Telah terbit Terang (2)

Agustus 2, 2010 pukul 12:03 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | 1 Komentar
Tag: , ,

Seperti ada tertulis dalam kitab nabi Yesaya: “Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan bagi-Mu; ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya”, demikianlah Yohanes Pembaptis tampil di padang gurun dan menyerukan: “Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu.”
(Markus 1:2-4)


Datanglah seorang yang diutus Allah, namanya Yohanes; ia datang sebagai saksi untuk memberi kesaksian tentang terang itu, supaya oleh dia semua orang menjadi percaya.
(Yohanes 1:6-7)

Yesus memulai pelayananNya di Galilea, daerah utara Israel sekarang, dulu pernah disebut Israel Utara atau Israel saja. Yesus adalah Terang dunia, dan di daerah Galilea yang sudah sekian tahun, ratusan tahun, tidak mengenal penyembahan kepada TUHAN, sekarang telah melihat Wajah Kemuliaan TUHAN di dalam Nama Yesus Kristus, semisalpun ada itu hanya perorangan dan biasanya akan menuju Yerusalem untuk praktek-praktek kepercayaan.

Tentu pelayanan Yesus tidak cukup di situ, ada hal yang lebih besar dari itu menunggu. Ia harus menuju Yerusalem, menuju Yudea. Yudea pernah disebut sebagai Israel Selatan, dimana terdapat pusat pemerintahan keagamaan dari seluruh daratan, bahkan dari daerah-daerah Arab, dan sekitarnya, orang Yahudi yang melayani TUHAN akan dengan senang hati menuju daerah ini.

Terang sudah datang, dan IA sedang bersinar di daerah kegelapan, Galilea, Samaria. Dan Ia akan sedang menuju Yerusalem.
Sebelum semua itu terjadi, maka nubuat tentang “penyedia jalan” sudah harus sedang ada, penggenapan dari kitab Nabi-nabi.

Yohanes Pembaptis adalah “pembuka jalan”, kepada dia diberi petunjuk, kepada siapa Roh Allah turun, Ia adalah Mesias, IA adalah Terang dunia. Semua nabi, semua orang-orang pilihan TUHAN di masa yang lampau merindukan masa dimana TUHAN menjadi manusia, mereka merana karena rindu, membayangkan bagaimana suara TUHAN, bagaimana wajahNYA, Yang Mulia, Yang tidak dapat mereka lihat karena begitu TERANG, mereka memiliki pengetahuan untuk itu, tetapi mereka tidak dapat melihat masa yang akan datang itu, dan…. diberikan hanya kepada Yohanes Pembaptis,…Yesus berkata: “Tidak ada orang yang dilahirkan perempuan yang lebih besar dari Yohanes Pembaptis”…. Melihat point di atas, maka sangat tepatlah ucapan itu.

Di Yerusalem, banyak orang yang sudah merasa terang, dan apa yang terjadi, Terang Allah ditolak.
Di Galilea, di Samaria, orang mengenal kegelapannya, dan melihat Kuasa yang sama yang Yesus tunjukkan di Yerusalem, di Yudea, orang berpaling dari kegelapannya, tetapi berbeda dengan orang yang di Yerusalem.

Jadi Telah Terbit Terang, dari Israel, YESUS Kristus adalah Terang, sekarang, kita dimana, bagaimana?
Menjadi seperti orang Galilea, seperti orang Samaria, yang penuh kegelapan, lalu setelah melihat Terang yang telah terbit itu menyadari kegelapannya, dan berjuang menyalakan lilin terang di hatinya, atau seperti Yudea, seperti Yerusalem, yang menolak? Menolak karena buta, sebab ia merasa terang dengan segala perbuatan-perbuatan yang ia banggakan.

Iklan

1 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. @ Parhobas

    Disini kita dapat belajar lae ttg peranan seorang nabi yg kebesarannya sangat di akui Tuhan Yesus. Kristus sendiri telah menghunjuk Yohannes adalah seorang nabi yg telah dihunjuk Allah mendahului kedatangaNYa ke dunia. Tetapi bangsa Israel menyianyiakannya. Yohannes sekalipun nabi yg besar dan memiliki pengikut yg sangat besar tetap mengakui bhw Yesus Kristus yg dia baptis melalui air adalah ORANG yg BENAR_BENAR datang dari ALLAH yg MAHA ESA. Dia juga mengakui membuka tali kasutNYA pun dia tidak layak.
    .
    .
    Dan kemudian pd jaman para Injili semua murid-murid Yohannes memberi diri mereka harus di baptis dalam nama BAPA , ANAK dan ROH KUDUS. Inilah pertanda bhw sekalipun Yohannes adalah seorang nabi besar tetapi setiap yg mengikutinya tetap harus dibaptis dalam nama ALLAH yg Maha ESA yakni Allah Bapa dan Anak dan Roh Kudus. Ini hanya membuktikan bahwa nabi apapun yg pernah ada tetap harus dibaptis dlm nama ALLAH yg dikenal dlm nama Yesus Kristus.

    Salam Kasih laeku ..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: