TUHAN Peduli dan Bekerja

April 27, 2010 pukul 11:39 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | 9 Komentar
Tag: , , ,

(Keluaran 3:7-8 [ITB])
Dan TUHAN berfirman: “Aku telah memperhatikan dengan sungguh kesengsaraan umat-Ku di tanah Mesir, dan Aku telah mendengar seruan mereka yang disebabkan oleh pengerah-pengerah mereka, ya, Aku mengetahui penderitaan mereka.

Sebab itu Aku telah turun untuk melepaskan mereka dari tangan orang Mesir dan menuntun mereka keluar dari negeri itu ke suatu negeri yang baik dan luas, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya, ke tempat orang Kanaan, orang Het, orang Amori, orang Feris, orang Hewi dan orang Yebus.

Perhatikan kata kerja-kata kerja di atas, yang subjeknya adalah TUHAN,
TUHAN : memperhatikan, mendengar, mengetahui, atas
• kesengsaraan umatNya
• seruan umatNya
• penderitaan umatNya
• kesukaran akibat orang/lingkungan yang bukan umatNya
dan karena itulah maka IA,
• turun tangan menyelesaikan masalah-masalah di atas
• melepaskan umatNya dari yang jahat
• menuntun umatNya kepada yang baik

Perhatikan semua point di atas, … tidak ada satupun yang menjadi usaha manusia untuk menyediakannya, itu adalah anugerah, semuanya oleh hanya karena kasihNYA. Kalau kita percaya TUHAN menyediakan, maka mari kita raih, TUHAN akan menuntun.

Perlu diperhatikan juga bahwa, yang jahat itu nyata, penderitaan itu nyata, kesukaran itu nyata, dan segala seruan kepada TUHAN itu semua adalah nyata…dirasakan, ditangisi dan disebut di dalam doa-doa kepada TUHAN, sedemikian nyata jugalah segala berkat yang TUHAN sediakan. Kanaan adalah nyata, sorga adalah nyata, semua yang baik adalah nyata, kita dapat merasakannya, kita dapat menyelaminya, sebab TUHAN menyediakan semuanya itu untuk kita… dan semua anugerah itu TUHAN ciptakan buat kita..

Dan karena OTORITAS yang hebat itulah maka TUHAN memperkenalkan diriNYA kepada Musa sebagai: ”AKU ADALAH AKU”, IA yang memperhatikan, IA yang mendengar, IA yang mengetahui, IA yang menyelesaikan, IA yang menyediakan….Ia adalah YEHOVA RAFA, IA ADALAH YEHOVA YIRE, IA ADALAH YEHOVA NISSI

Lalu… dimana bagian kita?
Yaitu percaya bahwa IA, TUHAN, melakukan semuanya itu. Jika tidak? Sebagian orang Israel yang IA panggil umatNYA, yang keluar dari Israel, IA binasakan oleh karena ketidakpercayaan mereka kepada ALLAH.

Iklan

9 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Masalahnya adalah kamu melakukan seleksi ayat sehingga ayat2 yang memerintahkan usaha manusia tidak kamu tampilkan Mister Parhobass :D..

    Bahwa ada ayat yang menampilkan kemurahan dsb tetap lain artinya bahwa tidak ada ayat yang menyuruh manusia untuk berusaha.

    Misalnya belajarlah kepada semut, ketuklah, dsb. Itu semua kan perintah untuk berusaha 😀

    SALAM Deh

  2. @ Lovepasword

    Masalahnya adalah kamu melakukan seleksi ayat sehingga ayat2 yang memerintahkan usaha manusia tidak kamu tampilkan Mister Parhobass

    Bahwa ada ayat yang menampilkan kemurahan dsb tetap lain artinya bahwa tidak ada ayat yang menyuruh manusia untuk berusaha.

    Misalnya belajarlah kepada semut, ketuklah, dsb. Itu semua kan perintah untuk berusaha

    .
    .

    Seleksi ayat ?? Maksud sdr Parhobas yg mungkin tidak kamu mengerti Lov . Walaupun manusia memang berusaha tetapi sia-sia semua tanpa rahmat dan berkat kasih karunia Tuhan .
    .
    .
    Justru kamu yg yg mencampurkan ayat-2 untuk sepenggal usaha yg harus dilakukan manusia. Padahal sdr Parhobas bukan menyuruh kita hanya berdiam diri saja dlm menantikan kasih karunia Allah itu.

    • @lae Sihotang

      hehehehe, kadang2 si lovepassword emang masuk angin, doyan debat doang…

      • gini lho.. kalo pikiran itu terlalu statis itu gak bagus, makanya perlu penyeimbang biar rada rame…

        Ntar bisa karaten semua lho, kalo kalian ketemunya sama orang yang hobinya iya iya melulu…. 😀

        Salam Par

        See you…

      • @lovepassword

        saya kira Anda selalu miss sesuatu, itu yang kadang yang membuat tidak enak…

        perhatikan satu paragraph di atas, dan coba bandingkan dengan comment Anda,

        saya quote paragraf di atas

        Perhatikan semua point di atas, … tidak ada satupun yang menjadi usaha manusia untuk menyediakannya, itu adalah anugerah, semuanya oleh hanya karena kasihNYA. Kalau kita percaya TUHAN menyediakan, maka mari kita raih, TUHAN akan menuntun.

        salam

      • Tulisanmu merah biru item keren juga Par… Hi Hi Hi

        Oke deh… Saya paham Om ..paham deh. Kayaknya sih. 🙂

        Dimana bagian kitanya ? Bagaimana kalo ditambahi biar lebih seimbang… ? Nggak iya nggak papa ding. Yang penting tahulah maksudmu…

        SALAM deh

      • @lovepassword

        kalau ibumu memasak nasi dan sudah menyidangkannya di meja, maka raihlah makanan itu, semua sudah tersedia, makanlah dengan benar.

  3. Seleksi ayat ?? Maksud sdr Parhobas yg mungkin tidak kamu mengerti Lov . Walaupun manusia memang berusaha tetapi sia-sia semua tanpa rahmat dan berkat kasih karunia Tuhan .
    .

    ===> iya..iya… aku tahu kok… Hi Hi Hi … aku kan cuma nambahi.. 😀

    Salam deh semuanya iya.. 😉

  4. Justru kamu yg yg mencampurkan ayat-2 untuk sepenggal usaha yg harus dilakukan manusia. Padahal sdr Parhobas bukan menyuruh kita hanya berdiam diri saja dlm menantikan kasih karunia Allah itu.

    ===> Jadi gicu yah> Berarti aku salah menarik kesimpulan dong. Wah ike jadi malu nih… 🙂

    Salam saja deh…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: