Hanya Kaisar satu-satunya raja kami

Juni 10, 2010 pukul 10:55 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | 2 Komentar
Tag: , , , ,

(John 19:15 [ISH])
Mereka berteriak-teriak, “Bunuh Dia! Bunuh Dia! Salibkan Dia!” Pilatus bertanya, “Haruskah saya menyalibkan rajamu?” Imam-imam kepala menjawab, “Hanya Kaisar satu-satunya raja kami!”

Bandingkan dengan
(Kejadian 49:10 [ITB])
Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda ataupun lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia datang yang berhak atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa.

atau

(Mikha 5:2 [ITB])
Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala.

Kalau mereka, tukang tuduh itu, mengaku ahli agama atau ahli taurat, imam-imam, lalu apa maksud mereka dengan mengatakan bahwa Kaisar adalah satu-satunya raja mereka? Bagaimana dengan Mikha 5:2, atau Kejadian 49:10. Kalau dikatakan imam, ahli taurat bukankah kutipan-kutipan di atas sudah umum diketahui?

Ingatlah Kitab Suci menulis demikian,

Matius 2:4-6 Maka dikumpulkannya semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi, lalu dimintanya keterangan dari mereka, di mana Mesias akan dilahirkan.
Mereka berkata kepadanya: “Di Betlehem di tanah Yudea, karena demikianlah ada tertulis dalam kitab nabi:
Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda, karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umat-Ku Israel.”

Itu terjadi ketika ada 3 orang majus ingin membuktikan pencarian mereka tentang tanda-tanda Raja yang akan lahir.

Kalau mereka mengetahuinya, tetapi dengan predikat imam atau ahli taurat sepertinya mereka paham betul semuanya itu. Jika mereka mengakui Kaisar, pada saat itu adalah pemerintahan adalah atas Romawi, Kaisar pada saat itu adalah Kaisar Tiberius, dimana Tiberius tentu bukan dari kaum Israel, bukan keturunan Yehuda, maka dengan mengatakan bahwa Kaisar adalah raja mereka, itu sama dengan menolak Kitab Suci mereka sendiri. Kitab Suci sudah jelas berkata Mesias adalah Keturunan Daud, dari suku Yehuda, dan mereka tahu bahwa Mesias itu lahir di Betlehem di kota Daud, YESUS Yang adalah Anak Daud, suku Yehuda, jelas lebih masuk akal menyebut Dia, YESUS, yang lahir di Betlehem menjadi Raja ketimbang Tiberius.

Sangat mengerikan sekali memang. Ketika hati sudah sangat keras maka apa yang dituduhkan ke Yesus oleh ahli taurat, ahli agama walaupun dibungkus dengan gaya-gaya relijius maka tidak dapat melihat ke dalam dirinya sendiri, buta… melihat noda kecil di mata orang lain padahal ada noda raksasa di matanya sendiri…Mereka menuduh YESUS tidak memraktekkan aturan-aturan keagamaan, Agama Yahudi, padahal mereka sendiri telah menolak Kitab Suci, pusat pengajaran agama mereka…pahit sekali.

Iklan

2 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Lha model kayak gicu kan yah sering juga kita lihat bahkan sampai sekarang : Kolaborasi penguasa dengan bemper pemuka2 agama… Itu kasus umum di banyak tempat dan lintas jaman kayaknya… Penguasa diuntungkan karena memperoleh legitimasi, pemuka agama tertentu juga senang karena dekat dengan kekuasaan …

    • @lovepassword

      ada tertulis: “Apa yang sekarang terjadi, dahulu juga sudah terjadi”….

      nah oleh karena itulah harus dan seharusnya kita agar lebih dekat ke ALLAH daripada kepada dunia….

      memang ada tertulis kita harus menghormati pemerintah, tetapi bukan berarti kita harus sama seperti pemerintah di dalam hal banyaknya kerusakan…

      tetapi seberapa rusakpun segala sesuatu, semuanya bisa direkakan TUHAN demi kebaikan kita…

      contohnya, kejahatan pemuka agama Yahudi, menjadi cara untuk menumpahkan darah TEBUSAN, hikmat ALLAH memang luar biasa….

      salam…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: