Bantulah sesamamu!

April 27, 2010 pukul 11:30 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag:

(Keluaran 17:12 [ITB])
Maka penatlah tangan Musa, sebab itu mereka mengambil sebuah batu, diletakkanlah di bawahnya, supaya ia duduk di atasnya; Harun dan Hur menopang kedua belah tangannya, seorang di sisi yang satu, seorang di sisi yang lain, sehingga tangannya tidak bergerak sampai matahari terbenam.

Ketika Amalek, bangsa keturunan ESAU, menghambat perjalanan Israel, bangsa keturunan Yakub, menuju Kanaan, maka terjadilah perang.
TUHAN memberikan kemenangan, tetapi ada kalanya TUHAN “membiarkan” bahwa kita harus berjuang untuk meraihnya.
TUHAN menjanjikan Kanaan, dan bahkan IA sudah menyerahkannya kepada Israel jauh sebelum mereka terlahir ke dunia ini, tetapi bangsa Israel harus menjalani perjalanan hidup yang sangat berliku, tentu mereka sedang akan di perbudak selama 400 tahun di Mesir, dan…. Mereka harus melewati gurun dan peperangan selama 40 tahun. Mereka harus berjuang.

Semua ini menjadi pelajaran rohani kepada kita. Bahwa ketika TUHAN memberi janji dan anugerah kepada kita di dalam Nama ANAKNYA YESUS KRISTUS, maka segera peperangan rohani akan datang.
Dan peperangan rohani ini bukanlah peperangan yang mudah, bahwa banyak yang akan kalah dan tidak akan pernah melihat Kanaan, sehingga harus terus dan menerus selalu berperang di dalam rohani, di dalam nurani terdalamnya.
TUHAN YESUS berkata: ”Akulah Jalan dan Hidup”… terkadang kita mengartikan hidup kudus dulu baru bisa melihat kemuliaan TUHAN, tetapi YESUS peringatkan di atas, jalanlah di dalam AKU, maka kamu akan bisa menjadi kudus, bersih…hidup.
Jalan dan Hidup sudah ada, dan sekarang kita menghadapi perang,.. dan terkadang kita kalah, lemah,… menangis lagi, start dari awal lagi,…. Berjuanglah terus merebut kemenangan ke Kanaan, ke sorga bersama ALLAH, IMANUEL,….
Dan satu hal, saling bertolong-tolonganlah, hiduplah bersama sesamamu, bertolong-tolonganlah… “Jika saudaramu kamu lihat menangis, menangislah, jika saudaramu bersukaria, bersukarialah di dalam TUHAN”, Alkitab berkata seperti itu melalui tulisan tangan Rasul Paulus.

Oh betapa indahnya hidup di dalam TUHAN, bergandengan tangan, bersatu memuliakan kasih TUHAN, lirik sebuah lagu rohani berbunyi begitu.

Sumber inspirasi: Adrian Rogers, http://www.lwf.org, dan lae Sihotang

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: