Usul yang indah dari seorang pencuri

Juni 4, 2010 pukul 9:59 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | 2 Komentar
Tag:

(John 12:3-6 [ITB])
Maka Maria mengambil setengah kati minyak narwastu murni yang mahal harganya, lalu meminyaki kaki Yesus dan menyekanya dengan rambutnya; dan bau minyak semerbak di seluruh rumah itu.

Tetapi Yudas Iskariot, seorang dari murid-murid Yesus, yang akan segera menyerahkan Dia, berkata:

“Mengapa minyak narwastu ini tidak dijual tiga ratus dinar dan uangnya diberikan kepada orang-orang miskin?”

Hal itu dikatakannya bukan karena ia memperhatikan nasib orang-orang miskin, melainkan karena ia adalah seorang pencuri; ia sering mengambil uang yang disimpan dalam kas yang dipegangnya.

Kita memang ada kesulitan untuk membedakan antara pencuri atau tidak, antara koruptor atau tidak, mungkin setelah ada kesalahan berat tertentu barulah kita memahaminya, di dalam bahasa tegasnya, dari buahnyalah kita mengenal seseorang….

Dan memang dengan kecerdikan tertentulah maka orang bisa mencuri, mengkorupsi dan lain sebagainya,… tetapi kebusukan tetaplah kebusukan, baunya akan tercium setelah belatung mengadakan pesta kecil-kecilan.

Usul Yudas memang sangat mulia, ia menampilkan kesan yang luar biasa di mata kita, ia seperti seorang humanis yang memperhatikan keadaan warga miskin,….minyak mahal yang digunakan untuk meminyaki YESUS, ia bisa menebak harganya,… luar biasa kawan kita ini, “300 Dinar”, katanya. Dinar adalah satuan mata uang Romawi waktu itu, jika untuk Yunani setara dengan 3 Mina, 1 Mina sendiri kira-kira sama dengan satu buah keping logam seberat 500 gr (bisa jadi logam tersebut adalah perak, emas, perunggu atau tembaga).

Motivasi di dalamnya memang tidak seindah ucapan mulutnya, dan apa yang keluar dari mulutnya itu telah menajiskannya…

Kita memang juga sering melakukan motovasi-motivasi yang salah,.. kalau kita sadar, semoga kita bisa memohon ampunan untuk itu…

Omongan indah yang diucapkan Yudas, si pencuri, si koruptor, menjadi kosong, karena ketiadaan pengenalan akan YESUS, Gurunya sendiri, ia lebih merasa beruntung jika mengikat apa-apa yang fana ketimbang bergaul dengan YESUS. Jadi bukan di omongannya atau kalimatnya atau perkataannya, tetapi kenapa ada seperti itu keluar dari hatinya, keluar dari mulut, dan apa yang dilakukan setelah berucap, apa yang ada di hatinya, ia ucapkan dengan indah, tetapi yang di hati itu sebenarnya bukan seperti ucapan itu…. sangat najis…munafik, kotor, nista…Ada contoh lain, ada perkataan: “Aku percaya TUHAN,… aku percaya YESUS”,… sama juga, kedengarannya indah dan mulia, tetapi ada juga hati yang bisa mengucapkan itu karena terhimpit sogokan dunia, dan lain sebagainya…. sementara TUHAN melihat jauh ke dalam hati, dan IA tidak melihat hal-hal yang bisa dilihat manusia.

Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati, 1 Samuel 16:7b

atau kutipan Paulus dari 1 Korintus 28:9
Dan engkau, anakku Salomo, kenallah Allahnya ayahmu dan beribadahlah kepada-Nya dengan tulus ikhlas dan dengan rela hati, sebab TUHAN menyelidiki segala hati dan mengerti segala niat dan cita-cita. Jika engkau mencari Dia, maka Ia berkenan ditemui olehmu, tetapi jika engkau meninggalkan Dia maka Ia akan membuang engkau untuk selamanya.

Dan ternyata banyak kita masih menjadi orang-orang terbuang, seperti Yudas,..Roh Kudus menasehatkan oleh tulisan pena Paulus, “Carilah TUHAN, maka IA berkenan ditemui”.

Iklan

2 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. hmmh.. nice post..
    i like it..

    exchange links pls 😀
    =====================================================
    visit my Blog http://forumomdotcom.com/free 😀

  2. @ Dyta Harleems

    Terimakasih kunjungannya mbak Dyta…
    BTW , judul postingmu yg saya baca sangat pas dgn nama saya , great posting .. Yesus Bless you


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: