Kasihilah sesamamu, gimana?

Juli 10, 2010 pukul 12:31 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | 7 Komentar
Tag: , ,

(1Petrus 3:8-16 [ITB])
Dan akhirnya, hendaklah kamu semua
– seia sekata,
– seperasaan,
– mengasihi saudara-saudara,
– penyayang dan rendah hati,
– dan janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan, atau caci maki dengan caci maki, tetapi sebaliknya,
– hendaklah kamu memberkati, karena untuk itulah kamu dipanggil, yaitu untuk memperoleh berkat.

Sebab:”Siapa yang mau mencintai hidup dan mau melihat hari-hari baik,
– ia harus menjaga lidahnya terhadap yang jahat dan bibirnya terhadap ucapan-ucapan yang menipu.
– Ia harus menjauhi yang jahat dan melakukan yang baik,
– ia harus mencari perdamaian dan berusaha mendapatkannya.

Sebab mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada permohonan mereka yang minta tolong, tetapi wajah Tuhan menentang orang-orang yang berbuat jahat.”
Dan siapakah yang akan berbuat jahat terhadap kamu, jika kamu rajin berbuat baik?
Tetapi sekalipun kamu harus menderita juga karena kebenaran, kamu akan berbahagia. Sebab itu janganlah kamu takuti apa yang mereka takuti dan janganlah gentar.

Tetapi kuduskanlah Kristus di dalam hatimu sebagai Tuhan!
Dan siap sedialah pada segala waktu untuk memberi pertanggungan jawab kepada tiap-tiap orang yang meminta pertanggungan jawab dari kamu tentang pengharapan yang ada padamu,
tetapi
* haruslah dengan lemah lembut dan hormat, dan
* dengan hati nurani yang murni,

supaya mereka, yang memfitnah kamu karena hidupmu yang saleh dalam Kristus, menjadi malu karena fitnahan mereka itu

Hidup bermasyarakat adalah kebutuhan manusia, pepatah Batak berkata: “Dahan yang dekatlah yang selalu bergesekan”. Artinya semakin dekat suatu dahan pohon, maka semakin kuatlah gesekan antar dahan itu jika terpaan angin datang. Dan semakin kencang terpaan angin, semakin keras pula gesekan dahan itu. Manusia yang bermasyarakat juga demikian, bahwa orang-orang yang dekatlah yang memiliki kecenderungan lebih besar untuk saling “tindas menindas”, saling mencaci, dan sebagainya….

Surat Petrus ini juga menekankan tentang bagaimana hidup bermasyarakat di daerah yang majemuk. Pertama ia menekankan kepada saudara seimannya..Kristen,
bahwa point-point utama yang di awal di atas menunjukkannya sangat dalam, itulah cara untuk menunjukkan bagaimana mengasihi sesama saudara Kristen.

Apalagi pada masa surat ini ditulis orang-orang Kristen mengalami penderitaan yang amat sangat…banyak orang mempertanyakan ajaran-ajaran mereka, menjadi kegaduhan bagi orang-orang yang menyembah allah lain, tuhan lain, dewa-dewa, …. dan harap dicatat juga, tujuan pertama Injil tersebar adalah daerah yang dikuasai oleh Romawi, yang notabene berpikiran luas, jangan tanyakan bagaimana pintar-pintarnya orang Korintus…sehingga sekiranya ada orang-orang yang mempertanyakan tentang apa itu Jalan Lurus, apa itu Jalan Kristus, apa itu mengikut Kristus, Siapa Mesias itu? maka…

* haruslah dengan lemah lembut dan hormat, dan
* dengan hati nurani yang murni,

itulah cara mengasihi orang bukan Kristen, yaitu dengan memandang Kristus, menguduskanNYA sebagai TUHAN di dalam hati kita, sehingga oleh itu kita mampu berbicara lemah lembut, menghormati lawan bicara… dan melakukan diskusi atau dialog dengan hati nurani yang murni. Karena hati nurani yang murni memampukan kita untuk tidak memihak dan tidak munafik.….
Karena kalau kita “memihak”, maka sangat susah menemukan kebenaran, yang ada adalah proses pembenaran.
Kalau kita tunduk kepada TUHAN, Kristus, Raja Penyelamat, maka TUHAN yang akan berpihak kepada kita, tetapi bagaimana TUHAN berpihak kalau ternyata kita tidak rela hidup seperti Kristus?, bagaimana kita rela hidup seperti Kristus, Roh Allah saja kita tolak?…..

Jadi kasihilah sesamamu, pertama-tama karena Anda telah menerima Kasih dari ALLAH….dari Kristus TUHAN kita.

7 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Keren juga.. Daun yang dekatlah yang sering bergesekan? Menarik menarik…

    • @lovepassword

      contoh paling sederhana saja, di blog ini kesannya kita antara saya plus lae sihotang dengan Anda selalu “bergesekan” di blog ini, karena memang secara dunia maya kita begitu dekat, tidak mungkin saya “bergesekan” dengan orang lain yang tidak mampir, tidak dekat, dengan blog ini, ya toh ehehehe

      nah kalau mau lihat gesekan yang sangat mematikan Anda bisa melihat blognya jelasnggak, atau adi isa, hanifa d.l.l hehhehe

  2. Ada satu kelompok akan merasa diri mereka akan spt merasa satu kesatuan yg kuat jikalau ada kelompok lain yg akan mengusik mereka. Padahal diantara mereka persatuan itu sebenarnya tidak ada.

    • @lae Sihotang,

      hehehe, tepat itu lae…setelah yang merasa satu kelompok itu mendapatkan apa yang mereka maui atau inginkan, maka mereka akan gontok-gontokkan, pecah belah, perang sendiri….

      salam lae

    • Ya secara sosiologis emang bisa gitu. Persatuan itu kan bisa karena ideologis, karena kepentingan atau musuh bersama. Lha para diktator , maupun tukang propaganda ya sering mengkampanyekan itu.

      Lha itu memang bahaya. Soalnya kalo musuhnya gak ada, ya sangat mungkin akan dibuatkan musuh baru untuk mengendalikan perpecahan. Inilah yang dilakukan Soeharto dan juga Bush dengan gaya logika propaganda mereka masing2…

  3. Ada lagi gesekan mematikan dari @Om Fery. 😀

    kalau @Om Robin pakai jurus gesekan pelawak. 😀

    • ada pula gesekan maut yg sgt menyentuh dan membelai perasaan….
      gesekannya Idris Sardi!…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: