Pentingnya melihat dengan mata hati

Juni 3, 2010 pukul 7:35 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | 3 Komentar
Tag: , , , ,

Di Yohanes 10, ada dua hal tentang penolakan dan penerimaan dituliskan kepada kita. Berita penolakan lebih panjang memang daripada berita penerimaan.

Penerimaan itu hanya diletakkan di dua ayat penghujung pasal 10 Injil Yohanes…
Mari melihat 3 ayat terakhir dari Yohanes berikut:

(John 10:40-42 [ITB])
Kemudian Yesus pergi lagi ke seberang Yordan, ke tempat Yohanes membaptis dahulu, lalu Ia tinggal di situ.

Dan banyak orang datang kepada-Nya dan berkata: “Yohanes memang tidak membuat satu tandapun, tetapi semua yang pernah dikatakan Yohanes tentang orang ini adalah benar.”

Dan banyak orang di situ percaya kepada-Nya.

Orang yang percaya ini adalah orang yang mengetahui dan mendengar tentang ALLAH. Dan orang-orang yang menolak Yesus kiranya juga adalah orang yang sama, bahkan mereka mendapat gelar ahli taurat atau ahli agama, secara pengetahuan dan kedekatan dengan ‘hukum’ TUHAN tentu tidak usah dipertanyakan,…
tetapi kenapa ada perbedaan mencolok di antara dua kelompok manusia ini?

Yesus di awal pasal 10 memang mengatakan bahwa DOMBA-Nya akan mendengar suara Gembala, dan Gembala adalah YESUS…”Aku adalah Gembala”, kata TUHAN di Kitab Mazmur…
Ketika Gembala memperdengarkan suaraNya, maka domba-dombaNya mengerti, mereka mendengar dan melihat dengan mata hati, lain hal dengan yang tidak menggunakan mata hatinya, yang tidak melihat hal-hal yang rohaniah, ketika mereka mendengar suara TUHAN, mereka lari ketakukan. seperti serigala di kandang domba, maka ketika Gembala datang, si serigala akan lari terbirit-birit.
Bahkan ia semakin ketakutan karena suara panggilan kasih yang diperdengarkan oleh Gembala, seolah menjadi suara usiran dan penghinaan, karena matahatinya sama sekali tidak bisa menangkap hal-hal yang rohaniah.

Mata hati, gerbang Roh Kudus mengetok pintu untuk dibukakan kepada Kristus… gerbang yang sama yang dimanfaatkan oleh logika yang tidak mau tunduk kepada ROH, gerbang yang sama yang selalu direcoki iblis…
Pengetahuan ahli agama, ahli taurat telah menutup matahatinya, sehingga ketika Kristus lewat mereka menolak, tetapi mata hati yang terbuka oleh orang-orang yang suka membuka lebar-lebar telinga mata hatinya, telah menerima harta sorgawi yang paling berharga, percaya kepada DIA, yang membukakan pintu gerbang sorga, membuka ikatan dosa, dan menuntun mereka kepada TerangNya yang ajaib.

3 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Melihat dengan Mati Hati yah ? Kalimatnya keren.

    • jangan cuman termangu dengan kalimatnya dong, direnungken dan direnungkan setalah itu dicoba dilatih….

      sepertinya itu yang jauh lebih keren dari hanya sekedar kalimat di atas…

  2. Penolakan dan Penerimaan Yesus Kristus sebagai Tuhan menimbulkan dua kejadian di alam nyata dan dunia tidak nyata. Hal ini akan memakan energi alam dimana pengakuan itu muncul terlebih bagi mereka yang baru lahir baru.
    .
    .
    Hanya di dalam kepercayaan kpd Yesus Kristus berjalan tanda-tanda kejadian alam yg sangat penuh adikodrati. Sudah begitu banyaknya saya melihat bahwa dalam mempercayakan diri kpd Kristus akan membawa kehidupan baru bagi setiap yang menyerahkan pilihan hidupnya kpd siapa Tuhannya yg sebenarnya.
    Shalom ma lae


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: