Pesan Singkat

Juli 16, 2010 pukul 12:16 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag: , , ,

Pesan singkat, saya sebut demikian bukan berarti pesannya dipersingkat atau hanya pesan yang singkat-singkat saja, tetapi untuk menjelaskan tentang pesan dari kutipan kecil bagi orang Kristen….

(1Petrus 4:15 [ITB])
Janganlah ada di antara kamu yang harus menderita sebagai pembunuh atau pencuri atau penjahat, atau pengacau.

Tetapi, jika ia menderita sebagai orang Kristen, maka janganlah ia malu, melainkan hendaklah ia memuliakan Allah dalam nama Kristus itu.

Salah satu pemunculan kata “Kristen” di Alkitab adalah dari kutipan di atas.
Sesama pengikut Kristus pada saat sebelum disebut Kristen biasanya memanggil sesama mereka sebagai berikut:
– Saudara atau saudara-saudara
(Kisah Para Rasul 15:1) Beberapa orang datang dari Yudea ke Antiokhia dan mengajarkan kepada saudara-saudara di situ: “Jikalau kamu tidak disunat menurut adat istiadat yang diwariskan oleh Musa, kamu tidak dapat diselamatkan.”
(Kisah Para Rasul 15:23) Kepada mereka diserahkan surat yang bunyinya: “Salam dari rasul-rasul dan penatua-penatua, dari saudara-saudaramu kepada saudara-saudara di Antiokhia, Siria dan Kilikia yang berasal dari bangsa-bangsa lain.
(1Korintus 7:12) Kepada orang-orang lain aku, bukan Tuhan, katakan: kalau ada seorang saudara beristerikan seorang yang tidak beriman dan perempuan itu mau hidup bersama-sama dengan dia, janganlah saudara itu menceraikan dia.

– Murid atau murid-murid
(Kisah Para Rasul 9:26) Setibanya di Yerusalem Saulus mencoba menggabungkan diri kepada murid-murid, tetapi semuanya takut kepadanya, karena mereka tidak dapat percaya, bahwa ia juga seorang murid.
(Kisah Para Rasul 11:29) Lalu murid-murid memutuskan untuk mengumpulkan suatu sumbangan, sesuai dengan kemampuan mereka masing-masing dan mengirimkannya kepada saudara-saudara yang diam di Yudea.

– orang yang percaya
(Kisah Para Rasul 5:14) Dan makin lama makin bertambahlah jumlah orang yang percaya kepada Tuhan, baik laki-laki maupun perempuan,

– orang kudus atau orang-orang kudus
(Roma 8:27) Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui maksud Roh itu, yaitu bahwa Ia, sesuai dengan kehendak Allah, berdoa untuk orang-orang kudus.
(Roma 15:25) Tetapi sekarang aku sedang dalam perjalanan ke Yerusalem untuk mengantarkan bantuan kepada orang-orang kudus.

meski masih sering digunakan tetapi, di sini Petrus sudah menggunakan kata “Kristen”, sudah umum diterima tentunya, artinya sama saja yaitu: mereka..yang menganggap saudara, yang percaya, yang kudus, murid. Maka jika ia menderita sebagai saudara, sebagai yang percaya, sebagai yang kudus, sebagai murid, sebagai Kristen janganlah malu,…. tetapi amat sangat memalukan, jika sudah menyebut diri saudara, menyebut diri orang yang percaya, menyebut diri orang kudus, menyebut diri murid, menyebut diri Kristen ternyata masih membunuh, penjahat, pencuri atau pengacau…..malulah, bertobatlah….muliakankah Kristus sebagai TUHAN di dalam hatimu.

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: