Yang sudah saya tulis, tetap tertulis

Juni 11, 2010 pukul 1:08 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | 2 Komentar
Tag:

Di salib Yesus ada sebuah tulisan yang sangat mengganggu sekali bagi para imam Yahudi.
Tulisan itu malah tertera di dalam tiga bahasa, Yunani, Latin dan Ibrani. Dan karena Golgota tidak jauh dari kota, maka banyak orang membaca tulisan itu…. Pilatus-lah yang menyuruh tulisan itu ditempel di salib Yesus.

(John 19:21 [ISH])
Imam-imam kepala berkata kepada Pilatus, “Jangan menulis ‘Raja orang Yahudi’, melainkan tulislah, ‘Orang ini berkata, Aku Raja orang Yahudi.'”

(John 19:22 [ISH])
Tetapi Pilatus menjawab, “Yang sudah saya tulis, tetap tertulis.”

Dan setelah itu imam-imam itu tidak protes, ….
Seorang manusia saja bisa berkata begitu, dan mereka tidak protes,…. bagaimana lalainya pemuka agama ini sampai-sampai tidak dapat melihat semua yang tertulis tentang YESUS di Kitab Suci mereka?…

Lukas 24:27 Lalu Ia menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab Suci, mulai dari kitab-kitab Musa dan segala kitab nabi-nabi.

Yah memang murid-murid Yesus adalah orang-orang yang sangat berbahagia, mereka mendapat pencerahan, mata hati mereka dibuka untuk dapat melihat apa-apa yang tertulis tentang YESUS di Kitab Suci Yahudi, yang sebagian besar telah tertuang di dalam 4 Kitab Injil.

Semoga kita juga para manusia yang mengaku rohaniah dapat menetapkan hati dan semakin teguh imannya dan tidak berani neka neko terhadap apa yang sudah TUHAN tuliskan, sebab apa yang sudah tertulis, tetap tertulis, sebagai penuntun, pengajar, penegor dan lain sebagainya….

Iklan

2 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Lae terkasih …

    Terkadang dalam hidup yg sekarang makin berat ini kita juga dituntut untuk mempertaruhkan keyakinan dan iman kita untuk hidup menurut apa yg kita percayain.
    Bahwa percaya dan hidup dalam kasih karunia dalam Kristus itu adalah suatu agama yg serupa saja dgn agama lain jikalau itu hanya berupa topeng menutupi hidup di jaman sekarang ini. Maka krn itu mempercayain hidup kita kpd Dia hanyalah akan berarti jikalau kita tidak berharap kemegahan dan kemuliaan dunia ini sebagai balas dari cinta dan harapan kita kepada kasih karuniaNya.

    Salam kasih ma laeku

    • @lae Sihotang,

      betul lae,
      orang dunia mengejar apa yang ditawarkan dunia
      orang yang mengaku percaya mengejar apa yang ditawarkan dari sorga…

      oleh karena itulah kita adalah warga sorgawi, warga yang dipersiapkan meninggalkan dunia ini…

      salam


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: