Dahulu..

April 6, 2010 pukul 1:02 pm | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | 4 Komentar
Tag: , ,

Galatia 4:8

Dahulu, ketika kamu tidak mengenal Allah, kamu memperhambakan diri kepada allah-allah yang pada hakekatnya bukan Allah. TB

Dahulu kalian tidak mengenal Allah, itu sebabnya kalian menjadi hamba dari kuasa-kuasa yang dianggap sebagai ilah tetapi sebenarnya bukan Allah sama sekali. BIS

bandingkan dengan….

1 Korintus 8:5-6

Sebab sungguhpun ada apa yang disebut “allah”, baik di sorga, maupun di bumi–dan memang benar ada banyak “allah” dan banyak “tuhan” yang demikian–namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, yang dari pada-Nya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus, yang oleh-Nya segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup, TB

Memang banyak juga apa yang dinamakan ilah dan tuhan; baik yang ada di langit maupun yang ada di atas bumi. Tetapi bagi kita, Allah hanya satu. Ia Bapa yang menciptakan segala sesuatu. Untuk Dialah kita hidup. Dan Tuhan hanya satu juga, yaitu Yesus Kristus. Melalui Dia segala sesuatu diciptakan, dan karena Dialah maka kita hidup. BIS

Mungkin “dahulu” masih menjadi “sekarang”, dan semoga dengan berjalannya waktu, “sekarang” menjadi “dahulu” diwaktu yang akan datang….waktu boleh berjalan, tetapi jangan biarkan mengalir tanpa sarat makna, sungai saja dapat membawa humus, apalagi kita manusia ini..

Dahulu mungkin kita masih meletakkan apa saja yang fana ini sebagai ilah, sesuatu yang menguntungkan kita, dan sesuatu yang selalu kita harapkan untuk dipertahankan, semoga kita bisa menghilangkan itu, karena jika itu melekat, mendarah daging, maka kita juga akan menjadi fana…dan supaya itu tidak melekat dan mendarah daging, maka TUHAN melalui Darah KRISTUS, mengalirkan darah tebusan, yang sanggup melepaskan rekat-rekat terlengket sekalipun, sebab Ia adalah Pedang yang tertajam melebihi apapun, yang sanggup memisahkan roh dan jiwa…dan IA melebihi kedekatan dari sum-sum dan tulang, karena memang ilah-ilah itu melekat begitu rapat juga…

Dahulu mungkin fana, tetapi semoga TUHAN menganugerahkan kita kekuatan untuk kuat dan tabah ketika segala yang melekat itu dihancurkan, sebab terkadang apa yang melekat di kulit kita, jika dilepas itu bisa mengeluarkan darah, sakit dan perih….

Iklan

4 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. “allah” dengan “Allah”.

    • @Fitri

      ada apa Fitri? ada yang perlu ditanya?

  2. @Ras dan Parhobass : Ternyata kamu itu ngangenin. Tuh ada teman Mas Jarwo yang kangen sama kamu.. :

    Pada kemana kaum Nasrani spt Emanuel Setio, hh, Parhobas, Robinson A , borusibarani, iman kristen dsb saat perdebatan begini yah?? Wehehehe… Saya amat kagum dgn pengajaran dan koment mereka yg sangat menyejukkan hati dan penuh toleransi. Tidak seperti pastor Jele bou, si Katrok ndeso Cosmiccroot… yg hanya mati-matian memperlebar jurang perbedaan yg agama Semawi yg ada. Saya sebenarnya nafsu tak sumpahin si Jele bou ini, tapi karena ada yg lebih beringas dari saya yakni Raden si Tukang Banyak Bicara , jadi monggo silahkan bertengkar sampai kowe modar sing abis .. wuhehehe

    ===> Sip deh. Kalian diminati banyak orang lho ternyata…

    😀

    • @lovepassword,

      Puji TUHAN deh…. salam juga buat sobat semua..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: