Roma 1:1

Agustus 26, 2010 pukul 8:48 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag: , , , , , , , , , ,

Roma 1:1 Dari Paulus, hamba Kristus Yesus, yang dipanggil menjadi rasul dan dikuduskan untuk memberitakan Injil Allah.

dalam terjemahan exegesis, ECB (Exegeses Companion Bible), dituliskan demikian,

Roma 1:1 Paulos, a servant of Yah Shua Messiah;
a called apostle
set apart to the evangelism of Elohim;

Kitab Roma kemungkinan adalah Kitab terakhir yang ditulis oleh Paulus, sebab Roma adalah tujuan terakhir dari Paulus sebelum ia mati martir. Ia, Paulus, menuju Roma karena YESUS, Tuhannya, menyuruh dia untuk berani bersaksi di pusat pemerintahan Romawi itu.

Mari melihat satu ayat di atas, kita pilah satu persatu,…(diparalelkan antara LAI TB dengan ECB)
Dari Paulus,…Paulos
Paulus adalah kemungkinan nama yang digunakan oleh sesama saudara Kristen ataupun orang Yunani di tempat-tempat Paulus melayani, nama Yahudinya sendiri adalah Saul, dan dengan sentuhan bahasa Yunani menjadi Saulus, sebab ia memang berasal dari Tarsus, daerah Macedonia, Turky sekarang…Tidak usah berpanjang lebar, sebab Paulus tokoh yang sangat populer, populer karena banyak hal, tetapi yang paling mendasar karena ia berani melawan arus, sama seperti Tuannya Yesus Kristus…
bisa disimak perihal “kepopuleran” Paulus di : Paulus. Gus Dur juga populer karena sering melawan arus. Orang populer yang begini biasanya dicibir, “di-cuih-kan” semasa hidupnya.

hamba Kristus Yesus,…a servant of Yah Shua Messiah
point di sini sebenarnya ada dua, yaitu “hamba” dan “Yesus Kristus”…
tetapi mari memandangnya menjadi satu kesatuan, karena memang begitulah keadaannya di kutipan ini.
Term “hamba” ini sangat tidak asing bagi orang Yahudi yang memahami Kitab Suci. Sedemikian Paulus adalah profesor Perjanjian Lama, tetapi meski ia menguasai Kitab Suci semuanya itu tidak menjadikan dia tokoh populer, alias ia tidak populer karena penguasaan kitab suci itu, melainkan karena ia berani tunduk kepada DIA yang berfirman di Kitab Suci itu… keberanian itulah yang menjadikan dia sebagai hamba Yesus Kristus.
Hamba di sini sangat bisa diartika sebagai pelayan,…atau pekerja. Bandingakan dengan hinaan orang di Alexandria, jaman kekristenan awal dengan sebutan “chrestean”, alias budak-budak Kristus.
Secara konteks memang bisa diartikan demikian, sebab “hamba” TUHAN memang selayaknya selalu tunduk dan berdiam diri di bawah naungan Kristus… melawan Kristus sama saja seperti perkataan “galah ransang Paulus”, kalau melawan Tuan maka hamba akan menerima akibat yang semakin menyakitkan.
Paulus mengatakan, ia sudah dipilih sejak dari kandungan, dan kita tahu bagaimana ia ditangkap oleh Yesus, ia sempat buta…sekiranya ia dari awal menerima Kristus tentu sakit buta tidak akan menghinggapinya, tetapi biarpun ia keluar jauh dari kekang “Kasih TUHAN” dengan menjadi pembantai umat ALLAH, ia ditarik kembali, dimasukkan ke kandang para domba-domba yang bisa mengenal suara Gembalanya.

Bandingkan kata hamba-hamba TUHAN berikut ini (dari Perjanjian Lama), supaya dapat semakin dalam mengerti arti hamba Yesus Kristus bagi Paulus dan bagi kita yang mengaku Kristen:

“Kamu inilah saksi-saksi-Ku,” demikianlah firman TUHAN, “dan hamba-Ku yang telah Kupilih, supaya kamu tahu dan percaya kepada-Ku dan mengerti, bahwa Aku tetap Dia. Sebelum Aku tidak ada Allah dibentuk, dan sesudah Aku tidak akan ada lagi.
(Yesaya 43:10)

Aku berumur empat puluh tahun, ketika aku disuruh Musa, hamba TUHAN itu, dari Kadesh-Barnea untuk mengintai negeri ini; dan aku pulang membawa kabar kepadanya yang sejujur-jujurnya.
(Yosua 14:7)

Engkau telah berkata: “Telah Kuikat perjanjian dengan orang pilihan-Ku, Aku telah bersumpah kepada Daud, hamba-Ku:
(Mazmur 89:3)

Ketahuilah sekarang, bahwa firman TUHAN yang telah diucapkan TUHAN tentang keluarga Ahab, tidak ada yang tidak dipenuhi, TUHAN telah melakukan apa yang difirmankan-Nya dengan perantaraan Elia, hamba-Nya.
(2 Raja-raja 10:10)

Musa, Daud, Elia, Yesaya dan semua yang TUHAN pilih disebut hamba ALLAH…Dan Paulus disebut hamba Yesus Kristus, di sini untuk menakankan bahwa Paulus berintegritas dan pelayanannya kuat dan kokoh, sebab langsung dari YESUS Kritus, langsung dari ALLAH, langsung dari TUHAN…sama seperti hamba-hamba yang lain.

yang dipanggil menjadi rasul…a called apostle
untuk penjelasan mengenai rasul bisa dilihat di Rasul

dan dikuduskan untuk memberitakan Injil Allah….set apart to the evangelism of Elohim;
Jika kita lihat kutipan-kutipan Alkitab perihal hamba-hamba Allah di atas, maka kita bisa melihat bahwa terkadang masing-masing hamba dipanggil untuk penugasan tertentu dan tentu penugasan utamanya adalah Memberitakan Cinta Kasih TUHAN.
Dalam hal ini penugasan khusus bagi Paulus adalah memberitakan Injil ALLAH. Ini bukan perkara perkataan atau suatu hikmat yang lahir dari manusia sehingga disebut Injilnya Paulus atau Injilnya Petrus atau Injilnya Lukas dan lain sebagainya, tetapi perkara apa yang diberitakan atau diteruskan oleh Injil yang Roh Kudus ucapkan dari setiap rasul-rasul itu sendiri… Bukalah link Rasul di atas, maka kita akan mengerti semakin mendalam.
Atau perhatikan penekanan berikut,
Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia.
(Galatia 1:8)

Jadi sudah ada Injil yang telah diberitakan sebelumnya, oleh Ilham Roh Kudus, semisal ada berita yang lain dari Berita yang telah Roh Kristus ucapkan atau katakan atau firmankan, maka pasti itu adalah injil palsu.

Kata dikuduskan untuk memberitakan Injil Allah di atas, bisa juga diartikan dipisahkan untuk memberitakan Injil Allah, atau dikhususkan untuk memberitakan Injil Allah.
Sehingga bagi kita yang mengaku percaya ALLAH, atau bagi kita hamba ALLAH, maka kita dikhususkan untuk memberitakan Injil Allah,… jika kita memberitakan maka apa gunanya memasuki ruangan-ruangan yang tidak diperuntukkan bagi kita oleh ALLAH? kita memberitakan sebab sekiranya ada roh yang rendah dan siap menerima maka TUHAN di dalam RohNya dapat memanggil Israel-Israel sejati, pemenang-pemenang sejati, sebab memang TUHAN memanggil orang-orang Israel saja…orang-orang yang mau mendengar, bukan orang bebal dan keras kepala.

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: