain adalah juru selamat untuk kita semua. karena ajaran beliau yang mengajarkan akhlak mulia sebagai khalifah dimuka bumi yang sebaik2nya.

    • @widz

      Justru karena pemahaman yang mendalamlah yang akhirnya Perjanjian Baru tertulis sebagai kesaksian bagi kita semua dan yang terwarisi sampai sekarang.

      salam


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: