Demas, kalah dalam pertandingan

Juli 26, 2010 pukul 12:15 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | 3 Komentar
Tag: , , ,

Yudas Iskariot, salah satu dari 12 rasul terdahulu, mengkhianati Yesus, Gurunya.
TUHAN memang penuh hikmat yang tiada tara, IA bisa tahu saat yang tepat, bahwa oleh kasihNYA, ada orang yang rela berkhianat, dan oleh khianat itu maksud TUHAN tentang penyelamatan terjadi dan tersedia buat dunia, buat kita semua…

Kita mengingat dia sebagai orang yang kalah di dalam pertandingan…

Apakah ada Yudas Iskariot berikutnya? Demas.

Demas adalah seorang yang menyertai Paulus di dalam pelayanannya mengabarkan Injil ke Roma.
Bahkan beberapa surat penggembalaan dari Paulus sering mencamtumkan nama Demas sebagai saudara sekerja, saudara seiman, seorang yang percaya di dalam Yesus Kristus.

Sekitar tahun 63 M, Rasul Paulus menulis 3 surat penggembalaan, ke Efesus, ke Kolose dan ke Mr. Filemon.
Nah di dua surat ini nama Demas masih disebut, perhatikan

Salam kepadamu dari tabib Lukas yang kekasih dan dari Demas.
(Kolose 4:14)

dan

dan dari Markus, Aristarkhus, Demas dan Lukas, teman-teman sekerjaku.
(Filemon 1:24)

Demas kemungkinan besar adalah orang Tesalonika, tempat dimana Jemaat Kristen mula-mula lahir, dan ke sinilah Demas kembali setelah ia pergi meninggalkan Paulus, Lukas, dan saudara-saudara yang lain,…

kenapa ia meninggalkan pelayanan?

Sekitar 4 tahun setelah penulisan 3 surat di atas, Paulus menulis surat penggembalaan kepada Timotius, demikian,

karena Demas telah mencintai dunia ini dan meninggalkan aku. Ia telah berangkat ke Tesalonika. Kreskes telah pergi ke Galatia dan Titus ke Dalmatia.
(2Timotius 4:10)

Demas artinya “popular”, dan memang entah bagaimana namanya itu sangat tepat,…penderitaan atau ajakan untuk menderita dari konsekuensi menerima Kristus, paling tidak pada masa itu yang amat sangat penuh keperihan akibat tindasan dari pemerintah, adalah pilihan yang sangat tidak popular,…. mana ada orang yang mau diajak menderita ya toh?

Demas mengkhianati imannya karena alasan lebih mencintai dunia, sama seperti Yudas Iskariot.
Setelah bersama Paulus sekitar sepuluh tahun, mungkin kekuatannya sudah tidak pada posisi yang baik, ia goyah.

Dan tahun bertambah, hari berjalan cepat, Yudas baru akan selalu ada, …Demas baru….
orang-orang yang kalah di dalam pertandingan, di dalam peperangan iman….
dan ada kecenderungan, orang yang kalah di dalam pertandingan, yang kalah di dalam peperangan iman, akan popular.
Siapa tidak mengenal Yudas Iskariot?
Siapa tidak mengenal Iblis?

3 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Siapa yang tidak mengenal Hitler …? 😦

    • @lovepassword

      biasanya seh begitu, yang mengejar popularitas akan cenderung melenceng dan tergoda dunia…

      nabi palsu biasanya juga begitu…
      pikiran yang tidak sehat biasanya juga begitu, biar lebih diterima teman dia rela munafik, pura2 dan lain2…

      yah namanya juga belajar, ada yang gagal ada yang terjatuh, tetapi tidak banyak yang jatuh itu yang berani bangkit lagi….

      salam

  2. Popularitas emang godaan tapi bukan satu2nya godaan…:D


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: