Supaya kamu percaya dan hidup

Juni 14, 2010 pukul 10:59 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | 2 Komentar
Tag: , , ,

(John 20:30-31 [ITB])
Memang masih banyak tanda lain yang dibuat Yesus di depan mata murid-murid-Nya, yang tidak tercatat dalam kitab ini, tetapi semua yang tercantum di sini telah dicatat, supaya kamu percaya, bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam nama-Nya.

Setiap pagi kita mungkin akan melakukan ini, yaitu bercermin. Tentu saja orang yang akan melakukan aktifitas yang memerlukan kerapian, ataupun orang yang senang terlihat rapih akan melakukannya.

Nah ketika kita berhadapan dengan cermin itu maka ada bayangan kita di cermin itu. Bayangan itu seharusnya sama dengan siapa yang berdiri di depan cermin. Kupingnya sama, rambutnya sama, matanya sama, hidungnya sama, bibirnya sama…. semuanya sama. Sama di sini hanya di dalam sense bahwa memang hanya kita yang berdiri di depan cermin itu. Posisi dan letak di depan cermin hanya kita.

Semua orang memang memiliki hidung, mata, telinga dan sebagainya, tetapi ada tanda-tanda tertentu di bagian hidung, telinga, kuping d.l.s yang bisa menegaskan bahwa seseorang berbeda dari orang lain.
Seperti ciri-ciri seseorang terkadang kita hanya menyebut hidungnya, atau bentuk mata dan sebagainya, maka dengan menjelaskan bentuk hidungnya kita bisa tahu siapa yang berdiri di depan cermin, tidak perlu kita menjelaskan semua detail tentang siapa yang berdiri di depan cermin, tidak perlu merumuskan berapa banyak gigi gerahamnya, berapa banyak gigi serinya yang ompong, berapa helai seluruh rambutnya yang rontok waktu sisiran, dan sebagainya…. Ada tanda khusus yang dapat kita telusuri sehingga kita dapat mengidentifikasi seseorang dengan akurat.

Nah Kitab Suci berkata bahwa Perjanjian Lama banyak sekali menuliskan bayangan yang akan terjadi, karena disebut bayangan maka harus ada sesuatu yang nyata yang mencerminkan adanya bayangan itu. Nah karena bayangan diberikan terlebih dahulu, maka “sesuatu” yang nyata itu haruslah benar-benar ada dan harus ada, dan pasti terjadi, tidak boleh tidak. Sebab bayangan ada karena ada sesuatu yang nyata yang berdiri di depan cermin. Nah setelah Yang nyata itu menjadi nyata, maka ciri-cirinya harus identik dengan bayangan itu, karena tidak boleh tidak harus demikian. Nah identifikasi tadi membantu, atau menolong supaya kita tidak perlu menuliskan atau memberitahukan semua detail tentang Yang Nyata itu, tetapi ada tanda-tanda khusus yang bisa diambil untuk menjelaskan bahwa “Bayangan” itu adalah bayangan dari Yang “Nyata”.

Bayangan itu bisa kita sebut nubuatan, dan apa yang harus dan yang pasti terjadi itu kita sebut penggenapan. Nah Kutipan di atas secara sederhana bisa menjelaskan demikian. Bahwa YESUS sepanjang hidupNya di dunia telah dicatat oleh penulis Injil Yohanes, dari kelahiran, pelayanan, kematian, dan kebangkitan serta naik ke sorga, ciri yang utama, identifikasi yang utama dari apa Yang Nyata dari bayangan yang disebut Perjanjian Lama. Dan semua identifikasi itu sudah cukup membuktikan bahwa memang “seseorang” yang beridiri di depan cermin itu adalah YESUS. Semua bayangan yang dapat dilihat di balik cermin Perjanjian Lama telah diidentifikasi, telah dibuktikan bahwa memang MESIAS telah datang, dan MESIAS atau KRISTUS itu adalah YESUS…

Nah karena Perjanjian Lama juga menuliskan bayangan tentang keselamatan oleh “bilur-bilur” Yang Nyata itu, bilur-bilur Yesus, maka olehnya pasti ada sesuatu yang nyata, yang berdiri di depan cermin-cermin pribadi….Dan itu harus dan akan terjadi, itulah keselamatan kita oleh darah tebusan Kristus. Karena bayangannya sudah menuliskan maka akan dan sudah akan terjadi. Jika kita percaya maka olehNya kita pasti hidup. Sebab hanya di dalam NamaNYA-lah kita beroleh semuanya itu.

2 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. @ Lae Pahobas

    Dalam diri Anak Allah itu ada HIDUP. Hidup yg dianugerahkan bagi setiap yg mempercayaiNya sbg Tuhan dan Juruselamat. Hanya dalam Dia hidup kita dimampukan untuk menjadi apa yg Dia kehendaki untuk kita lakukan. Sekalipun kita berniat untuk berbuat baik tetapi jikalau bukan Allah yg memampukan maka sia-sia lah usaha kita untuk berbuat kebaikan. Sebab kebaikan yg kita lakukan dalam hiduo sekarang adalah karena PERCAYA dalam NAMA Anak ALLAH yg HIDUP.

    Shalom Ves Alelujah

    • @Lae Sihotang

      seperti kata seorang pendeta,
      baiknya baik adalah baiknya TUHAN…

      salam dan shalom lae


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: