Anugerah yang harus dikenali

Juli 17, 2010 pukul 12:10 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag:

(2Petrus 1:5-8 [ITB])
Justru karena itu kamu harus dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada imanmu kebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan,

dan kepada pengetahuan penguasaan diri, kepada penguasaan diri ketekunan, dan kepada ketekunan kesalehan,

dan kepada kesalehan kasih akan saudara-saudara, dan kepada kasih akan saudara-saudara kasih akan semua orang.

Sebab apabila semuanya itu ada padamu dengan berlimpah-limpah, kamu akan dibuatnya menjadi giat dan berhasil dalam pengenalanmu akan Yesus Kristus, Tuhan kita.

Kutipan ini diawali oleh
(2Petrus 1:3 [ITB])
Karena kuasa ilahi-Nya telah menganugerahkan kepada kita segala sesuatu yang berguna untuk hidup yang saleh oleh pengenalan kita akan Dia, yang telah memanggil kita oleh kuasa-Nya yang mulia dan ajaib.

segala sesuatu adalah anugerah…

dan diakhiri oleh…
(2Petrus 1:10) Karena itu, saudara-saudaraku, berusahalah sungguh-sungguh, supaya panggilan dan pilihanmu makin teguh. Sebab jikalau kamu melakukannya, kamu tidak akan pernah tersandung.

Kita semua telah dipanggil ke dalam persatuan kudus di dalam Nama Kristus, dan mari kita melihat betapa TUHAN memiliki kehendak atas pilihanNYA.

Bagaimana kita bisa mengetahui bahwa TUHAN memanggil dan memilih kita?,..
maka kita harus teguh pertama-tama oleh anugerah ilahi iman. Ini adalah landasan utamanya,
dengan landasan iman, mari kita memilih selanjutnya untuk dapat mengenal anugerah kebajikan,
setelah anugerah kebajikan mari memilih untuk mengenal anugerah pengetahuan,
setelah anugerah pengetahuan kita harus mengejar pengenalan akan anugerah penguasaan diri,
yang seterusnya memilih untuk mengenal anugerah ketekunan,
setelah anugerah ketekunan kita memilih untuk mengenal anugerah kesalehan…..
maka anugerah selanjutnya adalah anugerah kasih terhadap saudara-saudara (di dalam konteks ini saudara-saudara diartikan sesama Kristen),
dan setelah anugerah kasih terhadap sesama Kristen, memilih pengenalan akan anugerah kasih kepada semua orang…. oleh pengenalan semua anugerah itu maka kita akan berhasil mengenal Kristus, sebab Kristus telah melakukan itu semua…

Karena Roh Kudus diberikan kepada kita tidak sebagian-sebagian, atau bertahap-tahap, tetapi IA langsung bersama kita, ketika kita menerima DIA,….perkara percaya adalah perkara sepersekian detik, tetapi perkara kekudusan adalah perkara seumur hidup, karena kita hanya secara bertahap di dalam mengalahkan kemauan daging kita…

mari kita melihat contoh-contoh orang tersandung,
-Budak Israel dibebaskan dari Mesir, pertama mereka memiliki iman yang sama, bahwa Kanaan adalah tujuan, menuju kemenangan, kebebasan…..di dalam perjalanan di gurun banyak dari mereka gagal di dalam pengenalan akan anugerah pengetahuan akan kehendak Allah, gagal di penguasaan diri, gagal dipengenalan akan ketekunan, seterusnya kesalehan, dan ada yang gagal di anugerah kasih… jadi tidak salah jika akhirnya generasi berikutnyalah di bawah komando Yosua yang diperbolehkan masuk ke Kanaan
-Raja Saul juga gagal dipengenalan akan anugerah Kristus
-Ananias dan istrinya Safira gagal
-Nabi Bileam gagal, ia gagal mengenal anugerah penguasaan diri, nabi koruptor
-Nabi-nabi di jaman Mikha juga banyak yang gagal atas anugerah pengetahuan akan TUHAN, gagal di anugerah penguasaan diri…salah satunya nabi Zedekia bin Kenaana

dan banyak yang gagal diceritakan di Alkitab…
tetapi ada yang gagal lalu bangkit lagi, berjuang mengenal anugerah TUHAN,
contoh utamanya adalah Raja Daud, ia pernah gagal di dalam pengenalan akan penguasaan diri,…. Abraham pernah gagal di dalam pengenalan akan anugerah kebajikan, Yakub, Ishak, Simson, dan untuk lebih fresh, Petrus pernah gagal…. tetapi mereka tidak menyerah….

Kesempurnaan mengenal Kristus terkadang membawa kematian badaniah, mati martir, bejibun bapa-bapa iman kita di awal kekristenan bisa diambil sebagai contoh….tetepi keberanian mereka mati, menumpahkan darah adalah bukti akan betapa kuat dan kokohnya mereka telah mengenal Kristus yang rela mati demi semua manusia….
Munson dan Lyman juga dapat sebagai contoh di abad 19, di tanah Batak, mereka berdua mati mengenaskan waktu mengabarkan adanya anugerah yang besar dari Sorga buat orang Batak….

Itulah semua anugerah yang harus dikejar, dikenali, diperjuangkan, maka pengenalan akan Kristus Sang Pemberi anugerah akan kita kenal semakin dalam dan semakin dalam…..

kegagalan pada pengenalan akan anugerah itu sangat jelas digambarkan sbb,

(2Petrus 1:9 [ITB])
Tetapi barangsiapa tidak memiliki semuanya itu, ia menjadi buta dan picik, karena ia lupa, bahwa dosa-dosanya yang dahulu telah dihapuskan.

orang-orang yang buta dan picik inilah yang sudah ada sejak jaman awal, pengajar sesat, guru sesat…anti Kristus, seperti saudara taunya hanya iblis yang siap memangsa… mematikan dan jahat sekali….

dan konsekuensi mengenal anugerah Kristus adalah…
(2Petrus 1:11 [ITB])
Dengan demikian kepada kamu akan dikaruniakan hak penuh untuk memasuki Kerajaan kekal, yaitu Kerajaan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus.

so?
pertama-tama beranilah menerima anugerah iman.

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: