Pertanyaan Anak Kecil

Mei 16, 2010 pukul 4:55 pm | Ditulis dalam Pemikiran, Saya melihat | 2 Komentar
Tag: ,

Tulisan ini, juga masih satu paket dengan Kejujuran, suatu saat akan menjadi satu buku bundel….

…….

“Kammu nammanya siapa ?”,
“Rumah kammu dimanna ?”,
“Ibumu punya makanan nggak… ?”,
“Bapakmu suka nonton tipi yah … ?”,

“Bapakku hmmm… ibuku hmmmm”,
“Kakakku masih …”,
“Aku punya makanan enak”,

“Hari minggu suka ke kebun binatang tidak ?”,
“Bajuku dimana yah.. ?”,
“Mobilanmu ada remotenya tidak ?”,

“Rumah kami bertingkat dua dong….”,

“Ibu dimana… ?, Bapak dimana … ?”,
“Kakak koq ngga pulang-pulang … ?”,
“Eh kamu masih suka ngompol yah … ?”,

“Ibuuu aku haus…”,
“Aku mau pakai baju Superman, yang ada garis-garis merahnya…”,
“Om.. nginap di rumah kami ajah !”,
“Kalau aku nanti gede, akan kubelikan ibu dan bapak baju yang bagus-bagus”,
“Kalian orang kaya yah”,

.
.
.
.

“Kenapa kita jalan kaki, temenku pakai mobil… ?”,

“Ahh adek jahat deh”,
“Jangan ambil mainanku”,
“Belikan aku mainan yang bisa ngomong yah Pak!”,
“Ibu begitu deh”,
“Takuttt….”,

.
.
.

– “Kira-kira petunjuknya dimana ?”,

– “Jangan biarkan aku menderita!”,

– “Berkatilah makanan ini !”,

.
.
.
.

– “Matilah semua musuh-musuhku, dan kuburlah semua yang membenci diriku !”,

– “Aku merindukan dia”,

– “Hanya aku yang begini”

– “……………………”,

Si anak sudah menjadi tua ternyata….

Iklan

2 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. @ Parhobas

    Si anak sudah menjadi tua ternyata….

    .
    .
    Saya ingat khobath Pendeta hari Minggu kemarin.
    Beliau berkata : Saya sudah genap 40 thn melayani Tuhan saya dalam berkhotbah, melayanin jemaat dan segala sesuatunya utk nama Tuhan. Semakin hari cinta dan kasih saya kpdNya semakin kecil dari pada kasihNya kpd saya. Artinya semakin saya mengenal Dia maka semakin saya sangat membutuhkanNya. Hingga suatu hari pernah suara Roh Kudus berkata kpd saya bhw Tuhan menilai saya berharga di hadapanNya adalah krn saya memegang teguh
    .
    ayat 6:49
    Akan tetapi barangsiapa mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, ia sama dengan seorang yang mendirikan rumah di atas tanah tanpa dasar. Ketika banjir melandanya, rumah itu segera rubuh dan hebatlah kerusakannya.”
    .
    .
    Roh Kudus itu berkata bahwa kunci dalam hidup berjalan dan percaya kpd Allah adalah tidak banyak bertanya kpd Allah. Cukup percaya dan melakukan segala firmanNya. Sehingga sekalipun datang berbagai cobaan maka kepercayaan kita itu akan menguji kualitas agama kita di hadapanNya.

    Shalom ma da laeku …

  2. tepat lae

    terkadang perkataan “asal percaya” itu yang selalu dipelintir oleh orang yang tidak beriman kepada ALLAH;…

    shalom juga


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: